<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988</id><updated>2011-04-21T10:59:11.534-07:00</updated><title type='text'>kejora aja deh...</title><subtitle type='html'>belajar menjadi sesuatu yang berarti. ya...mengingat hidup hanya sekali, tentu aja setuju banget kalo ada yang bilang, jangan puas jadi orang biasa. konon, caranya sederhana. jadikan (dengan maksimal)apa yang tersedia sebagai wahana ibadah. "Apa yang Kau-sabda,kucoba laksana."</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>91</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-114994622852601210</id><published>2006-06-10T06:17:00.000-07:00</published><updated>2006-06-10T06:49:46.300-07:00</updated><title type='text'>Kabarku? Hm...</title><content type='html'>Di sinilah aku. Berbicara tentang segala gejolak dengan bahasa “diam”ku. Hehe...kasian deh nih blog. Gak kucurhati lagi. Tak kutulisi bahkan tak kukunjungi. Aku juga gak ngerti kenapa berhenti menulis tentang apa yang terjadi dan apa yang kurasa. Hm...mungkin karena memang terlalu banyak pengalaman batin hingga aku bingung mau mengurainya dari mana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ingin berkutat dengan pikiran saja, kucoba menulis lagi. Hal pertama yang akan kutekankan pada diri ini adalah rileks dan biarkan kata-kata mengalir. Perlahan dan santai. Biar berhembus bersama menit dan jam di depan monitor dan biarkan penggalan kisah bubuhkan tanda titik di tiap kalimatnya. (... terapi neh :p)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berhenti ngeblog sejak mempersiapkan pernikahan. Agenda terbesar dalam hidupku. Alhamdulillah prosesinya berjalan lancar. Biasanya pagi sampai siang disusul sore dan malam pada hari2 sebelumnya hujan turun dengan setia. Tapi hari itu hanya rintik gerimis saja yang mengawali berlangsungnya akad nikah kami. Alhamdulillah, doa banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berselang 3 hari setelah itu (31 Januari atawa 1 Muharram)ada talk show tentang “Cinta” di mushala Muadz ibn Jabbal. Mengundang Mbak HTR dan Mas SW (Sakti Wibowo) sebagai pembicara. Penyelenggaranya temen2 plus kami berdua sang pengenten baru. Tadinya sih mau dibarengin di acara resepsi.... kan seru tuh ya? Ceritanya gimana, yang pasti itu kado yang luar biasa buatku, bisa ketemu Mbak Helvy dan Mas Sakti (lagi). Bukan karena Mbak Helvy bawa kado buat kami, tapi bisa begitu dekat dengan beliau berdua itu...wah, luar biasa. Eh, ditambah Koko Nata sebagai moderatornya. Hampir lupa :D&lt;br /&gt;Poto2, lagi. Yang gak kalah istimewa, ternyata tanggal pernikahan kami sama lho! Iya. 28 Januari!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas itu, Rabu berangkat ke Ngawi dilanjutkan ke Tasik dan Lampung. Sampai di Bekasi lagi 15 Februari. Keliling mendatangi tempat para tetua. Cuapek tapi sueneng. Setelah itu badan terasa letih yang luar biasa. Awal Maret kok pusingnya nambah kayaknya...yak! Positif. Aku resmi mengandung. Hehe...kok pake resmi-resmian segala?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliah sudah mulai lagi. Kondisi tubuh berubah. Lemah. Ditambah dengan morning sickness. Eh, bukan hanya tubuh aja. Psikis juga. Yang tadinya udah sensitif jadi makin sensitif. Kerjaan nangis aja. So...kuliah sering ijin, tugas terbengkalai. Jadi kasian sama temen-temen sekelompok. Aku sering gak bisa nepatin janjian untuk kerja kelompok atawa datang ke expert tertentu. Merasa bersalah banget. Bangettttt nget nget nget... Alhamdulillah kandaku sayang (panggilan buat suamiku) gak bosen buat nguatin atau ngomong, “Siapa yang berani marah sama Nda? Bilang aja ma Kanda biar Kanda samperin.” Huehehe...yang tadinya berlinang air mata jadi nyengir kuda. Dibelain kayak bocah. Padahal sudah jadi emak-emak nih ceritanya. Hiks...begitulah. mengenai kawan-kawanku di pasca? Yah, who knows lah! Yang ngerti banyak (aku yakin) tapi, sorot mata ketidaksukaan atas “kemanjaanku” tak bisa dipungkiri sering juga membuat ulu hati serasa ditikam. Alhamdulillah sampai saat ini tak tercetus kata-kata penyesalan, bahwa aku hamil secepat ini :p. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, hikmah apa yang bisa diambil dari segenap rasa yang menyatu, Bhie? Hm...nikmati saja. Allah pasti punya sesuatu dibalik ini. Untuk kami. Mungkin untuk yang baca juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Do’a penuh cinta untuk semua yang mencintaiku. Mengerti aku. Semoga Allah menambahkan pada kita kebijaksanaan dalam memandang hidup. Lebih dewasa dan mampu bertahan. Buat si kecil yang mulai belajar nendang di rahimku. Hm...kau adalah keajaiban kecil itu. Semangatku dan pengukir senyum.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-114994622852601210?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/114994622852601210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=114994622852601210&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/114994622852601210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/114994622852601210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2006/06/kabarku-hm.html' title='Kabarku? Hm...'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-114553690864972056</id><published>2006-04-20T05:37:00.000-07:00</published><updated>2006-04-20T05:41:48.660-07:00</updated><title type='text'>PA KABHAR SEMUAAAAA?</title><content type='html'>belajar untuk menjadi sesuatu yang berarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hm....&lt;br /&gt;pa kabar all?&lt;br /&gt;aku dah lama gak posting nih. gimana kabar saudaraku semua?&lt;br /&gt;rumah mayaku berantakan gini kayak kapal pecah yaaaaaaaaaa? hiks!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillah aku baik2 saja. ye, siapa yang nanya yak?&lt;br /&gt;lagi masalah nih internet di rumah. ni aja di warnet. suami di box depan. lg nyari artikel buat semangatin nulis tesis :p.&lt;br /&gt;truz mabox2 karena halim perdana. hamil muda niyyy....&lt;br /&gt;kirimin jeruk yang manis doooong. hehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;btw, teruslah ngeblog! tulis cerita yg banyax. sebarkan hikmah. dan...ay laf yu ol...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-114553690864972056?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/114553690864972056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=114553690864972056&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/114553690864972056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/114553690864972056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2006/04/pa-kabhar-semuaaaaa.html' title='PA KABHAR SEMUAAAAA?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113719684249223875</id><published>2006-01-13T15:54:00.000-08:00</published><updated>2006-01-13T16:00:42.503-08:00</updated><title type='text'>Mohon Do'a Restu</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/Undangan-Cinta.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/400/Undangan-Cinta.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;belajar untuk menjadi sesuatu yang berarti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113719684249223875?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113719684249223875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113719684249223875&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113719684249223875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113719684249223875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2006/01/mohon-doa-restu.html' title='Mohon Do&apos;a Restu'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113526343897540880</id><published>2005-12-22T06:56:00.000-08:00</published><updated>2005-12-22T06:57:18.976-08:00</updated><title type='text'>Mejeng Bareng Mba Asma?</title><content type='html'>alhamdulillah puisiku dimuat di Muslimah. majalah remaja Islam. yang bikin aku seneng bukan hanya nongolnya tuh puisi di terbitan Januari ini, tapi juga karena bareng ma mba asma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/mbak%20asma.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/320/mbak%20asma.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diiiiiy, si febi ini ge-er aja. hehe...mba asma emang jadi the most favorit writer. "jangan jadi muslimah nyebelin" dengan kafer lucu hasil karya mba kita ini juga jadi the most favorit book. trusss, ya aku eh puisiku ya di rubrik lain. khusus puisi tentunya. tapi tetap senang kok. kali aja sometimes, some day...aku bisa ketemu the most favorit mba (writer)ku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/puisiku.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/320/puisiku.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yup. jadi termotivasi lagi. beberapa tahun yang lalu puisiku juga pernah dimuat di sebuah majalah di bandung. kali ini kucoba berlari lebih cepat. memutar roda dengan geligi berkarat. menetesinya dengan peluh di musim dingin...(weleh, apa artinya sih??).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113526343897540880?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113526343897540880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113526343897540880&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113526343897540880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113526343897540880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/mejeng-bareng-mba-asma.html' title='Mejeng Bareng Mba Asma?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113526336310486226</id><published>2005-12-22T06:44:00.000-08:00</published><updated>2005-12-22T06:56:03.116-08:00</updated><title type='text'>selamat hari mama</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/ma%20mombw.0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/320/ma%20mombw.0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mamaku bukan ibu yang lembut dan dekat dengan anak2nya. kata teman2, begitu mereka baru ketemu ma, ya...beliau agak judes gitu. tapi, kalo dah kenal pada manggilnya ikutan mama, ada yang ummi, en bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mama. kemarin hari yang membuatku bisa menegakkan lagi daguku. serasa beban yang dipikul selama ini berkurang luar biasa lebih ringan. mama menghampiri dan mengajak bicara bersama pa. sebuah rencana besar telah disetujui. tanggal untuk...ehemmmm....rahasia dulu ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mama. tadi siang sms ngajak buka shaum di pizza hut. hurrayyyy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mamaku yang sibuk. orang kantoran yang ketemu kalo pas sama2 capek. mama yang sering bikin si bontot nangis ngiri coz kalo dah ngobrol ma aku suka gak ngajak2 dia. mama yang bentar lagi kudatangi dengan segenap rindu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tunggu aku, ma. bentar lagi. mandi dulu, shalat, dan naek 09B ke Giant. aku akan bilang...selamat hari mama dan...mana pizzanya? :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Love U, Mom...forever!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"maafkan jika kutak mampu &lt;br /&gt;menjelma kehendakmu. &lt;br /&gt;kutahu sering kecewa&lt;br /&gt;...hadir &lt;br /&gt;lewat nadamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kutahu tak ada jeda &lt;br /&gt;dari doa malammu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kutahu itu yang membuatku &lt;br /&gt;selalu mencoba untuk berdiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kerap kali&lt;br /&gt;setelah &lt;br /&gt;...tersungkur. &lt;br /&gt;lagi, &lt;br /&gt;dan lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kulayarkan juga di &lt;a href="http://www.jujursaja.blogspot.com"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;a&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113526336310486226?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113526336310486226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113526336310486226&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113526336310486226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113526336310486226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/selamat-hari-mama.html' title='selamat hari mama'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113487267979884924</id><published>2005-12-17T18:03:00.000-08:00</published><updated>2005-12-19T05:54:07.853-08:00</updated><title type='text'>Plasenta untuk Pengobatan?</title><content type='html'>&lt;a href="http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/febi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px;" src="http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/febi.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini tulisanku mengenai plasenta. Setuju tak setuju dapat dilontarkan dengan cara yang konstruktif dan bernash. Bisa dengan tulisan dan lisan. Maklumlah, zaman serba canggih perlu pandangan yang komprehensif untuk dijadikan pegangan hidup (deuuuu….berat benerrr). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa tahu bisa jadi ide puisi, cerpen, novel, film? Saya mah cukup jadi bagian keciiiil dari trigernya saja :p. Moga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TERAPI DENGAN PLASENTA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organ plasenta kini sering disebut-sebut sebagai salah satu sumber pengobatan. Kontroversi penggunaan satu bagian kecil dari tubuh manusia untuk pengobatan sepertinya tak mencuat lagi. Mungkin karena manfaat plasenta yang demikian "dahsyat". Plasenta ini dapat menggantikan sumsum tulang belakang dalam proses penyembuhan penyakit mematikan leukimia. Resikonya pun lebih kecil: proses pengambilan tidak menyakitkan; tidak berisiko dan tidak memerlukan pembiusan; prosesnya singkat; dapat disimpan di Bank Darah Tali Pusar; bisa diambil segera di Bank Darah; sumbernya darah tali pusar keluarga; risiko GvHD komplikasi lebih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bukan plasenta utuh yang dipakai, tetapi sel induk pada ari-ari dan tali pusar. Ilustrasi dapat dilihat pada poto di atas. Mudah2an tidak terlalu kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plasenta memang bukan barang baru dalam dunia medis. Sejak 60-30 tahun Sebelum Masehi (zamannya Cleopatra, Ratu Mesir Kuno) plasenta sudah dipakai untuk mempercantik diri. Marie Antoniette (1755-1793), Sang Ratu Prancis juga melakukan hal yang sama. 1930, Vladimir Filatov, seorang peneliti asal Rusia menemukan peran lain plasenta, yaitu untuk mengobati luka bakar. Setelah itu, plasenta juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh para astronot.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Proses plasenta yang memiliki banyak sekali zat bermanfaat (nitrogen prolin yang dapat mengencangkan kulit dan berguna untuk memperkuat tulang , asam glutamat yang dapat meningkatkan sinyal dalam sel-sel  saraf otak, dan histidin) termasuk rumit. Pensterilannya harus sebesar 5000 atmosfer baru dapat digunakan. Wallahu a'lam bi showab. (just2b.blogspot.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.gatra.com"&gt;GATRA&lt;/a&gt; edisi 17 Desember 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113487267979884924?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113487267979884924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113487267979884924&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113487267979884924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113487267979884924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/plasenta-untuk-pengobatan.html' title='Plasenta untuk Pengobatan?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113461686920786962</id><published>2005-12-14T19:19:00.000-08:00</published><updated>2005-12-14T19:30:54.360-08:00</updated><title type='text'>IKLAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/Banner-Praktisi.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/400/Banner-Praktisi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;bapak-bapak....ibu-ibu...siapa yang butuh jasa cetak, silakan cermati iklan di atas ini. hayo, jangan ragu. hubungi segera nomor kontaknya (lho?)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113461686920786962?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113461686920786962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113461686920786962&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113461686920786962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113461686920786962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/iklan.html' title='IKLAN'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113461426935370074</id><published>2005-12-14T17:55:00.000-08:00</published><updated>2005-12-15T17:04:05.043-08:00</updated><title type='text'>INTERNET, PENDIDIKAN, &amp; BLOGG(NET)ER</title><content type='html'>internet. salah satu bentuk kemajuan ICT atau TKI. TKI yang satu ini tidak bermasalah dengan majikan dan agen penyalur jasa, tapi erat dengan Teknologi. hiya. yang kumaksud TKI ini teknologi komunikasi dan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;internet juga bukti kalau dunia ini benar-benar bisa mengkerut! jarak, waktu,dan biaya bisa jadi lebih dekat, singkat, dan murat (hehe maksa...murah, maksudnya). kondisi ini memicu globalisasi dan tentu saja dunia pendidikan. di negeri para bule, internet atau sederhananya komputer sudah diperkenalkan pada siswa sejak tahun delapan puluh. sejak aye baru nongol di dunia! di Indonesia? baru kemaren waktu aye usia remaja. itu juga mengenal dos. ya. negara kita tertinggal 10 tahun dalam soal pendidikan. contoh lain? Indonesia baru mensosialisasikan portofolio dalam penilaian. menjadikannya pembahasan, wacana, uji coba. di sana? tahun 90an dah online. sekolah, guru, siswa, dan orang tua murid sudah paham apa dan bagaimana portofolio itu. di sini mah masih perdebatan mengenai efisien atau tidaknya model penilaian ini? dengar-dengar para guru mengeluh juga. maklumlah, kalau pakai portofolio kerjaan jadi nambah berat. lha iya. kan portofolio itu untuk kelas kecil yang isinya 15 sampai 20an orang. beda dengan sekolahan kita yang bisa sampai 50 orang satu kelas. menurutku sih, kita sering asal comot model penilaian di luar itu tanpa penyesuaian dengan kondisi di lapangan. maap nih, jadi melebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;balik lagi ke internet. tahapan perkembangan di kita masih pada pengenalan perangkat keras. dari makalah menteri, kabarnya &lt;a href="www.mastel.or.id/indonesia/ berita/Raker%202004/POINTERS%20MENTERI.pdf"&gt;pemerintah&lt;/a&gt;&lt;a&gt;&lt;/a&gt; sudah membuat rencana atau action plan World Summit on the Information Society, 12 Desember 2003,Geneva pada tahun 2015 untuk:&lt;br /&gt;• Menghubungkan Desa dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dan membentuk Community Access Point;&lt;br /&gt;• Menghubungkan Universitas, Akademi, tingkat SMU dan SMP, tingkat SD dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT);&lt;br /&gt;• Menghubungkan Pusat Ilmu dan Penelitian dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT);&lt;br /&gt;• Menghubungkan Perpustakaan Umum, Pusat Kebudayaan, Museum, KantorPos dan Kearsipan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT);&lt;br /&gt;• Menghubungkan Pusat Kesehatan dan Rumah Sakit dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT);&lt;br /&gt;• Menghubungkan seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah dan membuat website dan alamat e-mail;&lt;br /&gt;• Mengadopsi seluruh kurikulum sekolah dasar dan menengah dalam menghadapi tantangan masyarakat informasi, harus diperhitungkan padataraf nasional;&lt;br /&gt;• Memastikan bahwa seluruh populasi di dunia mempunyai akses untukpelayanan televisi dan radio;&lt;br /&gt;• Mendorong pengembangan konten dan menempatkan pada tempatnyakondisi secara teknis dalam rangka memfasilitasi keadaan terkini dan penggunaan semua bahasa di dunia di Internet; • Memastikan bahwa lebih dari setengah penduduk dunia mempunyai akses dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well, kita lihat saja apa rencana itu hanya di atas kertas atau bisa menjelma jadi kenyataan...&lt;br /&gt;kayaknya sih bisa aja asal mba2 dan mas2 para blogger dan netter juga mau ikutan jadi guru TKI di sekolah2. &lt;a href="http://www.pendidikan.net/penlinks.html"&gt;kurikulumnya dah ada&lt;/a&gt;&lt;a&gt;&lt;/a&gt;. masih dalam taraf uji coba. atau bikin link pendidikan seperti &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.e-kebumen.net/"&gt;aktivis kebumen?&lt;/a&gt;&lt;a&gt;&lt;/a&gt;hm....kayaknya lumayan bisa jadi ide buat bikin tesis :p.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113461426935370074?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113461426935370074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113461426935370074&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113461426935370074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113461426935370074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/internet-pendidikan-bloggneter_14.html' title='INTERNET, PENDIDIKAN, &amp; BLOGG(NET)ER'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113392721405228961</id><published>2005-12-06T19:45:00.001-08:00</published><updated>2005-12-06T19:46:54.053-08:00</updated><title type='text'>Buku Sekolah Alam mo Launching</title><content type='html'>Vera Wahyudi: Assalamu'alaikum Febby... mau ngasih tau aja, besok jam 4 sore, di acara Book Fair di JHCC mau ada launching buku Sekolah Alam. Dateng ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGUMUMAN...BACA DI TAGBOARD AYE. HAYUUUU&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113392721405228961?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113392721405228961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113392721405228961&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113392721405228961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113392721405228961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/buku-sekolah-alam-mo-launching_06.html' title='Buku Sekolah Alam mo Launching'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113392684452233414</id><published>2005-12-06T19:23:00.000-08:00</published><updated>2005-12-06T19:40:44.573-08:00</updated><title type='text'>Sekolah Kandang Ayam</title><content type='html'>Ini aku bikin tanggapan atas postingan tentang puisi Kandang Ayam. Tapi, sebelumnya aku mau bilang, "Bravo! Hebat. Tulislah sebanyak-banyak puisi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, maaf banget nih. Telat. Aku baru aktif lagi baca2 email di milis. Mengenai puisi "Kapan Sekolah Kami Lebih Baik dari Kandang Ayam" ini Dr. Conny Semiawan yang juga ngedosen di kelasku sampai dipanggil Wapres RI untuk bantu menyelesaikan perseteruan tersebut. Sempat menolak karena undangan mendadak. Tapi, rupanya kehadiran beliau sangat diharapkan sampai-sampai protokol istana nelpon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemulihan nama baik sepertinya jadi misi “ramah tamah” kali ini. JK yang ngomel 2 menit sambil memperlihatkan ekspresi serem diekspos habis-habisan. Kenapa? Dia itu Wapres. Wajar aja jadi bahan omongan. RI-2, gitu kan? Klarifikasi pun dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bermula dari puisi. Aku juga belum dapat versi 15 halamannya. Tapi, bukan 15 halamannya, isi puisinya, efeknya, tapi kekuatan untuk”bergerak” dari puisi. Puisi benar2 bukan hanya ekspresi jiwa yang melankolis! Hm…masih ingat cerita bapak-ibu guru dulu tentang bahasa sastra yang tidak dimengerti para penjajah. Sastrawan menggunakannya sebagai energi penggerak nasionalisme hingga bangsa ini bersatu dan percaya diri untuk maju melakukan perlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga kebiasaan raja dan pembesar jaman baheula untuk menghadirkan “tukang cerita dan pujangga” di istana mereka. Dari pembacaan cerita dan lantunan syair raja terhibur, termotivasi, dan terinspirasi. Bahkan kerajaan-kerajaan Arab punya kebiasaan sebelum melakukan adu senjata di medan perang, mereka melantunkan syair-syair patriotic bagi para prajuritnyanya dan pada glirannya adu omongan (yang nyastra tentu) dengan lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi? Sastra? Apa yang kita rasakan setelah membaca puisi yang membuat Wapres RI seperti kebakaran jenggot? Silakan baca (dan terima kasih pada Mbak Nadhira atas postingannya di milis FLP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kapan Sekolah Kami Lebih Baik Dari Kandang Ayam"&lt;br /&gt;oleh Prof. Winarno Surahman.&lt;br /&gt;"Tanpa sebuah kepalsuan, guru artinya ibadah.&lt;br /&gt;Tanpa sebuah kemunafikan,&lt;br /&gt;Semua guru berikrar mengabdi kemanusiaan.&lt;br /&gt;Tetapi dunianya ternyata tuli. Setuli batu.&lt;br /&gt;Tidak berhati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otonominya, kompetensinya, profesinya&lt;br /&gt;hanya sepuhan pembungkus rasa getir,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bolehkan kami bertanya,&lt;br /&gt;apakah artinya bertugas mulia&lt;br /&gt;ketika kami hanya terpinggirkan&lt;br /&gt;tanpa ditanya, tanpa disapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan sekolah kami lebih baik dari&lt;br /&gt;kandang ayam?&lt;br /&gt;Kapan pengetahuan kami bukan ilmu kadaluarsa?&lt;br /&gt;Mungkinkah berharap&lt;br /&gt;nyang terbaik dalam kondisi yang terburuk?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika semua orang menangis,&lt;br /&gt;kenapa kami harus tetap tertawa?&lt;br /&gt;Kenapa ketika orang kekenyangan,&lt;br /&gt;Kenapa ketika orang kekenyangan,&lt;br /&gt;kami harus tetap kelaparan?&lt;br /&gt;Bolehkah kami bermimpi di dengar&lt;br /&gt;ketika berbicara?&lt;br /&gt;Dihargai layaknya manusia?&lt;br /&gt;Tidak dihalau ketika bertanya?&lt;br /&gt;Tidak mungkin berharap&lt;br /&gt;dalam kondisi terburuk,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejuta batu nisan&lt;br /&gt;guru tua yang terlupakan oleh sejarah.&lt;br /&gt;Terbaca torehan darah kering:&lt;br /&gt;Di sini berbaring seorang guru&lt;br /&gt;semampu membaca buku usang&lt;br /&gt;sambil belajar menahan lapar.&lt;br /&gt;Hidup sebulan dengna gaji sehari.&lt;br /&gt;Itulah nisan tua sejuta&lt;br /&gt;nguru tua yang terlupakan oleh sejarah,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru...hiks. berita relatip lengkap baca aja di &lt;a href="http://www.liputan6.com/view/3,113263,1,0,1133524315.html"&gt;http://www.liputan6.com/view/3,113263,1,0,1133524315.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;wallahu a'lam bi shawwab&lt;br /&gt;febi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113392684452233414?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113392684452233414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113392684452233414&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113392684452233414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113392684452233414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/sekolah-kandang-ayam.html' title='Sekolah Kandang Ayam'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113361296050707072</id><published>2005-12-03T19:37:00.000-08:00</published><updated>2005-12-03T04:29:20.623-08:00</updated><title type='text'>emang curhat</title><content type='html'>gi di warnet...nungguin mama turun dari damri. daripada di giant aku milih dateng ke sini dan blogwalking. hm...bukan gak tega tinggalin ayah tersayang. selain mengurangi sesak di dada, beliau kan enak bisa tidur di mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;emang kurang lebih 3 bulan terakhir ni letih banget. hiks. capek hati dan fisik. gak bisa segamblang kang andres buat curhat di media ini, tapi cukuplah kukatakan...masyaallah! salut juga buat beliau dan temans yang laen yang mampu untuk berbagi dalam ruang rebuka hingga mudah dapatin kaca pandang lain dalam memahami dan memecahkan masalah hidup. deuuu berat amat. *tersipu-sipu mode on*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;utak-atik blog sebenarnya hal terasik dan pas banget buat refreshing. tapi...gak tega ma ortu. coz bakal luamaaa saking asiknya. mau ganti leyaut blom bisa karena ya waktunya itu tadi dan akrobatridernya diapus ma om ca'id. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hiks...mauku sih bisa tulis banyak biar numpahin isi kepala sebagian. biar ga penuh2 bener kayak gini. tapi kayaknya segini dulu aja deh. mau terusin jalan2. moga ntar yang belum benar2 masuk ke kepala bisa kesapu angin malem. asal gak makin sesak aja. hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dah ah...smile.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113361296050707072?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113361296050707072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113361296050707072&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113361296050707072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113361296050707072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/12/emang-curhat.html' title='emang curhat'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-113258297705938501</id><published>2005-11-21T06:15:00.000-08:00</published><updated>2005-11-21T06:22:57.070-08:00</updated><title type='text'>Siluet Seorang Hakim</title><content type='html'>Siluet Seorang Hakim&lt;br /&gt;Vb di 21/11/05&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil kita diajarkan untuk pandai bedakan:&lt;br /&gt;Benar dan salah&lt;br /&gt;Pahala dan dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang besar, kita diajarkan untuk menghitung:&lt;br /&gt;Benar dan salah&lt;br /&gt;Pahala dan dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kehidupan tak semudah briefing ayah bunda, tentang:&lt;br /&gt;Benar dan salah&lt;br /&gt;Pahala dan dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini teramat kompleks hingga sering kita menjadi bodoh…&lt;br /&gt;Tak pandai bedakan:&lt;br /&gt;Benar dan salah&lt;br /&gt;Pahala dan dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapakah banyaknya&lt;br /&gt;kebenaran yang salah tafsir,&lt;br /&gt;sadar yang benar-benar akan kesalahan,&lt;br /&gt;kesalahan yang tak benar-benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapakah seringnya&lt;br /&gt;berdosa akan kebenaran yang salah tafsir,&lt;br /&gt;menjaring pahala setelah sadar yang benar-benar akan kesalahan,&lt;br /&gt;proporsional akan dosa – tak berdosa pada kesalahan yang tak benar-benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapakalikah&lt;br /&gt;menghindari klaim kebenaran atas tuduhan berdosa,&lt;br /&gt;menyentuh wilayah salah dengan cara yang benar,&lt;br /&gt;memupuk pahala dengan solusi yang benar atas kesalahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa harga untuk menjadi benar, Tuan?&lt;br /&gt;Berapa harga untuk pahala?&lt;br /&gt;Berapa harga untuk tak berdosa?&lt;br /&gt;…untuk tak salah, bersalah, tersalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah,&lt;br /&gt;aku SEKADAR ingin bertutur tentang CINTA:&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;Bukan bijak bestari&lt;br /&gt;Bukan juga sufi&lt;br /&gt;Seorang pendosa berlari sambil dzikir diam-diam&lt;br /&gt;Di bawah guyuran hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belakangnya orang berteriak, meradang:&lt;br /&gt;SALAH!&lt;br /&gt;DOSA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depannya Tuhan melesat,&lt;br /&gt;Membawa pendosa ke pelukan-Nya&lt;br /&gt;Bukan karena BENAR dan PAHALA.&lt;br /&gt;Tapi, karena CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dekap maghfirah-Nya,&lt;br /&gt;Sang Pendosa masih saja berbisik,&lt;br /&gt;"Cintailah kami, Rabb…. Aku dan mereka."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-113258297705938501?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/113258297705938501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=113258297705938501&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113258297705938501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/113258297705938501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/11/siluet-seorang-hakim.html' title='Siluet Seorang Hakim'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112917289951450145</id><published>2005-10-12T20:01:00.000-07:00</published><updated>2005-10-12T20:08:19.520-07:00</updated><title type='text'>RAMADHAN</title><content type='html'>Ramadhan...&lt;br /&gt;ada orang yang giat buka usaha khusus di bulan Ramadhan, ada juga yang khusus tutup di bulan ini. berbagai alasan.&lt;br /&gt;Ramadhan...&lt;br /&gt;apa pun alasannya tetap aja niatnya moga Allah hapuskan jelaga. bertarung benar-benar dengan napsu. napsu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan...&lt;br /&gt;kok tidak produktip, siiiih. hiya. mana tulisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang bisa kau bagi, saudaraku? tanamlah dalam sekotak lahan di bumi Tuhan. pada saat gemilang. Ramadhan. (walau pun secuil hikmah di blog yang sederhana bangged kayak gini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;met shaum semuanya...SALING DOAKAN YA....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112917289951450145?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112917289951450145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112917289951450145&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112917289951450145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112917289951450145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/10/ramadhan.html' title='RAMADHAN'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112865223835283232</id><published>2005-10-06T19:23:00.000-07:00</published><updated>2005-10-06T19:30:38.356-07:00</updated><title type='text'>Sublimasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Gak Jadi Jahat dengan Alirkan Energi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pengetahuan baru dari kuliahnya Bu Conny neh. Masyaallah deh tuh ibu, umurnya dah 75 tahun, tapi memorinya? Ruarrr biasa. Penguasaan bahasa asingnya biin ngeri e ngiri. Disiplinnya juga Ox bangged. Sempat becanda kalau kita begini hasil didikan ortu yang ga ngerasain jaman Belanda. Hehe…beliau mah beneran hasil didikan dan disiplin serta penindasan penjajah Belanda. So? Belanda…masih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita kali ini bukan tentang beliau itu. Ini tentang Sublimasi. Sebuah kondisi pengalihan kecenderungan berbuat hal-hal negatif ke arah perilaku yang dapat diterima oleh masyarakat umum. Bu Conny ini cerita tentang seorang anak yang ketika 2 tahun senang sekali membunuh binatang dengan cara kejam bin sadis. Ortunya ngerti banget kecendrungan untuk menghabisi nyawa ini bakal berefek takbaik sampai dia besar. Akhirnya dikirimlah sang anak (setelah umurnya masuk usia yang sesuai tentu) ke sekolah khusus penjagalan. Sekarang? Dia salah seorang pengusaha hewan potong terkenal di Jakarta. Dia ahli dalam menentukan kualitas daging dan cara menyemblih yang pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa begitu? Perilaku yang dapat dilihat (dan kejam tentu aja ada indikatornya) dan nyata itu memang perlu dicari tahu penyebabnya. Tapi, penelitian takberarti membuat kita down karena mengetahui betapa banyak sumbangan kita dan lingkungan terhadap pembentukan perilaku anak. Sambil cari tahu, baiknya cari cara juga: gimana mengarahkan energi untuk merusak ke sebuah kegiatan yang positif dan konstruktif bagi pengembangan kepribadiannya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm...mengingat lagi isi kuliah itu aku inget2 kayaknya dulu juga punya kecendrungan untuk berbuat jahat. Tapi, karena mulai paham adanya "boleh" dan "tidak boleh", "dosa" dan "pahala", serta "surga" dan "neraka" pikiran itu hanya tinggal di pikiran. Mau tau pikiran jahat itu? Ya. Memenggal leher orang yang bikin kesel. Hiyyy...pengaruh tipi juga sih. Tapi, tenang aja pals. Aku gak  gitu lagi kok. Swear!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita gak bisa bilang, "Ah, namanya juga anak-anak." Itu cara berpikir yang salah. Kenafa? Coz gimana dia gedenya keliatan dari kecendrungan ketika kecil. So, peka terhadap sikap anak itu penting banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balita belum paham "boleh" dan "tidak boleh", "dosa" dan "pahala", serta "surga" dan "neraka". Tata aturan dan norma seperti itu baru mereka ngertiin setelah bisa membedakan antara konkret dan abstrak serta bisa menduga hubungan sebab akibat. Coba aja, anak 2 tahun? Yang dia tahu kan sing penting hepi. Kalau aku bisa, ya karena saat itu sudah mulai sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ngintip tulisan di atas yang jadi judul: Sublimasi. Proses pengalihan kecenderungan berperilaku negatif ke arah perilaku yang dapat diterima oleh masyarakat umum. Kayaknya kita-kita emang musti banyak belajar ya. Makin banyak tahu makin ngerasa bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya. Sublimasi ini bukan hanya dapat diterapkan pada anak. Kita juga bisa menjadikan teknik ini sebagai upaya penyelamatan diri. SDM gitu, kan…selamatkan diri masing-masing. Misalnya, ada kecendrungan untuk depresi pada seseorang yang ditinggal oleh kekasih hati. Untuk mengalihkan energi mengasihi maka ada baiknya dia menjadi sukarelawan, ikut lembaga yang berkecimpung di bidang sosial seperti penanganan bencana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112865223835283232?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112865223835283232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112865223835283232&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112865223835283232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112865223835283232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/10/sublimasi.html' title='Sublimasi'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112843607994938037</id><published>2005-10-04T07:22:00.000-07:00</published><updated>2005-10-04T07:27:59.956-07:00</updated><title type='text'>Sinetron Buat Belajar Bisa Gak?</title><content type='html'>Sinetron sekarang banyak yang mengangkat cerita rakyat. Contoh, Bawang Merah dan Bawang Putih, Malin Kundang, Ande-ande Lumut. Ada juga yang diangkat dari Novel  Siti Nurbaya atau cerita negeri para bule Pinokio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita-cerita di atas sudah sangat familiar di tengah masyarakat penonton di Indonesia. Asyiknya lagi cerita tersebut dikemas menjadi sinetron. Diangkat menjadi "seolah-olah" sebagai bagian dari kehidupan. Cerita yang asli telah dimodifikasi dengan nama-nama pelaku, tempat, dan waktu yang akrab didengar dalam keseharian. Begitu dekat hingga rasanya mereka ada di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambah lagi bahan obrolan kala senggang dengan karya modifikasi ini. Padahal, hanya cerita fiktif. Tapi, serunya membahas perkiraan lanjutan cerita dan maunya penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, aku kurang suka dengan segala macam sinetron dan tayangan selera rendah gitu. Sungguh, deh. Kenapa jenis tayangan macam sinetron, infotainment, dan reality show (?) horor rattingnya tinggi? Ya tentu aja karena animo pemirsa tinggi. Kebutuhan yang besar akan hiburan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca lagi pembahasan tentang pendidikan alternatif aku kok ya jadi tambah miris. Televisi merupakan bagian dari media informasi yang sukar untuk dihindari. Pendidikan kita bisa menggunakan kotak ajaib ini sebagai sumber belajar. Tapi…pilihan jadi semakin sedikit. Jam berapa televisi dinyalakan? Tayangan apa saja? Bisakah sekali-sekali tayangan-tayangan di atas itu jadi bahan pembelajaran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm…bisa saja kurasa. Asal dipilih episode dan jalan cerita yang betul-betul "safe" dan cocok untuk anak. Caranya? Cek ke stasiun televisi jadwal dan sinopsis acaranya. :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk, diet nonton.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112843607994938037?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112843607994938037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112843607994938037&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112843607994938037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112843607994938037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/10/sinetron-buat-belajar-bisa-gak.html' title='Sinetron Buat Belajar Bisa Gak?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112799897137388225</id><published>2005-09-29T05:47:00.000-07:00</published><updated>2005-09-29T06:02:51.413-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>ayooo...sekolah.&lt;br /&gt;duh kangen mau nulis gak jadi2. tugas kuliah banyak bener. apa postingin aja tugas kuliahku di sini ya?&lt;br /&gt;huehehe...&lt;br /&gt;jangan ah, kepanjangan. kasian tapi intinya aku lagi seneng sama....SMP ALTERNATIF QARYAH THAYYIBAH&lt;br /&gt;gini ringkasannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah ini masih menggunakan kurikulum nasional dengan menekankan semangat pembebasan, kreativitas, dan keberpihakan kepada orang miskin. Guru dan siswa tidak ditempatkan dalam hubungan guru yang mengajar dan murid yang belajar, tetapi merupakan bagian dari sebuah tim. Ukuran keberhasilan pendidikan pertama-tama adalah bila anak senang belajar dan bisa belajar dengan senang. Karena itu, bila sekolah tidak bisa memberikan rasa nyaman, keberhasilan anak untuk belajar sudah terkurangi sampai 50 persen. Proses pembelajaran harus dibangun berdasarkan kegembiraan murid dan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah dimulai pada pukul 06.00 WIB dan baru berakhir pada pukul 13.30 WIB. ًWaktu belajarnya lebih lama dari sekolah lain.&lt;br /&gt;Sekolah yang terdiri atas dua kelas dengan 24 anak itu menempati ruang depan rumah Bahruddin. Tiap pagi anak-anak itu sarapan di sekolah. Selain itu, mereka juga memperoleh dua kali makanan kecil dan segelas susu madu. Menu itu dibuat sendiri oleh anak-anak, sekaligus untuk mempraktikkan pengetahuan nutrisi yang menjadi kurikulum muatan lokal sekolah itu. Pelajaran nutrisi dan kesehatan diberikan oleh seorang dokter yang tinggal di desa tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah ini, siswa mendapatkan pelajaran keterampilan bermain alat musik. Mereka wajib belajar memainkan gitar di sini. Anak-anak tersebut juga dilatih untuk bisa mendengar, berbicara, membaca, dan mencoba menulis dalam bahasa Inggris. Bahkan anak-anak itu akan diperkenalkan dasar-dasar TOEFL. Target itu tidak dirasakan sebagai beban oleh murid-muridnya karena semua dilakukan dalam suasana yang menyenangkan. Tiap hari Sabtu anak-anak diajak berdiskusi dalam bahasa Inggris di alam terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMP Alternatif Qaryah Thayyibah menggunakan akses internet 24 jam yang merupakan sumbangan Ir. Roy Budianto Handoko, seorang pengusaha internet Salatiga. Ia merupakan owner Salatiga Group, sebuah Internet Service Provider yang membawahi subnet Indonet di Semarang, Salatiga, Kudus, dan Magelang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roy juga berperan di pembentukan komunitas jaringan teknologi informasi di sekolah di Salatiga. Salah satunya adalah situs pendidikan.net yang menghubungkan 22 SLTP, 2 Sekolah alternatif setingkat SLTP, Kantor Diknas, dan lima cabang kantor Diknas Salatiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet masuk ke SMP ini sejak awal sekolah berdiri. Dengan menggunakan antena grid dan wireless 2,4 GHz, Bandwith yang diberikan Indonet sekitar 32 KBps. Adakalanya Indonet membuka Bandwith lebih lebar jika dibutuhkan. Misalnya ada jadwal teleconference antara siswa di sini dengan siswa di Australia. Bahkan, guru Bahasa Inggris mewajibkan setiap siswa memiliki teman chatting dari luar negeri.&lt;br /&gt;Siswa juga memperoleh modul dari Internet . Beberapa rujukan yang sering digunakan dalam mencari modul di antaranya adalah sebuah proyek bernama Gutenberg Project, yang khusus menyediakan 16.000 lebih e-book gratis atau produk lokal &lt;a href="http://www.ilmukomputer.com/"&gt;www.IlmuKomputer.com&lt;/a&gt;  yang menyediakan ratusan modul pelatihan komputer. Digital Library yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri juga dijadikan salah satu sumber pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para siswa yang terbiasa menjalin hubungan ke pihak luar menyebabkan nama sekolah ini terkenal di manca negara. Setiap bulan mereka menerima banyak kiriman  majalah dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMP Alternatif Qaryah Thayyibah ini juga didukung WAN-Kota (Wide-Area Network), sebuah jaringan antarsekolah dalam satu kota, yang bahkan menyediakan server khusus untuk menampung file-file—WAN merupakan jaringan (network) yang luas secara geografik. Maksudnya, setiap WAN terdiri dari dua atau lebih Local Area Network (LAN)— Sehingga, setiap siswa yang berada dalam salah satu sekolah anggota WAN-Kota tersebut, bisa men-download setiap file yang dibutuhkan dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau tertarik buka aja&lt;br /&gt;Apa itu Wide-Area Network (WAN)? &lt;a href="http://www.wankota.com/"&gt;www.wankota.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Febriane, Sarie. M Clara Wresti. 2005Rumah Kelasku, Dunia Sekolahku. Kompas Cyber Media. (&lt;a href="http://www.kompas.com/"&gt;www.kompas.com&lt;/a&gt;). 13 Maret&lt;br /&gt;Indo.net Salatiga webmaster. &lt;a href="http://www.pendidikansalatiga.com/"&gt;www.pendidikansalatiga.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suwandi, Ahmad. Sekolah Digital Murah Meriah. Pc Media. 10/2005&lt;br /&gt;Wisudo, P Bambang. Rien Kuntari. 2005. SMP Alternatif Qaryah ThayyibahRahasia Sekolah Bermutu, Murah, dan Menyenangkan. Kompas Cyber Media (&lt;a href="http://www.kompas.com/"&gt;www.kompas.com&lt;/a&gt;). 23 Maret&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gitu dulu. moga bermanfaat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112799897137388225?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112799897137388225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112799897137388225&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112799897137388225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112799897137388225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/09/ayooo.html' title=''/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112626181776818910</id><published>2005-09-09T03:27:00.000-07:00</published><updated>2005-09-13T05:52:52.916-07:00</updated><title type='text'>Reading Corner</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/rc81.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 191px; CURSOR: hand; HEIGHT: 134px; TEXT-ALIGN: center" height="186" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/320/rc81.jpg" width="294" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku adalah sumber belajar, jendela dunia. Sebab itulah perpustakaan terhitung bagian wajib dalam penyelenggaraan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya ya begitu. Sayang, ya. tidak semua sekolah seperti itu. Termasuk sekolah tempatku mengajar. Bukan karena termasuk sekolah yang muridnya tergolong ekonomi lemah. Tidak. Lha wong gedung sekolah bertingkat dua, kok. Hm…setelah kutanya mengenai rencana pembangunan, ternyata perpustakaan tak termasuk ruang yang direncanakan di gedung tiga lantai itu. Kecian, deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau sebel mah mungkin gak habis-habis, ya. Bikin daftar kesalahan pastinya ya panjang banget. Cari jalan tengah…itu yang bisa kita lakukan. Alhamdulillah siswa tempatku mengajar tergolong mampu hingga sangat mampu. Jadi, mengumpulkan buku bacaan bukan hal yang merepotkan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup! Kuprogramkan mereka membuat sudut membaca atau bahasa Inggrisnya Reading Corner. Setiap anak mengumpulkan sebuah buku fiksi dan sebuah buku nonfiksi. Administrasi pelengkap seperti kartu anggota, kartu peminjaman buku sampai kode dan format administrasi lain kuajarkan pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya…reading corner kami bisa online juga walau target 17 Agustus sebagai saat yang tepat untuk launching tidak tercapai dan mundur sekitar dua pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di reading corner itu tak bisa kita temui rak-rak sebagai penyimpan buku. Hanya meja kosong yang tak terpakai oleh siswa saja yang kami manfaatkan untuk menyimpan buku-buku tersebut. Bukan aku tak meminta pihak sekolah untuk menganggarkan, tapi saranku sebelum akhir semester kemarin sepertinya dihargai hanya dengan antusiasme saja. Tapi, the show must go on. Tak ada rak buku, meja pun jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah that reading corner …&lt;br /&gt;Awalnya, aku agak pesimis mereka mau mewujudkan ide ini. Apalagi ketika siswa tak melakukan program sesuai dengan jadwal yang telah kami sepakati. Ditambah, mendekati hingga lewat tanggal yang ditentukan, reading corner kami belum menunjukan bentuk. Hm…sekali lagi alhamdulillah. Akhirnya, tak seperti hal terburuk yang kubayangkan (reading corner hanya menjadi cita-citaku saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah poto di atas ini. Mereka mengantri untuk melakukan administrasi peminjaman buku. Wah, ini asyik! Mereka menyarankan untuk mengembangkan struktur pengurus. Dibentuk jadwal piket untuk mengecek dan menjaga keutuhan reading corner mereka. Well done, guys!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang akan kuingat betul setelah ini, "Rencanakanlah keberhasilan maka kau akan berhasil. Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan." Kata-kata tersebut lazim kudengar dari motivator dan kubaca dari buku-buku motivasi. Kali ini aku benar-benar dapat membuktikan kata-kata itu dan berkata, "Aku sudah belajar." Semoga hal kecil ini berarti bagi mereka dan bernilai bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** maaf banget, potonya kok gak mau muncul, yaa...ntar nyusul insyaallah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112626181776818910?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112626181776818910/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112626181776818910&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112626181776818910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112626181776818910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/09/reading-corner.html' title='Reading Corner'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112469598961103782</id><published>2005-08-22T00:23:00.000-07:00</published><updated>2005-08-22T00:33:10.126-07:00</updated><title type='text'>Membaca yang Tak Tertulis</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/vash007.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/vash007.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam Main-main dengan Teks, Hernowo mengutip pernyataan Dr. Etty, "Menulis karya ilmiah, pada dasarnya adalah cara ilmuwan berkomunikasi satu sama lain. Komunikasi yang baik bisa membuat yang diajak berkomunikasi mengerti apa yang dimaksudkan oleh komunikator. Sama halnya, penulis yang baik harus bisa membuat pembaca mengerti apa yang penulis maksudkan tanpa arti ganda. Dengan demikian, penulis harus lebih dahulu memahami apa makna yang akan disampaikan kepada pembaca sebelum menuangkan gagasannya ke atas kertas. Dengan kata lain, menulis adalah kegiatan berpikir selain berkomunikasi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gini ya. Eh, gitu...toh? Banyak banget pengetahuan baru yang kita dapat dalam berinteraksi dengan banyak jenis manusia. Coba pahami sifat dan sebab dari reaksi-reaksi tak terduga. Dan kita…baru sadar apa yang sebenarnya dipikirkan oleh mereka setelah dibahasakan dengan sejujur-jujurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa tiba-tiba marah? Tiba-tiba menangis? Eh, gak lama…ketawa lagi.&lt;br /&gt;Aku coba membaca lagi teori Dr. Etty di atas. Komunikasi. Teori tersebut tak hanya terkait komunikasi dalam bentuk tulis, tapi juga bentuk lisan dan bahasa tubuh. Kunci efektifitas dalam komunikasi itu adalah jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengungkapkan pengalaman, ide, rasa, dan perasaan secara lugas adalah jujur. Membuat orang lain memahami apa yang kita alami dan rasakan persis seperti apa adanya adalah jujur. Tak perlu kata kiasan karena yang diperlukan hanya keberanian. Keberanian membahasakannya secara tulis atau lisan tanpa takut dinilai aneh. Genuine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So…kalau dalam interaksi kita ditemukan banyak keganjilan ya tidak apa-apa. Itulah proses belajar dan usaha memahami. Hidup ini ternyata berwarna dan tak hanya dihuni oleh satu jenis manusia. Mengingat interaksi ini akan menjadi amat sangat intens, memahami dan menerima berbagai keganjilan sebagai bagian yang wajar merupakan tugas harian :p.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih sudah jujur. Terima kasih sudah tanamkan percaya, bahwa semua bisa berbahasa. Insyaallah, kelak kita dapat menafsirkan makna tersirat lebih baik lagi, mengapresiasi pengalaman sebagai bagian berharga. Dan bisu? Hm…pada akhirnya, akan kita temukan masa ketika kata tak perlu lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112469598961103782?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112469598961103782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112469598961103782&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112469598961103782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112469598961103782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/08/membaca-yang-tak-tertulis.html' title='Membaca yang Tak Tertulis'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112351266682491899</id><published>2005-08-08T07:48:00.000-07:00</published><updated>2005-08-08T07:51:06.826-07:00</updated><title type='text'>Kebutuhan akan Rasa Takut</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/VASHIE.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/400/VASHIE.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham Maslow membuat sebuah teori tentang kebutuhan manusia yang tujuh itu. Puncak kebutuhan manusia ternyata, menurut ahli ekonomi itu adalah aplikasi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh kita bikin teori baru, yuk! Namanya kebutuhan akan rasa takut. Teori ini memang dilahirkan berdasarkan pengamatan terbatas dan perkiraan saja (huehehe…). Coba saja perhatikan tayangan-tayangan yang membuat bulu kuduk berdiri. Jenis tayangan horor seperti jamur di musim cendawan. Eh, cendawan di musim hujan. Banyak banget. Di setiap chanel televisi ada. Coba, sebutkan satu-satu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulanya dari mana? Secara subyektif kubilang ya…berasal dari tradisi lisan. Terus berkembang dan dilestarikan hingga menjadi informasi yang ditunggu-tunggu dan dibutuhkan. Misal, ketika ada kabar tentang penampakan "hantu pocong" di lapangan GOR maka segera tersebar seantero kampung. Luar biasa! Atau contoh lain, betapa lakunya tabloid yang menceritakan mengenai kejadian ghaib yang kebenarannya masih disangsikan. Cerita seru ini sangat diminati sehingga orang yang punya uang banyak menjelmakannya menjadi tayangan-tayangan horor berbagai gaya. Ada yang murni mistik dan ada juga yang dikemas sehingga terkesan ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tua, muda sampai kanak-kanak menyukai tayangan jenis ini. Menontonnya juga menggunakan cara yang unik. Sedikit menyipit dan sesekali menutup mata. Jantung berdegup kencang dan teriak tertahan. Tapi…tetap saja ditunggu-tunggu. Laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan akan rasa takut. Sebenarnya, gejala apa ini? Kondisi mental seperti apa yang berkembang di tengah masyarakat? Berita yang menyebabkan rasa takut sudah menjadi kebutuhan. Apakah ada hikmah yang bisa diambil? Sudahkah masyarakat menjadi cerdas dan bijaksana dengan mengonsumsi jenis informasi ini? Sedikit lebih shalih? Banyak mengingat mati? Ternyata…tidak juga tuh. Aneh. Sebagian besar mereka merasa terhibur. Senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, sudahkah kita menyusun daftar kebutuhan dari yang paling dasar hingga yang paling tinggi? Kalau boleh saran sih, susunlah daftar kebutuhan menggunakan logika yang sehat agar menjelma menjadi manusia yang sehat. Sehat jasmani dan rohani. Kalau bisa lagi, nih. Kalau tidak perlu-perlu bener jangan masukan rasa takut sebagai kebutuhan apa lagi hobi. Hobi menonton dan membuat orang takut :p.(Vb.08/08/05)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112351266682491899?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112351266682491899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112351266682491899&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112351266682491899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112351266682491899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/08/kebutuhan-akan-rasa-takut.html' title='Kebutuhan akan Rasa Takut'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112311410884392770</id><published>2005-08-04T17:03:00.000-07:00</published><updated>2005-08-03T17:08:28.853-07:00</updated><title type='text'>Puisi Mawar</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/floralwishes_60.gif"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/320/floralwishes_60.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;rumpun duri&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;04/08/05 Vb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rumpun itu mawar&lt;br /&gt;mawar itu berduri&lt;br /&gt;duri melindungi mawar&lt;br /&gt;mawar yang indah namun rapuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika mawar ingin kukuh,&lt;br /&gt;tak layak ia gugurkan durinya&lt;br /&gt;karena&lt;br /&gt;bukan mawar&lt;br /&gt;jika tanpa duri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keluar dari jati diri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112311410884392770?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112311410884392770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112311410884392770&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112311410884392770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112311410884392770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/08/puisi-mawar.html' title='Puisi Mawar'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112230164862877131</id><published>2005-07-27T09:24:00.000-07:00</published><updated>2005-07-25T07:27:28.630-07:00</updated><title type='text'>Gerry Kotak Musik</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/radionotesclr.gif"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/radionotesclr.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhatikan Gerry, anak lelaki usia kelas 1 SMP membuat seorang guru muda termenung-menung. Mencari jawaban kenapa dia tak bisa diam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerry bukan hanya tak bisa duduk tenang seperti yang lain. Gerakannya seperti mengikuti irama musik. Duduk pun tangannya mengetuk-ngetuk meja atau kepalanya mengangguk sambil bergumam-gumam pelan. Kalau berjalan? Tetap…mengikuti irama. Mirip penyanyi rap gitu deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika namanya disebut oleh guru-guru di ruangan guru, ternyata keheranan bukan hanya milik duru yang new comer itu.&lt;br /&gt;"Itu anak tidak bisa diam!" Salah satu guru lelaki berucap sambil geleng-geleng.&lt;br /&gt;"Di kepalanya seperti ada kotak musik." Spontan ia menyambung. Sontak yang lain tertawa. Tapi tak lama, mereka membenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika murid seperti Gerry bisa diketahui hal yang dipikirkannya, pola asuh keluarganya, dan hal lain yang terkait dengan kepribadian insyaallah kecerdasannya bisa dikembangkan sesuai minat dan kemampuan. Sayangnya hal seperti ini tak lazim. Gerry dan anak lain yang "unik" tak masuk hitungan. Hanya sebuah perilaku yang tak bermakna. Tak istimewa sama sekali.(Vb, 25/07/05)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112230164862877131?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112230164862877131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112230164862877131&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112230164862877131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112230164862877131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/gerry-kotak-musik.html' title='Gerry Kotak Musik'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112230132366053782</id><published>2005-07-27T09:21:00.000-07:00</published><updated>2005-07-25T07:22:03.663-07:00</updated><title type='text'>Seragam</title><content type='html'>Manusia tak ada yang sama. Ada omongan tak berdasar, katanya di dunia ini kita punya enam kembaran. Maksudnya, mungkin nih, muka kita bisa mirip enam orang lainnya di bumi ini. What eva, sekali pun orang kembar tak mungkin bisa sama persis. Mustihal, gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia unik. Tiap individu itu unik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar kesepakatan manusia sedunia yang telah dibenarkan melalui teori ini dan itu, seharusnya tak boleh ada yang iseng untuk menyeragamkan manusia. Hilangkan kebiasaan menuntut seorang individu untuk serupa dengan orang lainnya. Apa lagi menggunakan standar labil. Bisa berubah sesuai pesanan dan selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu ini nakal bener. Coba kayak si itu. Kalem. Bisa diatur. Nurut sama orang tua."&lt;br /&gt;Penyeragaman. Mengapa tak menerima kondisi dan mencoba petakan masalah. Mungkin anak ini kebutuhan akan gerak lebih banyak dari anak itu yang lebih suka berkutat dengan sesuatu. Keduanya cerdas dengan caranya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba kamu ikutin cara dia. Saya yakin kamu bisa memiliki prestasi seperti itu jka mengikutinya."&lt;br /&gt;Apa mungkin prestasi serupa bisa didapatkan dengan modelling? Semangat berkarya harus ditiru. Mengenai hasil, tak bisa diserupakan dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tak manusiawi jika kita menuntut agar terjadi keseragaman total. Dunia pendidikan di negeri ini masih berparadigma, "Seragam itu sebuah cara untuk menyeragamkan out put." Itu semua karena standarnya satu. Angka! Sejumlah angka yang ditetapkan melalui konvensi orang pandai sebagai standar keberhasilan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada tempat bagi selera, hobi, dan kecendrungan. Semua harus sama. Pakaian seragam? Sama. Isi otak? Harus sama. Sikap hidup? Cita-cita? Hayo…gimana tuh? Apa anak yang tak menyukai hitung-hitungan tak bisa menjadi seorang yang berhasil dalam hidup? Ternyata tidak. Apakah profesi sebagai dokter menjauhkan dari kecendrungan bersastra? Aha! Siapakah Taufik Ismail? Sastrawan yang juga dokter hewan. Penghargaan terbesar dalam hidupnya ya menjadi sastrawan itulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudahi kecerewetan ini sementara. Intinya…pengendalian diri. Kendalikan diri kita agar tak menuntut penyamaan. Kecuali dalam hal aqidah, tentu. Seruan untuk berislam kaaffah kan bukan hanya pada orang Arab, tapi juga seluruh manusia (Qs. 2 : 208). Apa titik berat Allah sebarkan manusia dalam berbagai karakter, suku, bangsa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.( Qs. Al Hujurat ayat 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali potensi diri, lalu melejit. Komunitas yang kaya, insyaallah. Wallahu a'lam (Vb 25/07/05)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112230132366053782?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112230132366053782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112230132366053782&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112230132366053782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112230132366053782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/seragam.html' title='Seragam'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112230125323720725</id><published>2005-07-27T09:15:00.000-07:00</published><updated>2005-07-25T07:20:53.243-07:00</updated><title type='text'>Kalimat Ajaib Kanak-Kanak</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/goodluck.gif"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/goodluck.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah membaca ada orang tua yang selalu ingin mendokumentasikan celoteh anaknya. Siapakah itu… Mbak Helvy terhadap Faiz. Mungkin jika semua orang tua begitu menghargai anak seperti halnya beliau maka lahirlah generasi yang mampu mengembangkan pribadinya dengan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini saya kutipkan beberapa kalimat dalam penggalan dialog seorang anak dengan ibunya. Anak ini anak tunggal yang kelahirannya ditunggu selama enam tahun. Perbincangan ini berlangsung ketika anak putri ini berumur lima tahun.&lt;br /&gt;"Ibu."&lt;br /&gt;"Ya."&lt;br /&gt;"Ayang kan tidak punya kakak dan adik."&lt;br /&gt;"terus?"&lt;br /&gt;"Ibu sudah tua. Ayah juga. Lihat, rambut ibu sudah banyak ubannya."&lt;br /&gt;"Nanti kalau Ayang Pi SMA, ayah dan ibu pasti tambah tua. Terus meninggal."&lt;br /&gt;Sang ibu terdiam mendengar kalimat tadi.&lt;br /&gt;" Kita di Lampung. Jauh dari Nenek, dari Bunda. Jauh dari saudara-saudara. Ayang sama siapa? "&lt;br /&gt;Ibunya hanya menunggu kalimat-kalimat ajaib yang biasa keluar dari mulut anaknya tersayang.&lt;br /&gt;"Ibu. Doakan Ayang yah. Ayang mau cepat nikah kalau sudah besar. Biar kalau ibu sudah tua ada yang tungguin. Kalau ayah dan ibu meninggal Ayang ada yang temenin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog yang tak dinyana itu membuat kita merasa tak mengenal arah pembicaraan kanak-kanak. Pengamatan yang sederhana melahirkan semnagat luar biasa dalam diri mereka. Tak takut akan konsekuensi, seperti halnya orang dewasa. Jatuh? Menangis sebentar lalu berlari lagi. Sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, SMSnya semester lalu tentang ajakan untuk ke rumahnya.&lt;br /&gt;"Kenapa yang diajak hanya teteh?"&lt;br /&gt;"Yang paling islami."&lt;br /&gt;Tebaklah apa yang ada dalam pikiran si kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Teteh, kenapa mukanya seperti itu? Teteh sedih, ya?"&lt;br /&gt;Hmmm…inilah yang dinamakan kecerdasan emosi. Saya yakin semua orang punya bekal dari sononya seperti ini. Kalau kemudian kita bertemu dengan orang yang susah merespon atau terkesan tidak peka, itu karena kecerdasan alaminya untuk kontak dengan orang lain dan lingkungan luar tidak tersalurkan. Dihambat. Entah dengan sengaja atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, jika kita ingin melihat kedalaman makna, tataplah mata si kecil. Akan kita temukan bahasa yang jujur dan keinginan untuk menjadi lebih baik.(Vb25/07/05)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112230125323720725?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112230125323720725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112230125323720725&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112230125323720725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112230125323720725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/kalimat-ajaib-kanak-kanak.html' title='Kalimat Ajaib Kanak-Kanak'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112184467604297009</id><published>2005-07-20T00:29:00.000-07:00</published><updated>2005-07-20T00:35:38.526-07:00</updated><title type='text'>Cinta adalah Obatnya</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/alien.gif"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/alien.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengasingan Diri (Alienasi)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alienasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia cetakan ke-3 tahun 1999 memiliki tiga makna. 1 keadaan merasa terasing (terisolasi); 2 penarikan diri atau pengasingan diri dari kelompok atau masyarakat; 3 pemindahan hak milik dan pangkat kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dengan alienasi? Alienasi yang sedikit kubahas ini bukan semacam makhluk asing yang takterdefinisi seperti UFO atau ET. Seperti yang disebutkan dalam kamus besar di atas, (selain makna yang ke-3) melainkan merujuk pada kondisi pengasingan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penarikan diri yang sempat kuamati adalah pada keponakanku sendiri. Sering dalam interaksi dengan banyak orang, ia memilih tak terlibat. Dari ujung matanya ia memperhatikan anak-anak lain asyik bermain dan berusaha menyembunyikan keinginannya untuk terlibat. Sesekali ia tak sengaja ikut tersenyum. Mengapa gadis kecil itu memilih sikap untuk mengalienasikan diri? Riwayat pernikahan orang tuanyalah yang membuat ia seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kemungkinan bisa ditelusuri untuk mencari tahu penyebab seorang anak atau individu mengambil sikap alienasi. Pilihan ini memang bukan pilihan sadar. Sikap ini menurut Freire termasuk ciri orang tertindas. Kaum tertindas ini bisa bermacam- macam, tertindas rezim otoriter, tertindas oleh struktur sosial yang tak adil dan diskriminatif, tertindas karena warna kulit, jender, ras, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang menyebabkannya, kita dapat mengambil langkah praktis jika mendapati atau menghadapi anak dengan sikap ini. Pertama, jangan panik. Ia sudah paham, bahwa sikapnya itu tak lazim. Namun, ia memilih untuk tak terlibat dalam interaksi sosial karena itulah kondisi yang membuatnya nyaman. Kepanikan hanya akan membuatnya merasa dimusuhi dan takdimengerti. Padahal, keberterimaannya di komunitaslah yang kita harapkan. Kedua, libatkanlah ia seolah sikapnya itu bukan masalah. Jika ia tak memberikan respon? Teruskan tawaran untuk terlibat. Biarkan ia mulai mengambil bagian terkecil dalam interaksi. Ketiga, kondisikan lingkungan untuk membantu sang anak menyadari, bahwa interaksi dan komunikasi adalah hal yang membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya ketika acara rihlah kemarin, ponakanku tersayang hanya melipat-lipat kertas yang diberikan mentornya. Tak seperti yang lain, asyik menggambar atau menuliskan perasaannya menggunakan spidol aneka warna. Kuperhatikan, mentornya tak begitu mempermasalahkan pengasingan diri ini. Sebaliknya, ia tetap menghargai respon terkecil yang diberikan anak itu. Walau kertas yang diberikan hanya dilipat bukan dicoret dengan spidol menjadi sesuatu yang bermakna. Tapi, tunggu dulu. Apakah lipatan itu juga tak bermakna? Beberapa menit setelah kutinggal kulihat ia tersenyum mengikuti gerakan temannya sambil malu-malu. Memperlihatkan gigi geliginya yang tumbuh di sela ruang kosong yang lain. Haha…inilah kebahagiaan sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaallah dengan langkah di atas alienasi menjadi pilihan terakhir ketika ia benar-benar merasa terancam. Ketika ia menemukan kenyataan bahwa dunia ini penuh cinta. Perlahan tapi pasti, ia akan menjadi yakin tak ada kondisi yang sangat mengancam sehingga alienasi tak perlu masuk daftar pilihan. Tak perlu tak nyaman pada diri sendiri, tak perlu menjadi orang lain untuk diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm…jadi ingat Sheila yang ditulis oleh Torey Hayden. Guru kelas luar biasa ini melibatkan Sheila yang asosial dalam pembelajarannya yang interaktif di kelas yang juga diikuti oleh anak-anak bermasalah lainnya. Tak perduli betapa banyak masalah yang diakibatkan dari keoptimisan tersebut. Ya. Keoptimisan dan kesabaran yang berbuah hasil sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran di atas akan kondisi teralienasi ini pun hadir dari "bincang-bincangku" dengan Hayden. Mempersoalkan berbagai pendekatan yang tak manusiawi dan mencoba langkah yang pernah diterapkan pada Sheila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alienasi? Cobalah peka terhadap satu hal ini. Jangan anggap remeh anak atau individu yang telah beranjak dewasa menjadikan alienasi sebagai pilihan sikap mereka. Hindarkan mereka dari ketertindasan ciri kedua, self-depreciation, merasa bodoh, tidak mengetahui apa-apa. Padahal, saat mereka telah berinteraksi dengan dunia dan manusia lain, sebenarnya mereka tidak lagi menjadi bejana kosong atau empty vessel, tetapi telah menjadi makhluk yang mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya? Ajaklah mereka tersenyum. Nyatakan pada mereka, "My love grows for you. More everyday." Jadi teringat salah satu dialog di film Juli di Bulan Juni, "Cinta adalah obat dari segala penyakit."&lt;br /&gt;Sumber bacaan lain: &lt;a href="http://www.dilibrary.net/index_library.asp?menu=news&amp;id=82"&gt;http://www.dilibrary.net/index_library.asp?menu=news&amp;amp;id=82&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112184467604297009?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112184467604297009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112184467604297009&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112184467604297009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112184467604297009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/cinta-adalah-obatnya.html' title='Cinta adalah Obatnya'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112112893245404155</id><published>2005-07-12T19:42:00.000-07:00</published><updated>2005-07-11T17:42:12.456-07:00</updated><title type='text'>It Is Time To...</title><content type='html'>Take time to THINK. It is the source of power.&lt;br /&gt;Take time to READ. It is the foundation of wisdom.&lt;br /&gt;Take time to QUIET. It is the opportunity to seek God.&lt;br /&gt;Take time to DREAM. It is the future made of.&lt;br /&gt;Take time to PRAY. It is the greatest power on earth.&lt;br /&gt;--Author Unknown—&lt;br /&gt;(Ary Ginanjar, ESQ, hlm. 58)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112112893245404155?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112112893245404155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112112893245404155&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112112893245404155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112112893245404155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/it-is-time-to.html' title='It Is Time To...'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112112886429011465</id><published>2005-07-12T19:40:00.000-07:00</published><updated>2005-07-11T17:41:04.296-07:00</updated><title type='text'>Sebagai Teladan</title><content type='html'>DIBUTUHKAN CONTOH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki. Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak belajar dari lingkungan. Begitu kira-kira pesan yang ingin disampaikan oleh Dorothy Law Nolte pada awal tulisan ini. Betapa sumbangan lingkungan terhadap perkembangan anak begitu besar dan sangat menentukan. Ketika anak diberikan rangsangan dan respon positif untuk bersikap, berarti ia disediakan media subur untuk berkembang ke arah yang positif pula, demikian sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullahpun mengajak umat Islam mengembangkan lingkungan yang kondusif untuk tumbuh kembangnya penerus generasi ini. Tentu saja dengan mempersiapkan orang tuanya terlebih dahulu. Mereka dikenalkan dengan cara menyayangi dan mendidik buah  hati sesuai aturan Ilahi. Perantara wahyu Allah yang terangkum dalam al Qur'aan, dan Sunnah rasulullah seharusnya menjadi ukuran bagi orang tua zaman kiwari yang menginginkan anaknya menjadi penyejuk mata dan penerus cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah guru, sistem pendidikan, media massa, politik, dan lain sebagainya seringkali menjadi kambing hitam dalam berbagai masalah yang menyebabkan putra-putri bangsa ini "gagal". Mungkin ribuan analisis kesalahan dan penyebab hancurnya generasi muda dilakukan di seluruh dunia. Apakah membuahkan hasil? Memberikan dampak perubahankah yang demikian itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu solusi yang sangat sederhana yang harus diselenggarakan secara massal di seluruh pelosok planet ini adalah MENJADI TELADAN. Rasulullah Muhammad saw. memerintahkan segenap kaum muslimin untuk membentuk pribadinya sebelum memerintahkan orang lain berbuat kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu yang memiliki akhlak santun, muamalah terjaga, ibadah yang teratur menyuguhkan makanan jiwa bagi anak. Tindakan yang demikian lebih efektif, lebih membuahkan hasil, dibanding ceramah mengenai akhlak, muamalah, dan ibadah. Namun, lingkungan di luar kita seringkali tidak sejalan dengan misi yang coba diterapkan. Mengenai hal ini, tepatlah kiranya apabila kita meyakini bahwa perubahan individu akan memberikan dampak pada perubahan tingkatan komunal. Artinya, jika kita berusaha untuk merubah diri kita, keluarga kita, secara sosiologi akan menyebabkan (minimal) tetangga dekat kita pun berubah. Tentu saja perlahan-lahan, bertahap. Bukankah untuk merubah diri sendiri kita juga butuh waktu? Wallahu a'alam bishowab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112112886429011465?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112112886429011465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112112886429011465&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112112886429011465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112112886429011465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/sebagai-teladan.html' title='Sebagai Teladan'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112099884335195071</id><published>2005-07-10T07:32:00.000-07:00</published><updated>2005-07-10T05:34:03.360-07:00</updated><title type='text'>Generasi  554</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/girl%20of%20filisthin.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/320/girl%20of%20filisthin.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;(Qs. Al Maidah : 54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah kaum yang mencintai Allah? Subhanallah, banyaaak. Mereka mencinta dengan caranya sendiri-sendiri. Tapi, bagaimana dengan kaum yang kecintaannya berbalas? Allah mencintai mereka. Ayat yang mulia dari kitab yang mulia ini memaparkan ciri-ciri kaum yang berbahagia ini:&lt;br /&gt;bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu'min&lt;br /&gt;bersikap keras terhadap orang-orang kafir&lt;br /&gt;berjihad di jalan Allah&lt;br /&gt;tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kita menjadi kaum pengganti ini? Kaum pengganti? Ya. kalau kita mau tengok ayat di atas,Allah mengawali dengan kalimat,"… barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang…" maka bergeraklah jiwa kita untuk menduduki panggilan sebagai kaum pengganti. Generasi 554. Naudzubillah. Bukan generasi yang digantikan, tentu. Wallahua'lam bishshawwab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112099884335195071?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112099884335195071/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112099884335195071&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112099884335195071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112099884335195071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/generasi-554.html' title='Generasi  554'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112074441276280387</id><published>2005-07-08T08:53:00.000-07:00</published><updated>2005-07-07T06:53:32.766-07:00</updated><title type='text'>Apresiasi Sekolahku Cintaku</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/Sengupta.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/Sengupta.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekolahku Cintaku: [Bukan] Corat-Coret Iseng Saat Mengajar tulisan Poile Sengupta yang diterbitkan Qanita ini tipis. Warnanya kuning [terlihat di poto samping. Maaf gak discan, mesinnya gak mau connect ma komputer. Hiks :'( ] dan dihiasi dengan ilustrasi menarik. Kalau tidak salah sih harganya Rp. 18.000,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poile Sengupta, seorang guru di India. Cerita-cerita yang dimuat di buku ini memang bukan seluruhnya kisah nyata. Tapi, tentu bukan semua fiksi. Cerita yang mirip mungkin terjadi di mana saja. Di belahan bumi mana pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita membuka halaman pertama yang merupakan sampul dalam akan ditemukan tulisan, "Guru yang baik memberi sugesti, bukan dogma, dan memberi inspirasi pada pendengarnya agar bisa mengajari diri sendiri". Kata-kata siapakah itu? Hmm…seratus tiga puluh tahun lalu Edward Bulwer-Lytton mengatakannya. Tak ada yang istimewa? Mungkin tidak sebelum kita paham bagaimana menjadi guru seharusnya. Ah, tak sukar. Semua dari pengalaman. Kita pernah menjadi murid? Pasti. Maka, kriteria guru ideal pasti ada dalam benak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi buku ini bagiku tak hanya sekadar cerita yang akan membuat gumam, "Ya. Emang gitu. Hehe…coba yang lain juga punya pikiran sama." Tapi, menekankan semangat merombak pola pikir mengenai apa itu sekolah. Membaca kisah yang tertera di sana menawarkan solusi dari jendela "kebijaksanaan". Sudut pandang yang selalu mengejutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kutuliskan lagi (penggalan) puisi Nilai Tes Sudah Keluar! Halaman 35-36&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;"Keluarlah dari tempurung&lt;br /&gt;Pergilah dan jadi dokter&lt;br /&gt;Insinyur&lt;br /&gt;Manajer&lt;br /&gt;Kau mesti bisa menjual nilaimu&lt;br /&gt;Dan menguraikan bakatmu&lt;br /&gt;Hasilmu harus baik&lt;br /&gt;Baik baik BAIK."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai tes sudah keluar&lt;br /&gt;Nilai tes sudah keluar&lt;br /&gt;Di lobi kampus, di asrama&lt;br /&gt;Di laboratorium, di kantin sekolah&lt;br /&gt;Mereka saling bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu tidak?&lt;br /&gt;Tahu tidak?&lt;br /&gt;Nilai tes, nilai tes sudah keluar&lt;br /&gt;Nilai tes sudah keluar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana mungkin ada dokter yang sebenarnya ingin membuat pesawat&lt;br /&gt;Atau ada orang di depan komputer yang berandai-andai apakah dia masih anggota Ikatan Makhluk Hidup atau sekadar otak binari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;Menjadi murid bukan menjadi robot penyimpan data. Jika error bisa di servis oleh guru les atau agen motivator agar memori datanya bisa kembali normal. Banyak kasus yang harus ditangani dengan baik, karena tentu mereka [dan kita] termasuk anggota Ikatan Makhluk Hidup. Tak cukup sampai di situ, bagi muslim, manusia pembelajar adalah pengemban risalah. So, pendekatan pembelajarannya tentu harus manusiawi. Islami. Seperti apa? Aku juga masih belajar :p.[07/07/05]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Usah jeri pada tirani nilai. Semua itu kamuflase! Jalani profesi ini dengan senyum, karena resiko terkecilnya hanya, "Bosan, ah!"&lt;/em&gt; [07Feb05]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112074441276280387?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112074441276280387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112074441276280387&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112074441276280387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112074441276280387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/apresiasi-sekolahku-cintaku.html' title='Apresiasi Sekolahku Cintaku'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112071761541547689</id><published>2005-07-07T19:23:00.000-07:00</published><updated>2005-07-06T23:26:55.416-07:00</updated><title type='text'>Langkah Kecil</title><content type='html'>&lt;em&gt;(yaitu) surga `Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;&lt;/em&gt; (Qs. Ar Ra'du: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca kalam suci di atas, merupakan dambaan setiap muslim untuk dipersatukan dengan keluarganya dalam jannah. Betapa akhir yang membahagiakan. Inilah happy ending yang sebenarnya. Lebih pasti dari janji asuransi mana pun. Lebih indah dari kisah dongeng negeri apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti The Little Prince yang mendapatkan setangkai mawar di planetnya. Si bunga tak pernah memilih untuk dinamakan mawar, untuk tumbuh di sebuah planet antah berantah. Yang ia tahu ia hidup. Ia menjelma sebagai rumpun mawar. Kita pun tak pernah memilih untuk dicipta sebagai manusia dan ditempatkan di sebuah keluarga. Yang kita tahu kita hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang besar kita kenal Qur'an dan diingatkan pernah berjanji untuk membenarkan bahwa  Allah SWT adalah satu-satunya Rabb. Dulu. Ketika itu kita masih dalam bentuk ruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",{&lt;/em&gt;Qs. Al A'raaf: 172}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah… alangkah besarnya kecintaan-Mu kepada kami. Membuktikan sebagai khalifah di bumi? Kau sediakan perangkat dengan lengkap. Udara, air, tanah, hewan, tumbuhan, tata surya dan gemintangnya yang megah. Langit dan bumi beserta isinya. Menciptakan sebuah nation? Kau sediakan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya&lt;/em&gt;.(Qs. Ath Thuur: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga yang memiliki keterikatan iman. Keimanan yang benar tak hanya sangkaan belaka. Keimanan yang bersambung dengan Rasul-Mu yang agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai, Rabb…aku hanya insan lemah. Satu individu dalam sebuah keluarga. Tak ingin imanku disangka buih. Tak ingin amalku tersapu angin. Tak akan kuubah titah sabda-Mu. Yang kuingin, kelak dibangkitkan dalam barisan pejuang-Mu. Bersama keluargaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;em&gt;Bangkitlah, wahai diri! Pernah berbuat salah tak butakan arti, "Allah Maha Penerima Taubat hamba-hamba-Nya". Tengoklah…kita punya tugas besar.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112071761541547689?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112071761541547689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112071761541547689&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112071761541547689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112071761541547689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/langkah-kecil.html' title='Langkah Kecil'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112071743609161477</id><published>2005-07-07T13:23:00.000-07:00</published><updated>2005-07-06T23:23:56.093-07:00</updated><title type='text'>Sesuai Sabda</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/coyote-buttes[1].jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/coyote-buttes%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup? Laksana sebuah pendakian. Berjalan ke atas membawa beban berat di punggung sebagai bekal perjalanan.&lt;br /&gt;Hidup? Mendaki lagi sukar. Perlu kompas penunjuk arah. Tak perlu peta berbagai versi. Percaya saja dengan yang asli. [Jika ingin selamat, tentu.] Jangan juga percaya dengan sangka-sangka. Tak perlu membuat jalan sendiri. Ah, sesungguhnya siapakah kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hentikan sekarang juga. Ikuti kompas penunjuk arah. Tak perlu peta berbagai versi. Percaya saja dengan yang asli. Jika tak ingin bumi dan langit hancur menimpa dan mengakhiri perjalanan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilang arah. Tersesat langkah. Hancur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;{Qs. Al Mu'minuun: 71}&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112071743609161477?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112071743609161477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112071743609161477&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112071743609161477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112071743609161477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/sesuai-sabda.html' title='Sesuai Sabda'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112032228629277951</id><published>2005-07-02T23:37:00.000-07:00</published><updated>2005-07-02T09:38:06.300-07:00</updated><title type='text'>Buku The Little Prince</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/DSCI0005.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/320/DSCI0005.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The Little Prince&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Book fair beli buku apa? Keinginan sih, banyak. Tapi, berhubung keinginan tidak sejalan dengan kondisi kantong, ya pilih buku yang benar-benar diidamkan. Salah satu buku yang kuputuskan untuk dibeli (karena kuharap ada kejutan di dalamnya) adalah The Little Prince. Buku yang ditulis Antonie de Saint-Exupery ini sesuai dengan judulnya. Buku ini bercerita tentang seorang pangeran kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pangeran ditemukan oleh sang aku di tengah gurun pasir Afrika. Interaksi di antara mereka dimulai dari permintaan pangeran kecil, "Tolong…gambarkan biri-biri untukku!"&lt;br /&gt;"Apa?"&lt;br /&gt;"Gambarkan biri-biri untukku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita bergulir flash back. Mengulang kisah perjalanan pangeran kecil sehingga bisa sampai di bumi. Ia memulai dari menceritakan planet tempat tinggalnya yang juga kecil. Di sana ia memiliki tiga buah gunung merapi kecil dan sebatang bunga. Satu gunung berapi sudah tidak aktif sementara yang lain masih aktif. Sebatang bunga? Belakangan baru diketahui bahwa bunga itu adalah mawar. Pangeran kecil sangat mencintai mawar itu walau pun ia angkuh. Mawar yang hanya mempunyai empat buah duri untuk mempertahankan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari (seperti layaknya sebuah dongeng) pangeran kecil memutuskan untuk mendatangi planet-planet lain. Di sinilah keajaiban cerita semakin menjadi (karena cerita ini sudah ajaib dari awal). Masing-masing planet dihuni oleh manusia-manusia aneh yang menunjukkan ambisi pribadi. Ada raja yang ingin ditaati, ada penghitung bintang yang selalu sibuk, seorang pemabuk, seorang penjaga lampu, dan di planet sebelum bumi ia menemui seorang geographer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan dengan geographer membawanya ke bumi. Membawa pangeran kecil pada sebuah pertemanan dengan rubah. Ia belajar menjinakkannya melalui cara yang ditunjukan oleh rubah hingga tibalah saat yang menyedihkan. Perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpisahan dengan rubah membawa kita pada masa perpisahan pangeran kecil dengan sang aku. Ternyata, apa yang penting bagi pangeran kecil? Apa yang diperjuangkannya sehingga ia rela melakukan perjalan pulang menuju planet asalnya dengan membiarkan dirinya dipatuk ular berbisa? Cintanya pada sebuah pohon mawar yang tumbuh di planetnya. Mawar yang istimewa walau di bumi ia temui banyak sekali pohon mawar dengan bentuk yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kutipan langsung dari halaman delapan puluh empat:&lt;br /&gt;"Kalian cantik sekali, tetapi kalian hampa," dia melanjutkan. "Tak ada seorang pun yang bersedia mati untuk kalian. Tentu saja, orang yang sekali lewat akan sekadar mengira mawarku sama persis dengan kalian. Tetapi, mawarku, walau hanya setangkai, lebih berarti dari kalian semua, karena dialah yang kusirami. Karena dialah yang kututup dengan kubah kaca. Karena dialah yang kulindungi dengan tabir. Karena dialah yang ulat-ulatnya kubunuh (kecuali dua atau tiga yang kubiarkan menjadi kupu-kupu). Karena dialah yang kudengarkan ketika mengeluh, atau menyombongkan diri, atau ketika dia cuma membisu. Karena dia mawarku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog yang terjalin di antara tokoh sungguh sangat sederhana dan membuatku tersenyum malu. Seolah-olah pangeran kecil itu datang sendiri kepadaku ketika berkata bahwa orang dewasa menjadikan semuanya terlihat susah. Ah, betapa sederhananya hidup ini bagi kanak-kanak. Hanya bagi mereka? Tidak. Kita pun seharusnya demikian. Tak menghitung harta yang belum di tangan, tak perlu risaukan rasa sedih yang memang salah satu konsekuensi dalam persahabatan. Kerjakan saja apa yang sudah diperintahkan dengan senang hati. Jalani hidup ini dengan sebaik mungkin, dan manfaatkan segala sumber yang disediakan. Manfaatkan karena semua ada manfaatnya termasuk rasa sakit. Tetapi, jika gagal dan kita harus berpisah dengan harapan yang kita susun? "Kau hanya bisa melihat jelas dengan hatimu. Hal yang penting tak terlihat oleh mata," kata rubah ketika mengucapkan selamat tinggal pada pangeran kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna yang kuikat (pakai bahasanya Pak Her) dari buku ini banyak sekali. Berbagai perspektif ikut mewarnai tafsiran. Satu hal yang penting: penting untuk menjadikan hal penting: sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana. Tak semua hal bisa diwakili dengan angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* obyektivitas adalah subyektivitas yang dikumpulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kalkulasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Febi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin semua hal di dunia ini penting.&lt;br /&gt;Tapi, tak semua hal bisa diurusi.&lt;br /&gt;Engkau memberikanku hanya urusan sederhana.&lt;br /&gt;Tapi, seringkali aku gagal mengurusinya.&lt;br /&gt;[ada ada saja masalahnya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku tahu sebab kegagalanku:&lt;br /&gt;aku tak lagi memandangnya:&lt;br /&gt;sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini,&lt;br /&gt;apa yang Kau sabda, kucoba laksana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*02/07/05&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[gambarnya kegedean gak?]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112032228629277951?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112032228629277951/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112032228629277951&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112032228629277951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112032228629277951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/07/buku-little-prince.html' title='Buku The Little Prince'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112006033443652835</id><published>2005-06-29T08:51:00.000-07:00</published><updated>2005-06-29T08:52:14.436-07:00</updated><title type='text'>puisi sepotong senyum</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sepotong Senyum Berbingkai Tanya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Febi 29/06/05&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepotong senyum,&lt;br /&gt;menggantung di sudur&lt;br /&gt;(rongga dada, ruang hati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbingkai tanya yang seribu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebaris doa,&lt;br /&gt;menggema dan getarkan sepotong senyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum,&lt;br /&gt;adukan keganjilan ini&lt;br /&gt;pada satu-satunya Penguasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ puisi, semua manusia hanya ingin dua kata:&lt;br /&gt;bahagia abadi  ~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112006033443652835?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112006033443652835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112006033443652835&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112006033443652835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112006033443652835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/puisi-sepotong-senyum.html' title='puisi sepotong senyum'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112006024583157979</id><published>2005-06-29T08:49:00.000-07:00</published><updated>2005-06-29T08:50:45.836-07:00</updated><title type='text'>Hari Kelulusan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Hari Jelang Kelulusan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan layar lagi. Masih sama seperti kemarin: menghitung hikmah yang didapat hari ini. Berusaha jadi orang kaya. Kaya pengalaman, kaya hati. Mengambil hakku sebagai muslim: menjadikan hikmah sebagai perhiasan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi dibangunkan azan subuh. "Nak, mama berangkat. Tugas ke Makassar." Oke. Bye, Mom. Sudah biasa begini dari kecil. Ditinggal ayah bunda yang PNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam enam. Kok email belum masuk? Wah, sepertinya my bro gak OL. Kop surat sudah dikirim tinggal laporan hasil rapat Ahad dan rancangan materi buat rihlah Juli. Kenapa ya, kok inboxku masih ada tulisan 1 new letter? Padahal kosong, tidak ada surat baru yang masuk. "Upgrade antivir. Format ulang. Hapus semua data. Termasuk kenangan!"  Apa hubungannya? Okelah. Berperasangka baik aja pada SMS ini. Hiks, tega. Sakit? Dikit aja deh. Syafakillah ya Feb. Moga hanya salah paham. hehe….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mbak, kirimin email buat lamaran kerja ke LPK Nurul Fikri. Aku mau ngurus yudisium." Ladang amal, nih. "Bacaain aja datanya, tar kukirim." Tapi ternyata, gak jadi. Alhamdulillah. Biar luput sudah ada niat baik mau bantu. Lain kali mudah-mudahan bisa Bantu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam lewat dikit. "Halo? Bu Febi, sudah bangun? Biasanya tidur lagi. Hehe…" kukerenyitkan dahi sambil membatin, "Siapa nih?"&lt;br /&gt;"Aku cuma mau bilang, kalau nilai anak-anak di bawah standar ketuntasan. Jadi, perlu remedial biar bisa aku konversikan." Oh, wali kelas VII. Lagian, siapa suka nulis angka dua puluh sembilan untuk kemampuan siswa? Akhirnya, dikonversikan juga. "Ya. Nanti saya ke sekolah. Ngasih soal buat remedial. Makasih ya, Pak." Tapi, gak jadi tuh. Remedial? Kapan-kapan aja ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah sembilan meluncur menuju sekolahan tempat kawan penelitian untuk skripsinya. "Mau poto portofolio siswa. Tapi, kayaknya gak bisa sekarang. Baru bisa Sabtu sekalian liat pameran karya siswa. Enggak apa-apa kan?" wajah dan rautnya yang memelas menyambut kedatanganku. Kugambarkan senyum terikhlas untuk ukhtiku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gak apa-apa. Sekarang mau ke kampus? Aku ikut ya. Mau ngerasain detik-detik pendaftaran skripsi. Moment penting dalam hidupmu." Kami pun meluncur menuju kampus tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lontaran canda dari saudariku terkasih tentang kelulusanku satu setengah tahun lalu. Inilah memori itu:&lt;br /&gt;"Siapa suruh lulus duluan?"Ada benarnya juga, sih. Biasa jalan dan merancang program bersama selama delapan tahun (dari SMA), dan ketika musim skripsi tiba…itulah jawabannya. Siapa suruh lulus duluan?&lt;br /&gt;"Sabar aja. Tiap orang punya target pribadi."&lt;br /&gt;"Tapi, aku butuh sharing. Masak iya, cita-cita dari SMA yang sekarang sudah mulai terlihat bentuknya …kalah dengan skripsi?"&lt;br /&gt;"Prioritas kali ini, ya skripsi. Emang berapa lama sih, target sekolah itu berdiri?"&lt;br /&gt;"Dalam waktu dekat. 2 tahun."&lt;br /&gt;Bentuk protes karena merasa dinomorsekiankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang? Musim sidang euy… bentar lagi musim apa, ya? Minta mereka bisa seperti dulu? Merancang semuanya sama-sama? Setiap orang punya ruang untuk menggambar cita-cita pribadinya. Kadang perlu waktu agak lama untuk menerima ini. Apakah ini bagian dari kedewasaan? Ah, yakin aja:&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;Just reach into your heart&lt;br /&gt;And Allah is always there&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingin bareng, kuputuskan naik angkot yang bisa kami lalui bersama. Cerita tentang suara dan kelakuanku yang "katanya" masih mirip abege. Kalau soal suara mah memang setelannya begitu. Gaya? Hehe…tertular murid mungkin. Mungkin tidak ya? Itukah alasan kuliah lagi? Tentu tidak…(kayak iklan Combantrin :p)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunaiki angkot menuju perumahan tempat kutinggal. Bertemu dengan kolega keluarga dan beliau bercerita banyak. Ngomong-ngomong, ibu ini bersuamikan PNS juga dan beliau sendiri membuka usaha berjualan baju kanak-kanak di pasar. Tadi sore menuju maghrib ia mengatur hasil belanjanya di jok dekat jendela. Tante, begitu aku memanggilnya, bercerita banyak mengenai keponakannya yang berhasil menembus ujian masuk Akapol. Dari sekian ribu peserta ujian, hanya diambil empat puluh delapan dan disaring menjadi tiga puluh empat (insyaallah). Ia yang berasal dari keluarga miskin, kedua orang tua guru esde, masih bisa menembus akademi tersebut tanpa sepeser pun uang pelicin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang layak orang semacam itu diberi kelulusan oleh Allah. Dia hidup prihatin. Shalatnya, shaum Senin-Kamisnya selalu terjaga. Sempat juiga dikuliahkan oleh tetangganya. Pernah suatu hari dia jalan kaki karena kehabisan ongkos untuk kuliah."&lt;br /&gt;Aku terdiam menunggu kisah lanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang harus begitu. Anak-anak kuliah bukan untuk main-main. Biayanya dari cucuran keringat. Jadi, saya rewel pada anak. Jadwal kuliahnya pun saya tempel di kamar agar bisa dipantau. Masih sama seperti dia TK."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku terdiam lagi. Bukan karena pantauan ketat dari sang bunda pada anak gadisnya yang lebih baik jika diberi kepercayaan. Tapi, diamku kali ini karena ada yang menyentak jiwa. Sudut mata yang tegenang air oleh bayangan wajah ayah ibu. Di usianya yang kepala lima, mereka masih semangat mencari uang untuk biaya sekolah kami. "Setelah ini, kamu ambil doctoral." Kusimpan cita-cita itu dalam hati. Bukan untuk menjadikan mereka berbangga, tapi ada cita-cita lebih besar  di belakang itu. Semoga investasi pendidikan ini menjadi pemberat amal kami kelak. Amin. Doakan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah. Aku harus berusaha juga. Berikan yang terbaik agar cucuran keringat dan air mata mereka berbuah bahagia. "Rabbig firli waliwalidayya warhamhuma kamaa rabbayani shagiira."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana pun, orang tua yang baik dan berpandangan ke depan selalu mengutamakan kualitas ilmu dan iman anak keturunannya. Do'a mereka mengalir hingga banjir di atas sajadah. Ya Allah, catatlah pengorbanan itu sebagai peluntur dosa mereka dan pembenar amalan-amalan shalih ayah bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jam yang lalu. "Teh, ada satu orang anak di kelasku yang tidak lulus. Sebenarnya baru besok pengumuman resmi keluar. Tapi, aku dapat bocoran. Pfh…padahal dia pintar." Ah, KBK. Mudah-mudahan anak itu tidak depresi.&lt;br /&gt;"Dia kurang dua soal Bahasa Inggris. Mam nanya sama temen yang ngasih jawaban via SMS, siapa yang tidak kebagian jawaban? Terus, Si Mam nanya kenapa yang lain tidak dikasih tau jawabannya juga? Sebenarnya, berita ini ketidaklulusan satu-satunya anak di sekolahku itu belum banyak yang tahu. Termasuk wali kelasku. Tapi, tadi kulihat wali kelas matanya merah. Dia duduk di depan kelas sambil merokok. Padahal kita belum pernah melihat dia seperti itu. Memang, tahun kemarin yang tidak lulus dari kelasnya juga. Wali kelasku bilang, jangan-jangan aura tahun lalu masih melekat di tubuhnya sehingga untuk kelas yang kali ini imbasnya terasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyaallah. Pedih sekali. Sebenarnya apa tujuan sekolah? Mengapa sistem pendidikan jadi begitu tidak manusiawi? Untuk apa diciptakan aturan jika standar yang dibuat sebegitu tinggi dan kembali seperti semula: aturan dibuat untuk dilanggar. Sepakat? Akhirnya, mau tidak mau ya sepakat. Dari pada malu. Dari pada merasa gagal berpanjangan. Ini aneh. Berapa jiwa terluka? Anak, orang tuanya, keluarga, guru, wali kelas, dan sekolah? Bahkan, teman-teman mereka satu kelas pun. Tak hanya luka. Perbuatan ini pun menjelma menjadi penyakit mental. Rusaklah sudah bangsa ini. Bencana  nasional?&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bi shawwab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al haq min rabbik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29/06/05 Jelang kelulusan. Menurutku, kalian semua lulus dengan hasil membahagiakan. Lulus menghadapi ketakutan besar dalam menghadapi ujian. Kalian lulus kok! Masih banyak cara lain untuk membuktikan diri. Kalian pasti bisa! You are never alone…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*maaf ya Sist. Aku berusaha jadi orang baik. jadi, kalau kegandrunganku untuk menulis di depan komputer bikin aku jadi tidak manusiawi: anggap aja ini untuk sementara. Besok kamu bakal ketularan :D.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112006024583157979?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112006024583157979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112006024583157979&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112006024583157979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112006024583157979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/hari-kelulusan.html' title='Hari Kelulusan'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-112006016529577586</id><published>2005-06-29T08:38:00.000-07:00</published><updated>2005-06-29T09:03:21.940-07:00</updated><title type='text'>inspirasi</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;You Are Never Alone&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sometimes when the world's not in your side&lt;br /&gt;You don't know where to run to&lt;br /&gt;You don't know where to hide&lt;br /&gt;You gaze at the stars in the sky&lt;br /&gt;At the mountains so high&lt;br /&gt;Through the tears in your eyes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Looking for a reason&lt;br /&gt;To replace what is gone&lt;br /&gt;Just remember, remember&lt;br /&gt;That you are never alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;Just reach into your heart&lt;br /&gt;And Allah is always there&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;Through sorrow and through grief&lt;br /&gt;Through happiness and peace&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So now,&lt;br /&gt;As you long for your past&lt;br /&gt;Prepare for your future&lt;br /&gt;But knowing's nothing gonna last&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You see,&lt;br /&gt;This life is but a road&lt;br /&gt;A straight and narrow path&lt;br /&gt;To our final abode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So travel well O Muslim&lt;br /&gt;And paradise will be your home&lt;br /&gt;And always remember&lt;br /&gt;That you are never alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;Through sorrow and through grief&lt;br /&gt;Through happiness and peace&lt;br /&gt;You are never alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: k_alshaer11@hotmail.com&lt;br /&gt;In &lt;a href="http://www.b4death.com/"&gt;http://www.b4death.com/&lt;/a&gt;Bisa juga download di &lt;a href="http://www.sinergitcdonk.blogspot.com/"&gt;http://www.sinergitcdonk.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-112006016529577586?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/112006016529577586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=112006016529577586&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112006016529577586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/112006016529577586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/inspirasi.html' title='inspirasi'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111994194246813208</id><published>2005-06-28T13:56:00.000-07:00</published><updated>2005-06-27T23:59:02.470-07:00</updated><title type='text'>Liburanku</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/shaolin.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/shaolin.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;IMB bikin lomba entry tentang tempat liburan yang menarik. Aku punya tempat liburan yang kusenangi? Dulu, waktu kukecil…ah, tidak ada. Ancol? Dufan? Taman Ria Senayan? Monas? Tasik? Bandung? Lampung? Palembang? Bali? Kalimantan? Boleh. Bisa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tempat yang membuat liburan jadi menarik. Kumpul dengan keluarga dan hadirnya rasa aman. Tak ada keluh kesah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya. Ada satu peristiwa yang menyentuh dan sampai sekarang masih kuingat. Kala itu liburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duha menjelang siang nenek mengajakku ke rumah uyut. Ibu mertuanya yang tinggal satu kilo meter dari rumah nenek. Uyut seperti kebanyakan orang tua sangat sayang pada anak keturunannya.&lt;br /&gt;"Ari ieu putrana saha?" bergetar suara uyut menanyakan aku pada nenek. Ah, sudah lupa rupanya. Padahal pertanyaan yang sama sudah ditanyakan beberapa kali sejak kami tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek menjelaskan, bahwa aku adalah cucunya, anak dari cucu uyut. Belaiu tersipu sambil menasehati dan mendoakanku. Aku ditepuk-tepuk. Bola matanya yang berkornea kelabu mulai berkaca-kaca . Katanya, aku harus jadi anak shaleh. Harus menuruti perintah orang tua. Jangan lupakan shalat. Uyut mendoakanku supaya menjadi orang yang berhasil di dunia dan akhirat. Aku menangis dan memeluk nenek dengan erat. Kurasakan betapa ketulusan doa itu menjadikanku merasa begitu berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku. Kala itu kelas 3 SMP. Tak merasa dihargai, tak merasa diterima. Tak merasa bisa dibanggakan sama sekali. Tapi, betapa ketulusan doa itu menjadikanku merasa begitu berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan? Bukan di mana tapi mendapat apa, menjadi apa. Hiks…kangen. Mau pulaaaang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111994194246813208?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111994194246813208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111994194246813208&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111994194246813208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111994194246813208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/liburanku.html' title='Liburanku'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111994177563548892</id><published>2005-06-28T13:54:00.000-07:00</published><updated>2005-06-28T01:02:34.973-07:00</updated><title type='text'>Menjadikannya Sederhana</title><content type='html'>"Si Icha bilang gak mau kuliah," seorang ukhti tesenyum-senyum mengingat ponakannya yang usia TK itu.&lt;br /&gt;"Kenapa?" Pasti ini hal yang lucu. Ikut memperkirakan, kira-kira apa alsannya.&lt;br /&gt;"Abis, tante kuliah nggak pulang-pulang ke rumah Ummi. Bacanya lama banget," ia mengulangi jawaban bocah perempuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku tidak pulang-pulang karena mengejar deadline pendaftaran sidang skripsinya. Bermalam di rumahku, hunting dosen, hunting data, telepon ke sana ke mari. Semua gara-gara skripsi. Menurut Icha, itu tidak asyik dan cenderung menyiksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanak-kanak. Banyak hal sederhana yang menyentil kesibukan kita. Berhenti sejenak dan bergumam pelan, "Benar juga, ya." Mungkin, muka tak bersahabat responden, jadwal yang padat, pulsa yang menipis, dan kertas bertebaran adalah konsekuensi logis yang harus ditanggapi dengan senyum. "Kok jadi enggak asyik, ya? Ajak enjoy aja deh…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin lagi nih. Jika tugas yang menumpuk dihadapi dengan senyum dan ditanggapi sebagai hal yang menyenangkan, si kecil tak akan menganggap kuliah itu menyiksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan yang berat bisa menjadi terasa ringan jika dinyatakan dengan cara sederhana. Jadi, sekolah lagi yok! Bikin paper lagi, diskusi lagi, rancang program, uji coba, kerja nyata! Ngintip blognya K Bayu, di situ ada tulisan, Jika Setiap Tempat Adalah Sekolah Maka Setiap Orang Adalah Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah. Ayo, sekolah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan pada masalah-masalah itu, "Hai, masalah kecil. Aku punya Tuhan Yang Maha Besar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unknown: Think globally, act locally.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111994177563548892?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111994177563548892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111994177563548892&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111994177563548892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111994177563548892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/menjadikannya-sederhana.html' title='Menjadikannya Sederhana'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111994229979992760</id><published>2005-06-28T00:02:00.000-07:00</published><updated>2005-06-28T00:04:59.800-07:00</updated><title type='text'>Menegakkan Tulang Punggung</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/1600/go!.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5278/613/200/go%21.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;Kadang kutakut dan gugup&lt;br /&gt;Dan kumerasa o…o… tak sanggup&lt;br /&gt;Melihat tantangan di sekitarku&lt;br /&gt;Aku merasa tak mampu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kutak mau menyerah&lt;br /&gt;Aku tak ingin berputus asa&lt;br /&gt;Dengan gagah berani aku melangkah&lt;br /&gt;Dan berkata aku bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa, aku pasti bisa&lt;br /&gt;Kuharus terus berusaha&lt;br /&gt;Bila kugagal itu tak mengapa&lt;br /&gt;Setidaknya ku tlah mencoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa, aku pasti bisa&lt;br /&gt;Kutak mau berputus asa&lt;br /&gt;Coba terus coba, sampai aku bisa&lt;br /&gt;Aku pasti bisa&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dari: metamorfosis sekolah lanjutan, sekolah alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul lagu ini? Aku tidak tahu. Tapi, aku tersemangati dengan lagu pembuka dari VCD Sekolah Alam yang diberikan untuk souvenir ketika open house. Menurut informasi Mbak Ver sih, lagu ini dinyanyikan oleh AFI Junior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang aku tidak hanya takut, tak hanya gugup, tapi juga merasa tak yakin! Takut gagal serta khawatir terlihat dan terdengar konyol. Bukan hiperbolis. Ini serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kemampuan diri, sumber daya yang tersedia, harapan dan visi yang terbangun dan dipertentangkan dengan kondisi yang jauh dari keharusan…kupejamkan mata dan berkata: yuk, coba! Bismillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pasti bisa.&lt;br /&gt;Ada orang-orang yang juga sedang meyakinkan dirinya&lt;br /&gt;dan berkata hal yang sama: aku bisa!&lt;br /&gt;Ada orang-orang yang bersedia membantu dan siap berbagi serta mengatakan: ayo…kamu pasti bisa!&lt;br /&gt;Terlebih…aku, kita punya Allah.&lt;br /&gt;Ada Allah yang mengatakan: semua yang tersedia di semesta raya ini, planet yang kita diami,&lt;br /&gt;sumber daya yang kaya hingga perangkat indera&lt;br /&gt;dan akal yang diciptakan melekat dengan diri kita&lt;br /&gt;sengaja diciptakan untuk memudahkan dan melayani cita-cita mulia.&lt;br /&gt;Sebagai khalifah di bumi ini.&lt;br /&gt;Jadi, jika segenggam gundah menyerang&lt;br /&gt;dan letih mulai menjelma menjadi malas…&lt;br /&gt;kucoba berteriak lebih keras: Aku bisa!&lt;br /&gt;Jika kugagal itu tak mengapa,&lt;br /&gt;setidaknya kutlah mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe…bicara apa, coba? Ini mengenai cita-cita. Ingin membuat sekolah yang sesuai dengan pengembanan misi kekhalifahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merintis, seperti tumbuhan paku di tanah yang semula gundul. Kelak di atasnya bertegakan pinus yang menghutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111994229979992760?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111994229979992760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111994229979992760&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111994229979992760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111994229979992760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/menegakkan-tulang-punggung_28.html' title='Menegakkan Tulang Punggung'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111972404836860816</id><published>2005-06-26T01:27:00.000-07:00</published><updated>2005-06-25T11:27:28.383-07:00</updated><title type='text'>Jadi Guru</title><content type='html'>Jadi guru? Saya punya format tersendiri mengenai apa dan bagaimana baiknya seorang guru. Kenapa? Karena dari SMP sampai SMU saya kecewa berat pada sosok guru. Kala TK dan SD saya masih bisa temukan sosok-sosok yang bisa kuhormati dan ketika kuliah saya sudah bisa memaklumi berbagai konflik yang terjadi "justru" di antara dosen yang berimbas kuat pada mahasiswa. Judulnya, ya masih kecewa-kecewa juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, mungkin karena saya yang kelewat bandel ketika SMP atau guru yang kurang kreatif cari cara buat meredam tingkah polahku sehingga jadilah saya siswa yang sering masuk "buku hitam". Alhamdulillah menjelang EBTANAS mulai insaf hingga lulus dengan hasil yang memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain cerita ketika SMU. Ikut organisasi pelajar yang "mencerahkan" sehingga kelalaian guru dalam mengajar jadi terlihat begitu transparan. Jadilah saya seorang pemberontak sistem. Jadi kuat karena benar dan barengan dengan kawan-kawan seide dan sependeritaan. Bolos untuk ikut demo antipornografi, debat dengan guru yang text book thinking, bikin makar menggugat guru yang korupsi, dan bersikap keras terhadap perbuatan maksiyat di antara kawan. Masyaallah, kalau ingat mobilitas dan "peta perjuangan" ketika itu jadi pengen ketawa. Frontal dan tidak kalem (sebagai fiqh dakwah) seperti aktifis lainnya. Itu sebabnya sampai sekarang nama kami masih hitam di beberapa kalangan alumni lain. Bayangkan, sudah tujuh tahun cerita ini tidak basi! Biar sajalah, ini hanya bagi-bagi cerita. Siapa tau ada yang terinspirasi bikin cerpen atau novel dari kisahku ini :p.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kuliah kuputuskan di jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Berharap bisa jadi guru yang ideal. Digugu dan ditiru bukan karena performanya, tapi memang dari dasar hati. Cinta. Tiba saat PPL (kalau tidak salah…program praktik lapangan). Persiapan.&lt;br /&gt;"Bi, belajar pakai sepatu pantofel dan tas yang feminim. Jangan pake ransel melulu." Temanku yang berdarah Solo memperingatkan bahaya PPL. Kami kala itu memang harus ikut kondisi lapangan.&lt;br /&gt;"Iya. PPL nanti saya pake." Sambil nyengir.&lt;br /&gt;"Feminim dikit."&lt;br /&gt;"Iya. Nanti abis PPL." Sedikit bersungut.&lt;br /&gt;Tapi, maaf saudaraku. Ransel masih jadi pilihan sampai sekarang :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, sampai sekarang saya belum jadi guru yang ideal. Susah juga kalau persepsi ideal seorang guru itu harus seragam. Saya coba hindari bikin acuan "idealisme" seorang guru secara umum. Harap maklum, untuk jajaran keguruan saya termasuk newcomer dan tidak tahu landasan bakunya (kalau memang ada).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku, mejadi guru tak harus memakai baju safari (yang bikin saya mau ketawa selama beberapa hari ketika mengaca di hari-hari pertama mengajar) dan tas cangklong (bikin bahu pegal karena tegang dan berat sebelah). Apalagi sepatu pantofel yang bunyinya keras ketika dipakai berjalan, lancip serta mengkilap senantiasa membuatku tak bebas bergerak dan ujung jari lecet-lecet. Alhamdulillah sekarang sudah bisa adaptasi dengan penampilan ini. Beberapa hari dalam sepekan pakai safari. Tas cangklong diganti jadi slempang (hehe…pakai ransel baru dua kali), dan pakai sepatu pantofel yang bawahnya karet. Usaha yang bagus, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru tidak dihormati semata-mata karena penampilannya. Sungguh sedih ketika saya tahu, ternyata kekecewaanku pada guru juga dialami oleh sebagian besar siswaku. Sekarang, cita-citaku adalah membuat sekolah alternatif yang punya frame pedagogi. Sayangnya, metode yang sering digembar-gemborkan di dunia pendidikan lebih banyak digunakan "justru" di pendidikan-pendidikan inkonvensional. Tidak di sekolah. Maksud saya, sedikit sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian ini tidak jadi kuperpanjang (padahal mah dari tadi udah panjang, ya?). Masuk ke pengalamanku menggunakan karya mas-mas dan mba-mba penulis di sini dan membuat beberapa simulasi dalam pembelajaran. Tujuannya agar siswa bisa mengungkapkan gagasan melalui media tulis dan lisan dengan efektif dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dua cerita pembelajaran yang memakai karya Pak Fahri dan Pak Akmal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt;&gt;Buku-buku Kumpulan Cerpennya Pak Fahri&lt;br /&gt;Karya Pak Fahri yang kupakai ada beberapa kumpulan cerpen untuk anak usia 9 – 12 tahun. Waktu itu saya mengajar di SD kelas 5 dan 6 (di antara yang paling berkesan, Adikku Sofi). Buku-buku itu adalah hadiah bagi pemenang pengerjaan proyek Bahasa Indonesia (serangkaian tugas berupa wawancara, pembuatan dan presentasi poster, dan pembuatan naskah drama dan pelaksanaannya). Cerita itu saya pakai dalam pembelajaran. Mendiskusikan konflik yang ada di dalam cerita-cerita itu sungguh menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tiap buku ada sedikit penjelasan mengenai diri Pak Fahri dan alamat e-mail. Dalam rangka pembelajaran juga, saya minta mereka masing-masing meminta mereka mengirimkannya ke alamat e-mail Pak Fahri dalam bentuk apresiasi cerpen dan mengirim juga pada saya. Motivasi yang diberikan saat itu adalah dengan membawa bukunya Izzati penulis cilik itu dan menceritakan prestasi Faiz, nandanya Mbak Helvy. Mereka sangat tertarik untuk bisa mengungkapkan gagasan dengan lancar dalam bentuk cepen. Jika diteruskan saya yakin kecerdasan emosi dan kecerdasan berbahasa mereka akan bertumbuh dengan pesat. Saya dengar, metode ini tidak diteruskan oleh guru yang menggantikan. Sayang….&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&gt;&gt;&gt;Puisi Ketika Laut, Ketika Maut&lt;br /&gt;Proses pembelajaran puisi Ketika Laut Ketika Maut yang saya terapkan di kelas jadi serangkaian kegiatan yang bermuara pada satu kompetensi. Hal ini merujuk pada enam kompetensi dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, yaitu mendengarkan, berbicara, menulis, membaca, apresiasai sastra, dan kebahasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, saya adakan tes menyimak (satu keterampilan yang lebih tinggi di atas mendengar karena menggunakan konsentrasi tinggi untuk menangkap informasi). Saya bacakan puisi itu dan mereka mencoba menuliskan kembali. Pembacaan dilakukan tiga kali. Setelah itu evaluasi dan refleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, saya jadikan puisi itu sebagai ide dasar bagi mereka dalam membuat karangan. Karangan tersebut diperjelas dengan ilustrasi gambar. Mereka diminta untuk merenungi dan memahami kondisi yang terekam dalam puisi dan karangan serta gambar yang mereka buat. Selain itu, siswa juga diminta untuk memahami kondisi batin penulis puisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, saya minta mereka mencari kliping berkisar berita tsunami Aceh kemudian membuat tabel yang berisikan data statistik dari sumber berita. Alhamdulillah rangkaian kegiatan yang kurang lebih dua pekan itu membuat mereka berempati dengan baik terhadap derita saudara-saudara kita di Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt;&gt; Simulasi Motivasi Menulis&lt;br /&gt;Kagiatan ini bertarget membawa siswa pada kondisi trans. Metode ini saya dapat dari seorang dosen kuliah drama. Pertama, siswa diajak duduk melingkar dengan posisi duduk tulang ekor menyentuh lantai. Napas diatur dengan metode pernapasan diafragma mengikuti hitunganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ketika napas sudah sama dan siswa mulai percaya dan enjoy dengan praktik awal ini, saya ajak mereka memejamkan mata dan membayangkan masuk dalam cerita yang saya buat. Cerita dibuat penuh dengan aktifitas fisik dan dialog batin. Maka, sebelum pembacaan cerita dimulai, saya minta mereka untuk membebaskan badan mereka. Boleh bergerak dan berekspresi sesukanya. Boleh mengikuti ilustrasi yang saya bacakan dengan gerakan. Ini semua dilakukan sambil memejamkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katiga, ketika siswa telah masuk ke tengah cerita, saya hentikan tiba-tiba dengan konflik. Ketika itu, clue konfliknya adalah bunyi keras sebagai ilustrasi tabrakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, simulasi usai dam minta siswa membuka mata perlahan. Mereka diminta untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman batin mereka dalam simulasi itu. Masyaallah, mereka bisa merasakan dingin ketika saya menceritakan udara dingin. Merasakan kesal ketika melihat (dalam imaji) salah satu temannya menghabiskan minum miliknya. Mereka trans.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, cerita yang masih menggantung itu kuminta untuk dilanjutkan sendiri-sendiri. Mereka bebas melanjutkan cerita. Ada yang mengarahkan cerita ke humor, misteri atau penekanan pada laporan pengamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktik dan cara saya yang beda banget dengan guru yang ada di sekolah pada awalnya membuat saya ditegur halus, "Bu, main terus. Kapan belajarnya?" Maklum, umur paling kecil, metode paling aneh, pendatang baru lagi :p. Alhamdulillah sekarang tidak lagi walau sempat agak tertekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &gt;&gt;&gt;Insyaallah berbagai simulasi sudah sering diterapkan mas-mas dan mba-mba untuk melatih orang dewasa, ya? Gimana kalau bikin juga buat anak-anak. Siswa sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dulu penutupnya. Semoga bermanfaat. Maaf kalau sempat pakai bahasa tak baku dan mengganggu mata dan hati. Kadang katarsis dari pikiran yang penuh dengan berbagai rencana dan konflik menghadirkan kata-kata yang kurang tepat digunakan. Alhamdulillah masih ada cara untuk pensive. Menulis.&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bi shawwab. (Febi R.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111972404836860816?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111972404836860816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111972404836860816&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111972404836860816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111972404836860816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/jadi-guru.html' title='Jadi Guru'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111957656410983714</id><published>2005-06-24T20:29:00.000-07:00</published><updated>2005-06-23T21:01:59.736-07:00</updated><title type='text'>Film Juli di Bulan Juni</title><content type='html'>Salam'alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi malam ada film yang bagus banget. Film tentang anak penderita disleksia. Aku coba bikin apresiasi nih. Tapi sebelumnya, aku mau nanya ada yang punya film-film yang maknanya dalem gak? Judulnya apa? Bisa dibeli di mana? Kalo susah dapatinnya boleh dibajak :p? Ada yang mau ngasih? Ya, minimal ngasih tau, ngasih saran atau resensinya aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bukan Manusia Goblok&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film ini memperlihatkan ketidaksiapan masyarakat dan lembaga pendidikan menerima penerus bangsa yang memiliki ganggguan kemampuan baca tulis. Dia tidak bodoh. Dia tidak tidak-normal jika normal memiliki batasan pengertian IQ sekian. Bukan yang semacam down syndrome.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, judul film ini Juli di Bulan Juni. Kamis, 23 Juni jam sembilan malam. Layar emas RCTI. Kenapa Juni? Juni secara umum adalah bulannya naik-naikan kelas. Semula kupikir, Juli trauma dengan Juni karena ia tidak naik kelas. Padahal, bukan itu. Juni adalah bulan ketika ibunya meninggal karena kanker, bulan ketika ia didrop out oleh kepala sekolahnya, bulan ketika ia divonis disleksia yang susah disembuhkan, dan terakhir Juni merupakan bulan ia ditinggalkan sahabat yang selama ini menerimanya dan berusaha memberikan perhatian lebih. Itulah sebab mengapa Juli benci Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disleksia yang diderita Juni ternyata genetic. Artinya, ada factor bawaan dari orang tuanya yang menyebabkan ia memiliki gangguan mengenal huruf dan angka. Kondisi jadi makin rumit dan sampai pada klimaksya ketika sanga ayah tak mampu lagi menyimpan rasa bersalah. "Ini semua salahku," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketegangan mulai mencair dan Juli mulai memahami cara agar dirinya bisa merasa bebas. Ia harus bersama orang yang dapat menunjukan bahwa Juli istimewa. Ia tak lagi mengatakan diringa goblok. Persepsi bahwa orang goblok adalah orang yang "Diajarin berkali-kali tetap gak bisa. Contohnya? Contohnya ya orang yang buta huruf." Statemen yang semula membuat Juli terpukul untuk kesekian kalinya ini ternyata membuka pikiran Nero, tokoh pemandu kuis yang "sayangnya bukan masyarakat kebanyakan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insight yang bisa kuambil dari film ini alhamdulillah menyemangatkan. Banyak kata-kata yang dengan sengaja kutulis untuk diri sendiri agar memandang hidup ini lebih bermakna. Seperti (kurang lebih neh) "Keterbatasan manusia bukan pada ketidakmampuannya, tapi pada keinginan untuk tidak hidup" atau, " Yang paling penting adalah bagaimana kita banggun pagi, tarik napas, buang napas dan di antara keduanya kita harus yakin kita bisa hidup. Tiap hari, tiap minggu, tiap bulan." Satu yang paling kuat adalah statemen tokoh Juli ketika ia launching buku portofolio photo bencana Tsunami Aceh (tuh kan, orang yang disleksia tuh gak harus gagal kok) yang mengatakan, bahwa "Setiap orang punya musuh-musuh pribadi yang bisa dikalahkan. Salah satu musuh itu adalah rasa takut. Mereka ada di setiap bulan. Januari, Februari, Maret, April, Mei…Juni…."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm…. Apa, ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terbawa suasana haru, nih. Ternyata benar ya, bahwa hikmah bertebaran di seluruh sudut dunia. Belajar tidak selalu dari buku. Film, iklan, lagu, komunikasi interpersonal itu selalu mengandung hikmah. Jika seorang muslim mampu memetiknya, maka itu adalah haknya. Membuka mata dzahir dan batin lebar-lebar mampu membuat kita belajar lebih cepat. Belajar menjadi manusia yang seharusnya. Muslim yang seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal lain dari iklan rokok. Banyak jargon yang oke banget untuk mengubah pola pikir kita terhadap sebuah masalah atau sudut pandang berkehidupan. Iklan terbarunya U Mild? "Cerdas itu…bisa bikin kekacauan jadi keren." Bener amat (kalo gak boleh pakai kata banget :p). Gak asyik kan, kalau ukhuwah harus patah hanya karena salah paham atau salah yang beneran. Open mind dong ah…. Allah itu cinta terhadap orang yang menjalin silaturahim. Di situ letak kedekatan dengan-Nya. Tapi, buang rokoknya jauh-jauh. Ambil mangpaatnya ajah ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm…maaf ya, kok jadi agak-agak melenceng gini. Balik lagi ke tujuan semula. Aku hanya ingin mengajak kita sama-sama merumuskan kembali pikiran mengenai apa itu cerdas, apa itu belajar, dan apa makna hidup sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, ayo kita lanjutkan diskusi mengenai solusinya. Dengan cara apakah itu? Kita buat sekolah alternatif. Di sana kita akan sama-sama belajar dengan anak-anak yang special (mau tampil beda, gituh) mengenai apa itu cerdas, apa itu belajar, dan apa makna hidup sebenarnya. Sekali lagi, kalau ada murid special, tapi tak ada sekolah dan guru special? Jadilah orang tua special yang siap mendidik mereka di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw, nanya lagi: ada yang punya film-film yang maknanya dalem gak? Judulnya apa? Bisa dibeli di mana? Kalo susah dapatinnya boleh dibajak :p? Ada yang mau ngasih? Ya, minimal ngasih tau, ngasih saran atau resensinya aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ya, kalau ada salah-salah kata. Manusia itu letaknya alpa. Biar begitu juga, aku tetap berharap tulisan ini ada manfaatnya.&lt;br /&gt;Jazakumullah khairan katsira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;br /&gt;Febi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111957656410983714?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111957656410983714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111957656410983714&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111957656410983714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111957656410983714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/film-juli-di-bulan-juni.html' title='Film Juli di Bulan Juni'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111885107631131816</id><published>2005-06-22T04:57:00.000-07:00</published><updated>2005-06-22T00:29:02.073-07:00</updated><title type='text'>UAS gimana, sayang?</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;img style="WIDTH: 282px; HEIGHT: 293px" height="824" alt="Image hosted by Photobucket.com" src="http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/lovely5be.jpg" width="899" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111885107631131816?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111885107631131816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111885107631131816&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111885107631131816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111885107631131816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/uas-gimana-sayang.html' title='UAS gimana, sayang?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111943664008012877</id><published>2005-06-22T03:35:00.000-07:00</published><updated>2005-06-22T03:37:20.086-07:00</updated><title type='text'>Salam untuk Semua</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr. wb., semuanya.…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makasih ya sudah datang ke blog sederhana ini. Kayaknya dah mulai jadi blogaholic nih. Ya…mudah2an bermanfaat deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sedang belajar tentang banyak hal, nih. Sekarang blogku jadi banyak potonya. Thx to The Ghifar, showletternya menginspirasikanku banyak hal. Ada yang punya poto lain? Hayo, jangan ragu-ragu. Kirim segera :p.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sodaraku. Jalan makin panjang dan menanjak. Penghujungnya masih ghaib. Entah, kehidupanku bisa diterjemahkan dengan apa di sisi-Nya. Apakah blog ini masih bisa lanjut atau tidak? Masih bisa cerewet dan bandel? Ya, memang lagi lucu-lucunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai, Sodara. Jika kepulanganku lebih dulu, moga blog ini masih ada yang datangin dan masih ada yang bisa diambil pelajaran atasnya. Tentu yang baik-baik. Yang buruk? Hiks, buang jauh-jauh deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gitu dulu. Jazakumullah khairan katsira.Wassalamu'alaikum wr. wb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111943664008012877?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111943664008012877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111943664008012877&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111943664008012877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111943664008012877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/salam-untuk-semua.html' title='Salam untuk Semua'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111942540360741869</id><published>2005-06-22T02:29:00.000-07:00</published><updated>2005-06-22T00:30:03.616-07:00</updated><title type='text'>Kurikulum dan UAS</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang Tidak Penting&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Febi R.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UAS telah tiba, UAS telah tiba….hatiku…[gak] gembira. Masa-masanya anak sekolahan ujian, nih. Materi satu semester diambil dan diubah menjadi rentetan pertanyaan. Uji, diuji, diuji. Kenapa namanya ujian? Lebih lengkapnya lagi ujian akhir sekolah. Nilai itu yang punya bobot terbesar dalam penentuan skor terakhir dan itulah yang dicantumkan di rapor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dulu? Ya. Begitulah aturan yang dipakai melalui acuan kurikulum '94. Sekarang kan beda, kita sudah mengggunakan KBK. Kurikulum baru yang konon lebih manusiawi. Tak jadikan penguasaan materi yang sudah dipatok. Standarnya? Tentu kognitif. Beda dengan KBK yang tak hanya melihat kognitif sebagai ukuran, tetapi juga afeksi dan psikomotor. Apa iya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf. Itu idealnya. Tapi, sungguh kasihan pelajar sekarang. Dijadikan uji coba oleh pemerintah terhadap KBK yang perangkatnya belum lengkap. Sistem penilaiannya itu, lho. Kalau sistem pengujian atau evaluasi yang dianut oleh KBK adalah "komprehensif", kenapa masih ada UAS, UAN, dan SPMB? Kedua, kurang realistis. Ketiga, kurang sosialisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya coba bahas satu demi satu. Evaluasi merupakan perangkat ujian yang dipergunakan untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap proses pembelajaran yang telah dijalaninya. KBK atau kurikulum berbasis kompetensi mencoba menghilangkan dogma, bahwa keberhasilan belajar dilihat dari skor yang tercantum di rapor tetapi harus memperlihatkan progress setiap tahap. Progress report ini direkam dengan berbagai alat penilaian. Jika yang dinilai adalah kompetensi yang senantiasa berkembang dari waktu ke waktu, maka alat penilaian yang dipakai juga pasti bermacam ragam. Tidak selalu berbentuk tes, tetapi juga nontes. Bagaimana mengukur kemampuan berbicara siswa menggunakan alat tes berbentuk pilihan ganda? Isian rumpang? Gak mungkin, kan? Namun, kenyataan di lapangan berbeda. Ya, karena ternyata tetap saja UAS atau Ujian Akhir Semester, UAN atau Ujian Akhir Nasional, dan SPMB atau Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru tetap menjadi perhatian utama dalam menentukan apakah siswa telah berhasil dalam proses belajarnya di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skor lima berwarna merah yang menghiasi rapor akan berbalas caci maki dan muka pedih orang tua. Padahal, mungkin saja sang anak di sekolah sudah lebih santun dibanding enam bulan lalu. Ia sudah punya banyak teman. Ia juga satu-satunya anak yang tak pernah membolos. Sakit pun tetap dipaksakan untuk sekolah. Apakah guru dan orang tua memerhatikan ini? Apakah sang anak, siswa tersebut sudah belajar? Bukankah ia sudah berhasil, jadi lebih baik dan punya kemauan keras untuk mengetahui banyak hal? Ah, ini sungguh luar biasa menyedihkan. Skor, jumlah, angka telah menjadi raja dalam kehidupan kita. Kapitalistis. Wajar keshalihan kini tak memiliki tempat sebagai prasyarat bekerja di sebuah lembaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita KBK mencoba menghapus pola pikir ini. Pola pikir yang telah mengakar di bumi pertiwi. Ngaku aja, deh. Ketika "dokter" adalah jawaban atas pertanyaan, "Profesi Anda  sekarang sebagai apa?", yang timbul di benak adalah, "wow, keren amaaat." [sori, cuma becanda] Tapi, anak-anak sekarang masih tuh bercita-cita sebagai dokter kalau sudah besar. Ada yang spontan bilang mau jadi guru ngaji? Guru aja? Penulis? Pedagang? Jarang kayaknya. Belum survey sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ke tema asal: kenapa kalau KBK itu memerhatikan kompetensi, masih ada UAS, UAN, SMPMB? Hmm…sebenarnya sudah ada istilah ulangan blok atau uji kompetensi semester yang diserahkan standarnya oleh sekolah masing-masing, tapi UAN dan SPMB masih tuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan kedua, kurang realistis. Entah, kalau memang semangat KBK itu bebas dari politik kepentingan [mungkin gak?] kenapa jadi kurang masuk akal gitu. Gini. Pelaksanaan KBK itu perlu pemahaman yang matang mengenai apa itu kompetensi, kenapa harus ganti kurikulum, gimana cara nilainya? Padahal, guru-guru sudah sangat terbiasa dengan '94. KBK dirancang untuk kelas kecil, satu kelas maksimal 25 orang. Tidak efektif digunakan untuk kelas besar. Itu loh, yang satu kelas isinya 50 orang. Alat penilaian yang bermacam ragam tuh perlu pengetahuan tentang cara penyusunannya dan macam ragamnya. Perlu dana lumayan untuk poto kopi. Perlu waktu panjang utnuk analisa. Jadi, perlu kompensasi yang layak juga. Padahal, bukan rahasia lagi kalau Indonesia belum kunjung merealisasikan anggaran yang pantas untuk dunia pendidikan. Ke mana sih alokasi dari kenaikan harga BBM dan lain-lainnya pergi? Sayang. Kurang realistis dan hanya janji-janji palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kurang sosialisasi. Masyaallah. Rapor KBK beneran [bukan Kurikulum Balik ka Baheula] sudah dipakai sejak semester lalu. Banyak item yang perlu diisi. Padahal, pembelajaran belum seutuhnya diset sesuai standar yang ditentukan dalam KBK. Contoh kalau di Bahasa Indonesia ada kompetensi mendengar, berbicara, menulis, membaca, apresiasi sastra, dan kebahasaan maka proses penilaian harus mencakup keenam kompetensi itu. Tapi lagi, kenyataannya tidak begitu karena guru belum paham benar tentang KBK. The real KBK yang sudah dipakai bangsa Eropa sejak 1978an. Walhasil, kolom yang ada di rapot [yang konon masih rancangan dan ada kemungkinan ganti model] diisi oleh skor-skor imajiner. Khayalan atau reka-reka aja. Asalnya dari mana? Dari mata turun ke hati. Eh, maksudnya antara ingat dan sedikit ingat sedikit lupa. Bisa juga rekayasa itu diambil dari skor total dari penjumlahan dengan aturan kurikulum '94 tea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, perlu sosialisasi dan evaluasi yang benar-benar oke. Kalau masih ada ketimpangan antara konsep dengan realita, mendingan tunda dulu deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah ada sekolah-sekolah yang sudah berhasil mnggunakan KBK dengan baik dan benar. Tapi, berapa sekolah? Sedikit sekali. Itu pun sekolahan yang kualifikasi gurunya semua S1 dan KBK sudah benar-benar ngelotok sampai MBS juga dah ada. MBS itu Manajemen Berbasis Sekolah. Komputerisasi, loh. Kueren kan? Gaji gurunya juga oke banget sehingga fokus karena tidak perlu ngajar di tempat lain. Komprehensif. Tahu, lah. Sekolah manakah itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tadi kerjaanku hanya protes, ya. Oke. Sekarang saya ajukan saran. Bongkar semua paradigma tentang apa itu berhasil. Bongkar semua tata aturan tentang bersekolah yang justru menggolongkan manusia menjadi cerdas, agak cerdas, sedikit cerdas, dan tidak cerdas sampai tak cerdas sama sekali jika acuan kita masih skor yang dicantumkan di rapor. Alhamdulillah sudah banyak sekolah yang mengetengahkan knowledge based society dan menjadikannya acuan pembelajaran. Tapi, sayang Diknas masih setengah hati menerima mereka. Alhasil, ujian persamaan menjadi pilihan sekolah-sekolah ini. Paling penting dari semuanya ini adalah keinginan menjadikan kehidupan ini lebih baik. Satu jalannya ya melalui reformasi pendidikan. Toh KBK bukan satu-satunya kurikulum yang bisa digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tak ada waktu untuk memikirkan ini, paling tidak perhatikan benar-benar di mana anak-anak kita akan bersekolah kelak. Apapun kurikulumnya sebenarnya gak terlalu bermasalah, yang penting pola pikir pengajar di sekolah tersebut tidak melulu terkonsentrasi ke arah pencapaian kecerdasan di ranah kognitif saja, tetapi juga memerhatikan kecerdasan interpersonal, kecerdasan spasial, dan lain-lain [ada tipe multiple intelegence yang memang mencerahkan praktisi pendidikan]. Profil pendidik yang tak hanya pandai mengajarkan bagaimana ilmu benar-benar bisa berguna bagi kehidupan siswa kelak, tetapi juga layak untuk dijadikan panutan. Insyaallah masih banyak sekolah yang bisa dijadikan pilihan. Jika tak ada, didik sendiri di rumah lebih baik. Panduan bisa didapat di situs tentang home schooling atau jalin kontak dengan beberapa keluarga [di dalam maupun luar negeri] yang menerapkan metode ini sebagai pilihan pendidikan bagi anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, ambil satu sisi dari perbaikan bidang pendidikan. Satu sisi kecil dan cukup berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf jika saya baru bisa mengambil langkah persuasif dengan cara sedikit provokatif. Penjualan ide ini mungkin bisa bertahun-tahun, tapi insyaallah ada manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To Mba Revy: insyaallah kita lanjutin diskusi dan nonton barengnya ya. Aku punya VCD baru niyyy. Maaf, lama gak bisa ngumpul.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111942540360741869?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111942540360741869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111942540360741869&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111942540360741869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111942540360741869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/kurikulum-dan-uas.html' title='Kurikulum dan UAS'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111936391852610271</id><published>2005-06-21T09:23:00.000-07:00</published><updated>2005-06-21T07:25:18.533-07:00</updated><title type='text'>Puisi hujan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Malam yang Hujan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Febi, 21/06/05&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin berbisik menelisik bilik-bilik. Terdengar percakapan gerimis dengan kunang-kunang. Temanya tentang penerimaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupasang telinga di balik bilik. Gerimis memulai dengan pertanyaan, "Pernahkah kau merasa tak diterima?"&lt;br /&gt;Kunang menjawab, "Semua ada saatnya."&lt;br /&gt;"Itu bukan jawaban." Gerimis terdengar gundah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pause sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada kalanya mereka mengerti mengapa kau…GERIMIS&lt;br /&gt;Ada kalanya mereka rindu…GERIMIS."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin menyentuh ranting basah yang rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerimis bertanya lagi, "Mengapa tubuhmu hanya bersinar malam hari?"&lt;br /&gt;Kunang menjawab, "Semua ada saatnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lighting!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat yang tepat," Gerimis berkata dengan mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin membawa gerimis pergi. Kunang-kunang masih di balik bilik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111936391852610271?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111936391852610271/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111936391852610271&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111936391852610271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111936391852610271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/puisi-hujan.html' title='Puisi hujan'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111936510965098981</id><published>2005-06-21T07:45:00.000-07:00</published><updated>2005-06-21T07:50:12.286-07:00</updated><title type='text'>Puisi Manusiawi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="WIDTH: 321px; HEIGHT: 234px" height="336" alt="Image hosted by Photobucket.com" src="http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/tearsinpain.jpg" width="453" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Air Mata Air&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Febi, 21/06/05&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;ketika letih telah sampai di ujung, tak apa menangis. air mata tak hanya milik perempuan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;menangislah. biarkan air mata itu bersatu dengan titk air dari langit...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;ketika hujan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;menangislah. biarkan air mata itu terhapus sinar mentari...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;jika terik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;menangislah. dan letih tak lagi jadi raja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;hilang semua beban di jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;menangislah, karena aku dan kamu manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;air mata tak pernah salah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;diciptakan oleh Allah Yang Maha Pengasih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;seperangkat dengan seribu masalah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;air mata tak pernah salah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;ia begitu bening&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; DIRECTION: ltr; unicode-bidi: embed; TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;dingin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111936510965098981?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111936510965098981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111936510965098981&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111936510965098981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111936510965098981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/puisi-manusiawi.html' title='Puisi Manusiawi'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111936501641310531</id><published>2005-06-21T07:43:00.000-07:00</published><updated>2005-06-21T07:53:23.360-07:00</updated><title type='text'>puisi anak dan ibu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Dialog Menjelang Taklif &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Siapakah itu, Bu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Seperti aku pernah kenal, dulu sekali�&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Apakah ia sahabatmu, Bu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Bukankah ia salah satu nama dalam do'a ibu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ibu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ya, Nanda. Sampai sekarang pun &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Mengapakah tak ibu tegur dengan cinta?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ibu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ya, Nanda. Sampai sekarang pun&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Tapi, ibu bisu padanya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ibu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Aku bicara banyak dengan kata dan air mata&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ia mengerti?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ibu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Pasti, tapi itu dulu sekali...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Sebelum ibu kandung dari rasa di jiwanya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;mengajak pulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="WIDTH: 316px; HEIGHT: 312px" height="605" alt="Image hosted by Photobucket.com" src="http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/duniaohdunia.jpg" width="562" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Memang, dari rumpun manakah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;ibu kandung dari rasa di jiwanya berasal?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ibu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Sebuah suku bernama Antonim Cinta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ah... aku resah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Apakah engkau ibu kandungku?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ibu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Tanyakan pada dirimu,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;apakah kau sudah memperlakukan dirimu &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;sebagai Sinonim Cinta?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Seorang ibu bernama Kasih akan melahirkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;anak-anak bernama Sayang, Rela, Mengerti, Taat, dan Teguh!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Bu, tak mungkinkah Antonim dan Sinonim berbaikan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Ibu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Seperti mustahilnya berkumpul dua mata angin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Dan berdoalah, Nanda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Anak:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;"Ya...muqallibal quluub. Tsabit qalbi 'aladdiinik."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;[wahai Penguasa Hati, tetapkanlah hatiku dalam Dien-Mu] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;--malam diajak pergi oleh hujan di bumi kami--&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 113.05pt 0pt 84pt"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;"&gt;Febi, 60205&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111936501641310531?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111936501641310531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111936501641310531&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111936501641310531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111936501641310531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/puisi-anak-dan-ibu.html' title='puisi anak dan ibu'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111883258677709085</id><published>2005-06-16T03:47:00.000-07:00</published><updated>2005-06-20T22:36:37.433-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Bunda Menangis?</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?".&lt;br /&gt;Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak".&lt;br /&gt;"Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.&lt;br /&gt;"Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."&lt;br /&gt;Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"&lt;br /&gt;Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan"&lt;br /&gt;Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya- tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan. "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?" Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="xsmalltopmargin xsmallbottommargin" align="center"&gt;&lt;a href="/viewphoto.php?p=e&amp;pid=82625819&amp;amp;uid=14899069"&gt;&lt;img style="WIDTH: 198px; HEIGHT: 120px" alt="" src="http://photos.friendster.com/photos/96/09/14899069/826258198272s.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Allahu ma'ana&lt;/p&gt;&lt;p class="xsmalltopmargin xsmallbottommargin" align="left"&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa- masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak? Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi. Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan". &lt;/p&gt;&lt;p class="xsmalltopmargin xsmallbottommargin" align="left"&gt;&lt;br /&gt;Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup, berbaktilah, selagi masih ada waktu.....karena di kakinyalah kita menemukan surga.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="xsmalltopmargin xsmallbottommargin" align="left"&gt;~dari filenya Ryan. thx... ~&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111883258677709085?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111883258677709085/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111883258677709085&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111883258677709085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111883258677709085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/mengapa-bunda-menangis.html' title='Mengapa Bunda Menangis?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111883213461475488</id><published>2005-06-15T03:40:00.000-07:00</published><updated>2005-06-15T03:45:01.596-07:00</updated><title type='text'>Treasure</title><content type='html'>&lt;h1&gt;Informasi Terpenting itu Bernama Hidayah&lt;/h1&gt;  &lt;address&gt;Publikasi: 13/06/2005 13:49 WIB&lt;/address&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;eramuslim - &lt;/b&gt;Pada sebuah pengajian taklim bulanan, seorang mu'alaf berkebangsaan Jerman bertutur mengenai pengalamannya mengapa ia masuk Islam. Suatu saat ia sekelebat melihat jamaah shalat di sebuah masjid. Tatkala imam melakukan sedikit kesalahan dalam membaca surat, seketika beberapa orang makmum membetulkan bacaannya. Yang membuatnya terkesan, Al-Quran yang relatif begitu tebal mampu dihafal oleh banyak muslim. Ia berpikir, mungkin itu sebabnya mengapa Al-Quran masih otentik hingga sekarang. Makmum pun bisa mengoreksi apa yang diucapkan imam. Ini jauh berbeda dengan situasi kebaktian di gereja, di mana segala ucapan pastor dianggap selalu benar. Ia lalu ingin tahu, apa sebenarnya Islam itu. Di matanya Islam itu indah, di mana setiap muslim bisa saling menasehati, dan kebenaran itu hanya berasal dari satu sumber yaitu dari Allah SWT melalui Al-Quran dan Hadits. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yang menjadi pertanyaan, mengapa ia yang sebelumnya memandang Islam itu identik dengan terorisme tiba-tiba berbalik ingin mendalami dan bahkan masuk Islam? Dalam konteks zaman modern ini, ia dikatakan menerima informasi yang datangnya tidak disangka-sangka, yang kandungannya adalah kebenaran hakiki dari Allah SWT. Ya, itulah hidayah-Nya, yaitu suatu petunjuk yang bisa menyebabkan seseorang beriman atau lebih meningkat keimanannya pada Allah. Informasi jenis inilah yang selalu didambakan setiap mukmin, karena dapat menghilangkan perasaan tidak pasti, kecemasan, ketakutan, dan ketidakbahagiaan yang hampir selalu berkecamuk di hati manusia. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengapa dampak hidayah begitu hebat bagi seseorang? Sudah kodratnya manusia selalu butuh dan dikelilingi oleh berbagai jenis informasi. Dengan informasi manusia mampu mengemban misinya sebagai khalifah di muka bumi dan memajukan peradabannya. Begitu pentingnya nilai informasi sehingga setiap hari kita tak segan-segan membaca koran dan majalah, &lt;i&gt;browsing&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;chatting&lt;/i&gt; di internet, menelepon dan mengirim sms. Ada sebuah anekdot, jargon gizi kita sehari-hari sudah menjadi “4 sehat 5 sempurna 6 puas” di mana yang ke-6 dipenuhi dengan informasi. Bahkan untuk itu manusia rela mengeluarkan milyaran dollar untuk menjelajah ruang angkasa guna mencari tahu adakah kehidupan di planet lain.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Masalah bisa timbul jika suatu informasi tidak membuat hati manusia tak bahagia. Akibatnya ia cenderung terus mengorek informasi lainnya hingga merasa puas. Misalnya informasi mengenai kenaikan harga BBM, walaupun pemerintah sudah menjelaskan seakurat mungkin namun tetap tidak dapat memuaskan hati sebagian masyarakat. Ketidakpuasan itu antara lain disebabkan oleh benturan nilai-nilai (kepentingan) subyektif dari pemberi dan penerima informasi; atau dengan istilah lain “informasi dari sesama manusia tidaklah bebas nilai”. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam konteks inilah informasi yang bernama hidayah itu begitu penting dan berdampak dahsyat bagi manusia karena mengandung kebenaran hakiki dari Tuhannya. Allah SWT telah berjanji manusia yang mendapat hidayah-Nya pasti akan bahagia, sebagaimana firman-Nya dalam QS Al An’aam: 82, &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan (kebahagiaan) dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam ayat itu pula Allah SWT telah menggariskan kriteria manusia yang tetap mendapat petunjuk-Nya, yaitu orang yang tidak beriman setengah-setengah. Kriteria yang lebih detail disebutkan dalam QS. Luqman: 3-5, yaitu orang-orang yang berbuat kebaikan (&lt;i&gt;muhsiniin&lt;/i&gt;), mendirikan shalat, menunaikan zakat,  dan yakin akan adanya negeri akhirat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tuhan Yang Maha Penyayang pun sudah menyiapkan &lt;i&gt;receiver&lt;/i&gt; (alat penerima) petunjuk atau hidayah-Nya secara berlapis-lapis pada manusia. Di tingkat dasar adalah insting atau naluri. Dengan nalurinya, makhluk hidup berusaha mencari informasi untuk bertahan hidup dan berkembang. Tingkatan kedua adalah panca indera yang dipakai misalnya untuk mencari informasi mengenai rezeki. Informasi dari kedua alat itu dioptimalkan dengan alat tingkatan ketiga yaitu akal, sehingga manusia bisa mendapat inspirasi dan ilmu pengetahuan untuk menggali dan menambang rezeki. Dan pada tingkat yang tertinggi manusia dikaruniai hati (&lt;i&gt;qalbu&lt;/i&gt;) untuk dapat menilai apakah informasi itu  mengandung kebenaran atau kebatilan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jadi, &lt;i&gt;qalbu&lt;/i&gt; yang bersih merupakan alat penerima hidayah, pemisah  antara yang &lt;i&gt;haq&lt;/i&gt; dan yang batil secara hakiki. Ibaratnya, dipantulkan tanpa terdistorsi oleh cermin yang bening. Sebaliknya, hidayah Tauhid adalah &lt;i&gt;software&lt;/i&gt; terbaik untuk mengisi dan membersihkan &lt;i&gt;qalbu&lt;/i&gt;, agar kita  menjadi manusia yang mulia. Bila &lt;i&gt;qalbu&lt;/i&gt; dipenuhi oleh informasi yang bersumber dari setan maka yang terjadi adalah kesesatan. Jika sudah demikian, ibaratnya sulit membedakan unta dan gajah karena sama-sama binatang besar berkaki empat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Petunjuk atau hidayah merupakan hak prerogatif Allah semata. Ini tersurat  dalam QS Al Baqarah: 272,&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;"Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah yang memberi petunjuk (taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya."&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan QS Al Qashash: 56,&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bisa saja Allah memberi hidayah pada seorang pelaku maksiat sehingga tiba-tiba ia bertaubat dan beriman kepada-Nya. Allah juga dapat mengubah yang semula mukmin menjadi ahli maksiat di akhir hayatnya. &lt;i&gt;Na’udzu billahi min  dzalik&lt;/i&gt;. Kemampuan ini tidak bisa dilakukan oleh manusia, sekalipun ia hamba  termulia seperti Rasulullah SAW. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bagaimana menyikapi hak prerogatif Allah tadi? Tentu saja kita tetap harus berharap dan berusaha. Yang pertama, senantiasa mohon hidayah hanya kepada Allah SWT. Itu sebabnya minimal 17 kali sehari semalam kita diperintahkan membaca &lt;i&gt;ihdinash-shiroothol mustaqiim&lt;/i&gt; (Tunjukilah kami jalan yang lurus). Allah sangat tidak suka jika manusia minta hidayah pada sesama makhluk sekalipun ia seorang kyai atau guru spiritual.&lt;br /&gt;Sikap kedua, selalu beriman dan beramal shaleh (aktif beribadah dan berkarya dengan niat atas nama-Nya). Untuk itu kita perlu membersihkan qalbu setiap saat dengan dzikir, istighfar, taubat dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Hal ketiga, pada saat menasehati, berceramah, atau mengkritik orang lain, kita tidak perlu &lt;i&gt;dzikush shadr&lt;/i&gt; (merasa sempit dada) jika saat ini belum digubrisnya. Sebaliknya, ketika nasehat kebaikan mendapat sambutan antusias, kita tidak perlu ghurur (tertipu), karena keberhasilan tersebut hanya atas ijin-Nya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bagaimana kita mengetahui bahwa seseorang telah diberi hidayah dan taufiq oleh-Nya? Paling tidak ada tiga tanda. Pertama, ia mudah melakukan amal kebaikan padahal tadinya tidak berniat dan bukan tujuannya. Kedua, setiap menemui peluang berbuat maksiat ia selalu dapat menghindar darinya. Ketiga, selalu terbuka baginya kebutuhan dan hajat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Apakah minimal satu di antara ketiga tanda itu ada pada diri Anda? &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;Wallahu a'lam bishshowab&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Frankfurt am Main, 23 Mei 2005&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Vita Sarasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;vitasarasi at yahoo  dot com&lt;/p&gt; &lt;!--htdig_noindex--&gt; &lt;div id="others"&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/ar/oa/56/19421,1,v.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111883213461475488?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111883213461475488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111883213461475488&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111883213461475488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111883213461475488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/treasure.html' title='Treasure'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111870960324552292</id><published>2005-06-14T07:39:00.000-07:00</published><updated>2005-06-13T17:40:03.253-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sebelum Berangkat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdiri beberapa meter&lt;br /&gt;di depan gerbang istana&lt;br /&gt;ada yang tersenyum&lt;br /&gt;ada yang melambai&lt;br /&gt;ah, sepertinya menarik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, apa itu di sudut sana?&lt;br /&gt;Tangisan dan erangan kesakitan?&lt;br /&gt;Aghkh…pedih sekali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah istana ini dicipta&lt;br /&gt;untuk kesempurnaan bahagia&lt;br /&gt;dan menyempurnakan kebahagiaan?&lt;br /&gt;Aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berbalik sejenak&lt;br /&gt;…beberapa jenak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk di bawah sebatang tiang,&lt;br /&gt;memeriksa bekal yang kubawa;&lt;br /&gt;hmm, nampaknya belum cukup benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belum bawa peta&lt;br /&gt;Belum punya sabar yang dewasa&lt;br /&gt;Tak cukup berbekal asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ paling tidak, segenggam rasa&lt;br /&gt;yang bertanggung jawab pada Rabbul Izzati]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ keputusan itu bukan untuk sekarang;&lt;br /&gt;tapi buat nanti dan kelak. 23/05/05 Vbi ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tidak Ada yang Terlalu Dini&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;andai rasa yang kupunya&lt;br /&gt;adalah kertas,&lt;br /&gt;akan kurobek?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmmm…tidak jadi, ah&lt;br /&gt;akan kulaminating saja.&lt;br /&gt;agar waterproof&lt;br /&gt;tak luntur dan sobek&lt;br /&gt;jika embun hatiku menguap&lt;br /&gt;dan menjelma gerimis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti pagi ini&lt;br /&gt;di bumiku.&lt;br /&gt;~ big smile 4 my self, 14/06/05 (Vb) ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tebakan,&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa beda:&lt;br /&gt;kembang api dan lilin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa sebutkan 15?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa persamaannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ ini teh puisi? 14/06/05 (Vb) ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kejora.blogs.friendster.com/my_blog/"&gt;http://kejora.blogs.friendster.com/my_blog/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111870960324552292?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111870960324552292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111870960324552292&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111870960324552292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111870960324552292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/sebelum-berangkat-berdiri-beberapa.html' title=''/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111762289222992793</id><published>2005-06-01T17:47:00.000-07:00</published><updated>2005-06-01T03:50:35.680-07:00</updated><title type='text'>Ayo, Cari Solusi!</title><content type='html'>Sudah dengar ada anak es em pe berusaha bunuh diri? Anak teka bunuh diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curhat salah satu siswaku hari ini lumayan membuat kepala berat. "Saya sih sebenarnya kalau lagi ingat, bahwa bunuh diri itu dosa ya tidak jadi coba. Saya pernah coba waktu kelas lima esde. Motong di sini, Bu." Gadis kelas tujuh itu menunjukkan pergelangan tangannya. Dia pikir lahir ke dunia adalah kesalahan besar. Dari mana dia dan anak-anak lain punya pikiran mengerikan semacam itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari sebab tentu akan sangat kompleks. Lagi-lagi tentu saja kaitannya dengan pola asuh orang tua dan keluarga, pola pendidikan di lembaga yang disebut sekolah, pola pergaulan di tengah masyarakat, dan pola komunikasi dengan kawan sejati: televisi. Kesemuanya itu membentuk pribadi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menengok kembali ke permasalahan di atas sepertinya pikiran untuk bunuh diri berawal dari kerapuhan jiwa yang bukan terjadi secara tiba-tiba. Perlahan, konsep diri yang rapuh sejak dini ini membentuk manusia-manusia trouble maker bukan problem solver. Kalau pun takut mati, mereka cenderung akan lari dari setiap masalah yang dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambah pusing bicara mengenai masalah, aku coba alihkan pikiran pada pencarian solusi. Masih sama. Yok, bikin sekolahan! Ajak anak-anak mengenal dirinya, orang-orang di sekitarnya, dan Rabbnya dengan segala ciptaan dan kemahakuasaan-Nya. Kita coba juga ajak orang tua dan lingkungan untuk memahami makna pendidikan sebenarnya. "Bukan hanya berkisar pada skor, kemahiran berbahasa asing, penguasaan Iptek saja. Tapi, berusaha menjadikan mereka manusia-manusia taklif. Siap mengemban tugas sebagai khalifah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pfh…jadi ingat kata-kata Sangupta dalam Sekolahku Cintaku [Ke mana ya, buku ini? Padahal murah. Kalau mau kan tinggal beli. Temen, balikin donks :p], katanya anak-anak sekarang usia esde jika diperhatikan wajahnya di poto masih bisa tertawa bebas. Tapi, perhatikan wajah mereka menjelang esempe. Wajah penuh beban, penuh kekhawatiran. Khawatir akan masa depan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm…masih ada poto masa kecil? Perhatikan deh. Apalagi poto buat Ebtanas. Tegang, Bo! Seolah-olah dunia berada di pundak kita. Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ke ide awal. Mungkin penjualan ide ini akan berlangsung bertahun-tahun. Biarlah. Walau tambah tua, ide mah tetep seger dan awet muda :). Ada tanggapan? Oh, iya ampir lupa. Buat yang dah UAN, selamat ya. Moga-moga gak cepet keriput. Banyak-banyak senyum dan berdoa. Insyaallah diberikan hasil terbaik setelah usaha maksimal yang dikau-dikau lakukan.(&lt;a href="http://www.just2b.blogspot.com/"&gt;http://www.just2b.blogspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111762289222992793?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111762289222992793/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111762289222992793&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111762289222992793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111762289222992793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/06/ayo-cari-solusi.html' title='Ayo, Cari Solusi!'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111723810721984787</id><published>2005-05-28T06:55:00.000-07:00</published><updated>2005-05-27T16:55:07.223-07:00</updated><title type='text'>Do'a Bintang Kecil</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Konsekuensi Do'a&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;pernah aku bisikan&lt;br /&gt;tak ingin aku dipisahkan&lt;br /&gt;…dari Badar-Mu&lt;br /&gt;tidak dengan banda,&lt;br /&gt;tidak juga manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka kau jadikan letih raja&lt;br /&gt;dan aku paramesvarinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kini&lt;br /&gt;aku bisikan&lt;br /&gt;pinta yang sama&lt;br /&gt;pada perhelatan&lt;br /&gt;berhias ruhama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya,&lt;br /&gt;…ruhama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ 28/05/05 bukan sekadar parathone memori ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bintang Kecil&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;jika kupunya&lt;br /&gt;sekeranjang bintang, sahabat&lt;br /&gt;akan kubagikan rata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada senyummu&lt;br /&gt;agar ikhlas tersemat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada jabatmu&lt;br /&gt;agar kembali hangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada harimu&lt;br /&gt;agar tertata semangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf,&lt;br /&gt;aku baru ada satu&lt;br /&gt;tapi itu bukan milikku&lt;br /&gt;kupinjam dari jagad ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kurasa kau pernah punya&lt;br /&gt;dengan warna yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana?&lt;br /&gt;ah….&lt;br /&gt;jika kupunya&lt;br /&gt;sekeranjang bintang, sahabat&lt;br /&gt;akan kubagikan rata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada senyummu&lt;br /&gt;pada jabatmu&lt;br /&gt;pada harimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ putih? konon, bukan warna (28/05/05) ~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111723810721984787?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111723810721984787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111723810721984787&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111723810721984787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111723810721984787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/doa-bintang-kecil.html' title='Do&apos;a Bintang Kecil'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111720810637572627</id><published>2005-05-27T22:33:00.000-07:00</published><updated>2005-05-27T08:35:06.380-07:00</updated><title type='text'>Nyaman Itu Apa Sih</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Memaknai Rasa Tak Nyaman pada Orang Lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecocokan dan ketidakcocokan kita  dengan orang lain adalah hal yang wajar. Seringkali kita menemukan orang yang menyenangkan dan tak jarang pula kita harus berinteraksi dengan orang yang kurang menyenangkan. Apakah berhubungan dengan orang yang tidak sesuai dengan kepribadian kita termasuk hal yang harus dihindari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh memilih, tentu kita—dengan sifat manusiawi yang ada pada diri kita—akan memilih hidup dengan orang-orang yang memberikan rasa nyaman. Jika mungkin, ingin rasanya me-tipex&amp;shy; mereka yang kerap membuat hati kita terluka dan me-copypaste orang-orang yang selalu memberi inspirasi dan membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, semua pengandaian di atas sangat muskil terwujud. Di mana pun kita berada, di keluarga, kantor, kampus, lingkungan, bahkan  di mesjid hubungan dengan tipe manusia yang dirasakan ‘tidak menyenangkan’ tidak mungkin dihindari. Menghindar sentuhan fisik sangat mungkin, tapi apakah batin kita akan benar-benar tidak memedulikan mereka. Minimal rutukan pendek mengenai keberadaannya tercetus, walaupun hanya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat sebuah kalimat yang disampaikan seorang sahabat, bahwa orang-orang yang ‘tidak menyenangkan’ sengaja dihadirkan Allah agar kita menjadi manusia yang bijaksana. Terkadang, dalam hidup ini Allah SWT tidak memberikan orang-orang yang kita inginkan. Tetapi, Ia mendekatkan kita dengan orang-orang yang dibutuhkan untuk mengajari, menyakiti, dan mencintai agar kita menjadi orang yang ‘seharusnya’. Tujuan dihadirkannya mereka seharusnya menjadikan kita banyak belajar. Memelajari  hikmah yang tersembunyi. Memelajari kehendak Allah terhadap hamba-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simaklah jawaban Rasulullah Muhammad SAW  kepada malaikat yang menawarkan membalikkan gunung atas mereka setelah beliau mengalami siksaan yang luar biasa sebagai bentuk penolakan kaum Thaqif di Tha’if.  Ia menolak sambil berkata, “Aku masih mengharap akan lahir dari keturunan mereka, yang akan berkata laa ilaha illa Allah.” Apa makna semua ini? Mengapa Rasul yang penghulunya para nabi ini menolak tawaran makhluk Allah yang suci (baca: malaikat) untuk menghukum manusia durhaka? Bukankah wajar, manusiawi, hukuman diturunkan atas orang-orang yang melakukan kekejian ketika ditawarkan al haq? Begitulah kondisi yang dialami oleh Rasulullah ketika mencari daerah baru untuk perkembangan Islam. Tentu yang diharapkan adalah kemenangan dakwah atau sedikitnya pengertian dari sasaran dakwah agar tidak menjadi pihak yang memerangi. Akan tetapi, kenyataan berbicara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan Rasulullah Muhammad SAW bukan tanpa sebab. 10 hari Rasulullah melakukan lobi di kalangan pembesar bani tersebut. Penolakan dilakukan dengan cara yang keras dan kejam. Bahkan, ketika  beliau meminta kedatangannya dirahasiakan, tokoh-tokoh bani Thaqif  malah menyuruh anak-anak dan budak-budak untuk menganiaya dan menghinanya. Siksaan yang diderita Rasulullah bersama Zaid bin Haritsah benar-benar di luar batas kemanusiaan. Riwayat kepicikan muamalah ini diceritakan kembali oleh Syaikh Munir Muhammad Ghadban dalam Manhaj Haraki, “Dilempari dengan batu-batu sampai sepatunya berlumuran darah. Bila Nabi saw tengkurap, maka dibangunkan dan dipaksa berjalan. Dan, bila berjalan, maka mereka lempari lagi sambil tertawa terbahak-bahak. Sedang Zaid bin Haritsah melindungi dengan badannya hingga kepalanya luka-luka. Kemudian datanglah tawaran dari Tuhannya untuk membalas mereka –bukan tawaran dari pembela di bumi atau setan yang durhaka, tetapi Allah yang mencipta alam semesta—tetapi, nabi masih menahan diri dan memohon pada Tuhannya agar lahir dari keturunan mereka yang akan berkata laa ilaaha illa Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, wajar jika Rasul menerima tawaran Allah melalui lisan malaikat penjaga gunung itu. Tapi, sungguh. Inilah yang menjadikan Muhammad SAW dinyatakan sebagai uswah hasanah. Ia menolak pembinasaan kaum yang durhaka itu dan berharap semoga kelak, suatu saat nanti akan lahir penegak kalimat tauhid dari sulbi mereka. Rasulullah memunyai perhitungan jangka panjang yang brilian. Tak ada yang menyangkal, kesabaran dan perhitungannya itu—yang senantiasa di bimbing wahyu Allah SWT—sebagai salah satu faktor terbentuknya karakter mujahid-mujahid handal. Masalah perasaan sudah bukan lagi hal penting baginya. Ketersinggungan telah berganti menjadi telaga maaf yang amat luas dalam diri para sahabat yang notabene bangsa Arab—mereka terkenal dengan keteguhan mempertahankan harga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menapaktilasi jalan juang Rasulullah dan para sahabat, layak kiranya kita menahan diri untuk menilai orang lain sebagai sesuatu yang ‘tidak penting’. Sesungguhnya merekalah yang menyebabkan kita bernilai. Kesabaran yang kita terapkan ketika seseorang berlaku tidak sesuai dengan yang kita harapkan semoga menyentuh jiwanya dan mengajak mereka menyesali tindakan tercela itu. Berlakulah lemah lembut. Dr. Aidh Al Qarni dalam La Tahzan berkata, “kelembutan tidaklah ada pada sesuatu kecuali menghiasinya dan tidak hilang dari sesuatu, kecuali membuatnya menjadi tidak baik.” Tersenyumlah saudaraku, tersenyumlah  sambil berharap dan berdoa dalam hati semoga Allah SWT membukakan mata batinnya agar mereka menjadi orang yang lebih baik di mata manusia dan utamanya di mata-Nya, Rabbul Izzati Tersenyumlah dan maafkanlah saudara kita seperti Rasulullah Sang Teladan Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;Ah, Rasulullah. Dia saw. merasakan derita kita sebagai hal yang juga memberatkannya. Rasulullah Muhammad saw. sangat menginginkan keimanan dan keselamatan kita. Siapakah yang memiliki rasa belas kasih yang demikian dalam terhadap orang mukmin selain seperti yang dimiliki Rasul yang agung ini? (sebuah bahasa dialektik dari perenungan dari Qs. At Taubah ayat 128)&lt;br /&gt;wallahua’lam bi shawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12/03/05&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111720810637572627?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111720810637572627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111720810637572627&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111720810637572627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111720810637572627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/nyaman-itu-apa-sih.html' title='Nyaman Itu Apa Sih'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111634111084188920</id><published>2005-05-18T21:44:00.000-07:00</published><updated>2005-05-17T07:45:10.846-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kehendak yang Tak Bisa Ditebak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya kreatif dibekali Allah pada kita sebagai pembuktian adanya akal. Saking kreatifnya kadang kita sudah berusaha mempersiapkan berbagai kemungkinan terburuk yang akan dihadapi dalam hidup. Konsekuensi logis dari jalan yang dipilih; berusaha menegakan prinsip-Nya dalam kehidupan. Ya kalau tidak diusir, ditangkap ya dibunuh seperti dalam Al Anfal ayat 30. Syerem amat seh! Memang begitu kalau ingin mengikuti jalan para pejuang Al Haq yang telah dulu syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih belum sempat diancam dengan kehilangan nyawa atau musnahnya harta, diberi cobaan sedikit saja terkait dengan rasa dan perasaan kita sudah teriak, "Mataa nasrullah?" Ber-Dien tentu bukan like or disslike tapi memetakan dan menjalani dengan sadar semua aturan yang telah dikodifikasi dalam Al Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Tahu. Ia menyentil dengan telak hingga kita berlutut memohon ampun dan mohon perlindungan-Nya. Hingga kita benar-benar transparan; diketahuinya apakah kita sudah beriman atau masih dalam batas lisan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang mengetik huruf demi huruf ini pun bukan orang yang pandai jaga diri. Sebaik apa pun tulisan yang terbaca hanya ingin mengajak agar tetap berbaik sangka terhadap kehendak-Nya. Berusaha ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong tentang ikhlas….Ikhlas itu berbeda dengan nrimo, kan? Tentu juga berbeda dengan berhenti setelah menerima konsekuensi dan meninggalkan tantangan. Ikhlas menurut yang pandai berbahasa Arab, artinya khalas atau bersih. Tak ada campuran. Ibarat air ya yang mengandung mineral tanpa ada bakteri colinya, gitu loh. Murni. Dalam prinsipnya, ikhlas itu bukan pasif tapi bergerak terus dengan memurnikan niat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, ah…banyak cakap sekali aku ini. Cukup sampai di sini saja deh. Tadinya, aku bermaksud ingin menyemangati diri sendiri. Mudah-mudahan berhasil. "Berhasil, berhasil…" lho, kok kayak Dora?! Mudah-mudahan ada manfaatnya buat yang membaca.(Vbi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111634111084188920?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111634111084188920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111634111084188920&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111634111084188920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111634111084188920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/kehendak-yang-tak-bisa-ditebak-daya.html' title=''/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111610497378203561</id><published>2005-05-15T04:09:00.000-07:00</published><updated>2005-05-14T14:09:33.786-07:00</updated><title type='text'>kamus</title><content type='html'>&lt;strong&gt;self talk&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;bahasa simbol&lt;br /&gt;bahasa ku&lt;br /&gt;malu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahasa yang membuat bumiku&lt;br /&gt;basah lagi&lt;br /&gt;…letih&lt;br /&gt;pedih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ vb. medio mei di tengah wadah jauh sisi.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111610497378203561?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111610497378203561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111610497378203561&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111610497378203561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111610497378203561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/kamus.html' title='kamus'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111613787255740468</id><published>2005-05-15T01:17:00.000-07:00</published><updated>2005-05-14T23:17:52.563-07:00</updated><title type='text'>meletakan keping puzzle</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Depresi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa saja yang tertutup dan dikubur dalam alam bawah sadarnya akan bangkit kembali. bayanganku, mereka akan malu jika sudah sadar nanti. kasihan orang-orang yang depresi. buat yang baca blog ini, pesanku berusalah jadi orang yang asertif. hindari penggunaan bahasa-bahasa simbol. usahakan lebih konkrit untuk menceritakan masalah. insyaallah kepedihan hidup akan terkurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;wahai dindaku, cepatlah pulih....&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111613787255740468?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111613787255740468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111613787255740468&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111613787255740468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111613787255740468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/meletakan-keping-puzzle.html' title='meletakan keping puzzle'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111590076328753741</id><published>2005-05-12T19:23:00.000-07:00</published><updated>2005-05-12T05:26:03.296-07:00</updated><title type='text'>Oh, Ini Maksud-Mu?</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Percikan Hikmah dari Lautan Ilmu-Nya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah merasakan sesuatu yang begitu menghimpit jiwa? Sehingga bingung mau mendefinisikannya? Bagiku, mendefinisikan rasa itu penting. Apakah ini sayang, cinta, kesal, marah, murka :p atau benci? Bisa juga sekadar luapan emosi sesaat. Penting banget gak sih? Ya penting dong….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting karena atas dasar rasa itulah seringkali kita bertindak. Rasa letaknya di hati. Ketika hati merasakannya, bekerjalah mekanisme jiwa  memprogram niat. Bersabda Rasulullah dalam hadits riwayat Bukhari, bahwa setiap orang hanya mendapatkan apa yang ia niatkan. So…murnikan niat! Murnikan niat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaallah ketika kita meniatkan segalanya untuk ibadah pada-Nya endingnya berbeda. Sungguh. Walau kelak tak bersesuaian dengan kehendak semula (melalui analisa SWOT atau 5 W + 1 H atau apalah namanya), Allah Yang Maha Kuasa akan menggerakan hati kita pada kelapangan. Kelapangan yang tak kita duga sebelumnya. Kok bisa, ya? Itulah Rabb kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;br /&gt;Allahu Akbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehendak-Nya bekerja lebih cepat sebelum tangan ini gemetar terangkat, meminta pada-Nya. Bungkuslah langkah kita dengan doa…tanpa tendensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Allah. Telah kau jaga lisan kami dari 'interupsi' dan keberpihakan rasa. Engkau Yang Maha Agung. Engkau menggenggam yang nyata dan ghaib. Sempurnakan iman kami dengan mengingat ada-Mu dalam bising dan bisu. Sempurnakan ibadah kami dengan memurnikan perjuangan di atas kalimat-Mu saja. Cukupkan kami dengan keduanya. Kabulkanlah, ya Rabb kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111590076328753741?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111590076328753741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111590076328753741&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111590076328753741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111590076328753741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/oh-ini-maksud-mu.html' title='Oh, Ini Maksud-Mu?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111587757821303430</id><published>2005-05-12T12:59:00.000-07:00</published><updated>2005-05-11T22:59:38.220-07:00</updated><title type='text'>bukan dongeng, tha?</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kita namakan dongeng ini apa?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Dongeng di taman peri.&lt;br /&gt;Mata-mata raja sedang beristirahat di sana&lt;br /&gt;Mengadukan lelahnya pada aliran sungai&lt;br /&gt;Dan gemericiknya air di sela bebatuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita namakan ini apa?&lt;br /&gt;Sebelum terbangun, inilah kenyataan.&lt;br /&gt;Tapi, kamu bebas memilih…peri.&lt;br /&gt;Akan kau abadikan mimpi ini&lt;br /&gt;atau bangun dan bekerja lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku?&lt;br /&gt;Kujadikan ini oleh-oleh&lt;br /&gt;dari taman tempat para mata-mata raja&lt;br /&gt;melepaskan asanya.&lt;br /&gt;Sejenak.&lt;br /&gt;Dan esok?&lt;br /&gt;Tetap berharga seperti apa adanya.&lt;br /&gt;~ (12/05/05) tetaplah di sana….seperti adanya: murni ~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111587757821303430?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111587757821303430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111587757821303430&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111587757821303430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111587757821303430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/bukan-dongeng-tha.html' title='bukan dongeng, tha?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111587751994979005</id><published>2005-05-12T00:57:00.000-07:00</published><updated>2005-05-11T22:58:39.953-07:00</updated><title type='text'>puisi bukan sekadar</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Aku tak bohong…&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita memang tak pernah punya&lt;br /&gt;pagi,&lt;br /&gt;siang,&lt;br /&gt;petang,&lt;br /&gt;malam…&lt;br /&gt;yang sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih, Allah…&lt;br /&gt;Kau ajarkan kami menyukurinya.&lt;br /&gt;Semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ (12/05/05) Kamis yang lembut,&lt;br /&gt;kepada teman tak berbilang bulan (?) ~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111587751994979005?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111587751994979005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111587751994979005&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111587751994979005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111587751994979005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/puisi-bukan-sekadar.html' title='puisi bukan sekadar'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111587767335109411</id><published>2005-05-12T00:00:00.000-07:00</published><updated>2005-05-11T23:01:13.356-07:00</updated><title type='text'>Ta'aruf yuuk. Sama diri sendiri?</title><content type='html'>Assalamu'alaikum…&lt;br /&gt;Ini ada 2 puisi yang coba kuketik ulang. Puisi ini kutulis Agustus 2002 di Cawang. Sampai sekarang, aku masih merasa puisi ini baru. Kenapa? Ya, karena puisi tentang ta'aruf ini berawal dari ketidakmengertianku terhadap diri sendiri dan orang-orang disekitarku(lho… nanya sendiri, njawab sendiri :p). Artinya, sampai saat ini aku masih sering tidak mengerti dan masih harus belajar banyak hal. (hiks3 lagi melo nih!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar flashback, ya Sobatku sayang.&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum,&lt;br /&gt;Febi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Epilog Ta'aruf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama membangun dengan satu tujuan;&lt;br /&gt;walau tanganku diciptakan 2, banyak hal yang tak bisa kukerjakan:&lt;br /&gt;sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama berharap pada bingkai keridhoan;&lt;br /&gt;terkadang gejolak membutuhkan kawan untuk memperingatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama berusaha percaya;&lt;br /&gt;jiwa yang disapa oleh sabar dan sebentuk pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama kini berhadapan;&lt;br /&gt;Percayalah, ta'aruf tak pernah usai atau kehilangan kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama menyadari ruang kebijaksanaan;&lt;br /&gt;kita semua manusia, yang bergulat antara nafsu dan kemestian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;dengan Ta'aruf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta'aruf memang tak berkesudahan&lt;br /&gt;Selalu ada yang baru&lt;br /&gt;Seiring episode kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula engkau hanya kenalan&lt;br /&gt;Maka ta'aruf, engkau menjadi teman&lt;br /&gt;Maka ta'aruf, engkau menjadi sahabat&lt;br /&gt;Maka ta'aruf, engkau menjadi bagian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ta'aruf, kita menjadi begitu dekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau aku adalah kenalan, teman, sahabat,&lt;br /&gt;Aku bukanlah bagian dari sosok kemuliaan&lt;br /&gt;Aku hanya bagian yang mendekat&lt;br /&gt;dengan ta'aruf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta'arufku terkadang tak tergali&lt;br /&gt;Bahkan sering tidak terkendali&lt;br /&gt;Maka ta'arufku membuat engkau memahami&lt;br /&gt;letak salah yang harus kau koreksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang engkau percaya&lt;br /&gt;Bahwa aku sedang ta'aruf&lt;br /&gt;dengan engkau: saudara seiman&lt;br /&gt;Bahwa aku sedang ta'aruf&lt;br /&gt;dengan engkau: kawan seperjuangan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111587767335109411?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111587767335109411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111587767335109411&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111587767335109411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111587767335109411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/taaruf-yuuk-sama-diri-sendiri.html' title='Ta&apos;aruf yuuk. Sama diri sendiri?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111560837692987600</id><published>2005-05-09T10:11:00.000-07:00</published><updated>2005-05-08T20:12:56.936-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Aku sedang  teringat kata J. K. Rowling Sang Bidan dari Harry Potter yang legendaris. Ia punya istilah pensieve. Istilah ini dia perkenalkan sebagai metode pemindahan isi otak ke media lain. Joe berhasil memindahkannya dalam novel fantastis itu. Mari berpensieve.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga sering coba. Mungkin tidak selalu berhasil dalam bentuk cerpen. Aku lebih asyik pensieve pada blog. Pensieve interaktif gitu…. Isinya macam-macam. Ada curhat, ada reportase, ada juga puisi yang tentu bisa dikasihkan feedback dari blogger atau netter yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huhu...mo bikin puisi apa, nih? lagi gak ada ide. lagi sedih, dih, dih... hiks.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111560837692987600?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111560837692987600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111560837692987600&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111560837692987600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111560837692987600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/aku-sedang-teringat-kata-j.html' title=''/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111551825448557990</id><published>2005-05-08T09:10:00.000-07:00</published><updated>2005-05-07T19:10:54.490-07:00</updated><title type='text'>Nice...</title><content type='html'>Ekstase Eskalasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi, mentari…&lt;br /&gt;Terima kasih sudah menemaniku&lt;br /&gt;Selamat datang, udara pagi…&lt;br /&gt;Terima kasih sudah meyakinkanku&lt;br /&gt;Hai, bunga rumput…&lt;br /&gt;Apa kabarmu?&lt;br /&gt;Haha… sangat ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih sudah menyematkan makna&lt;br /&gt;Bahwa kau adalah kesempatan yang Allah berikan&lt;br /&gt;padaku&lt;br /&gt;untuk memulai semuanya:&lt;br /&gt;baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daaah, aku berangkat dulu.&lt;br /&gt;Sampai bertemu&lt;br /&gt;di suatu waktu:&lt;br /&gt;sebelum datang ketentuan&lt;br /&gt;aku harus pulang….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-08/05/05-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111551825448557990?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111551825448557990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111551825448557990&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111551825448557990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111551825448557990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/nice.html' title='Nice...'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111534370671337359</id><published>2005-05-06T08:41:00.000-07:00</published><updated>2005-05-05T18:41:46.730-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>I'm an open book. You can read every single piece of me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sedang banyak lipatan di pikiranku. Lipatan kecil-kecil hingga sering aku membutuhkan orang lain untuk membukanya menjadi lembaran yang terbaca. Beberapa hari lalu seorang saudara kuajak duduk untuk membantuku membuka lipatan-lipatan itu. Weleh-weleh, dia malah bercerita tentang lembarannya yang sengaja ia buka. Kan tidak sopan kalau kuhentikan dan berkata, "Nanti dulu. Saat ini giliranku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm an open book. You can read every single piece of me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih sudah membantuku membuka satu lipatan kecil di pikiranku. Saat ini ingin kuputar lantunan Bram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dengan pasti kujalani hari-hari yang kian berat&lt;br /&gt;dan waktu pun berlalu tak kan perduli dengan rasa lelah kita.&lt;br /&gt;Kuharus melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada saat kuingin berhenti karena penat semakin menyengat&lt;br /&gt;namun kutahu setiap langkahku&lt;br /&gt;kan bermakna bagi jalan hidupku.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;I'm an open book. You can read every single piece of me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bram bernyanyi lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kulihat dirimu terus berlari&lt;br /&gt;walau impian telah terbang tinggi&lt;br /&gt;tak henti coba kau raih&lt;br /&gt;tak sadar dirimu yang tak bersayap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan manusia tuk bermimpi&lt;br /&gt;melayang ke angkasa tak henti&lt;br /&gt;namun harus terus membumi&lt;br /&gt;kemampuan kita telah dibatasi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt; Allah, ini bukanlah jalan obsesi pribadi. Kunisbatkan sebagai perjuangan. Ampunkan hamba-Mu yang lekas lelah dan mudah jera. Aku akan terus berusaha. Terimalah persembahanku yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk seorang saudara yang di sana: anggap saja ini hal yang biasa. Biasa aja lagi :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111534370671337359?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111534370671337359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111534370671337359&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111534370671337359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111534370671337359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/im-open-book.html' title=''/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111501016369506626</id><published>2005-05-02T00:03:00.000-07:00</published><updated>2005-05-01T22:02:43.700-07:00</updated><title type='text'>Obrolan Seru di SA</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Menyiapkan Anak Menuju Kedewasaan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini ringkasan materi yang kudapat dari menyimak pembicaraan Ustad Budi dan Bang Aat. Materi bertopik 'menyiapkan kedewasaan anak'. Aku susun dalam bentuk pointer, rada komunikatif (ditambah ma komentarku) aja biar mudah bacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; akil dan baligh itu seharusnya satu paket, tapi…&lt;br /&gt;Akil terkait dengan kesiapan perangkat mental dan akal, sedangkan baligh lebih condong pada perangkat fisik. Seharusnya, ketika perangkat fisik pada diri anak sudah matang, akal dan mentalnya pun telah menjadi dewasa. Maksudnya, jika organ kelamin primer dan skunder sudah matang, cara berpikir dan sikap mental anak juga sudah menunjukkan kedewasaan. Sayangnya, usia kematangan secara fisik kini sudah semakin cepat tetapi kematangan mental dan emosi semakin lambat (wah, jadi malu ndiri nih). Konon, kedewasaan baru dimulai pada usia dua puluh empat. :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; kiat mendidik anak menuju kedewasaan&lt;br /&gt;Secara umum, ada tiga cara mendidik anak yang biasa diterapkan. Pertama koersif, kedua dialogis, dan ketiga permisif. Cara terbijak adalah dialogis. Kedua pembicara ini saling melengkapi sehingga istilah dialogis bukan lagi 'membicarakan apa pun', tapi memberikan kesempatan untuk memilih konsekuensi dengan ranah sebab-akibat. Ajak anak untuk beradaptasi dengan lingkungan yang memengaruhi pilihannya, bukan kompromi. Insyaallah dengan cara seperti ini konsep diri mereka akan konstruktif. Self image mereka akan meneguhkan self esteem yang (basicly) telah tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; istilah remaja itu gak ada, lho…&lt;br /&gt;Dalam terminologi Islam, tidak ada konsep REMAJA. Islam hanya mengenal istilah anak dan dewasa. Anak ketika ia belum akil baligh, sedangkan dewasa saat hukum mulai berlaku padanya. Istilah remaja dimunculkan Barat untuk menjustifikasi kondisi trans sebagai ketidaksiapan anak-anak mereka memasuki usia dewasa. Psikologi mengakomodir ini. Munculah masalah-masalah baru terkait dengan kewajiban dikenakan hukum dengan ketidaksiapan menerima sanksi. Sering sekali kudengar komentar, "Ah, namanya juga remaja. Wajar, lah…" atau, "kayak enggak pernah jadi remaja aja." Yang lebih ngeri, "Biarkan aja, deh. Remaja itu masa yang singkat. Jadi, biar mereka menikmatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah pola pendidikan hanya ada dalam bentuk andragogy dan pedagogy. Adakah model pendidikan trans yang juga selalu trans mengiuti ke-trans-an model terkini? Ga ada kali ye…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; awasi mereka&lt;br /&gt;Ada indikasi kesalahan pola asuh. Sekali lagi, mengenai komentar 'namanya juga anak-anak'. Akan tetapi, jika anak melakukan kesalahan, "Kamu ini bagaimana, sih. Dikasih tahu susah sekali. Kamu kan sudah besar!" bingung. Anak mengalami kebingungan identitas diri karena mungkin orang tuanya juga rada bingung, kali ya? Kalo kata Pak Em Si, "Parenting itu penting".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Aat menyatakan mengenai Under Supervision Adult Hug (pokoknya gitu deh…) yang merupakan metode efektif untuk mendewasakan anak tepat pada waktunya. Anggap dan perlakukan mereka sebagai orang dewasa. Tahapan-tahapan yang bisa kita lakukan adalah dengan meneladani jalan parentingnya Ali bin Abi Thalib.  Pada tujuh tahun pertama jadikan anak sebagai amir atau putra mahkota. Tujuh tahun kedua, ajarkan dan jadikan mereka sebagai asir atau pelayan, tawanan. Tujuh tahun ketiga perlakukan anak sebagai wazir atau orang kepercayaan. Tahapan ini jika dijalankan dengan baik, insyaallah akan menghantarkan anak menjadi pribadi yang utuh dan matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; keegoan jangan disikat habis&lt;br /&gt;Individuasi atau keakuan, keegoan cenderung dinilai negatif. Tentu tak sepenuhnya demikian. Keberadaan dan keistiqomahan seorang muslim ternilai dari kemampuannya mempertahankan akidah dengan menyatakan "tidak". Tidak untuk tuhan selain Allah. Katakan tidak, untuk jalan kebathilan dan katakan tidak untuk mencampuradukan dienul Islam dengan thagut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciptakanlah ruang untuk 'aku'. Setelah paham konsekuensi logis dari tindakan yang dilakukan, maka anak siap untuk menjadi dewasa. (hiks…sampai sekarang pun aku masih belajar jadi dewasa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; jangan bertumpu pada pujian dan hukuman&lt;br /&gt;Setiap anak punya dorongan untuk mandiri dan bertanggung jawab. Jadi, jangan ambil tanggung jawab mereka. Biarkan mereka menyelesaikan dengan kepercayaan yang diberikan dengan sepenuh hati. Jika mereka berhasil, memang itu yang diharapkan. Jika tidak? Jangan hukum mereka karena konsekuensi negatif yang diterima sudah cukup berat. Sudah terjatuh, tertimpa tangga pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah saudraku. Itu yang bisa kubagi pada kalian. Moga bermanfaat ya. Memang tidak persis seperti yang disampaikan di Sekolah Alam Ciganjur, Sabtu 30 April. Aku sudah menambahkan komentar sedikit-sedikit. Moga tak mengurangi makna.&lt;br /&gt;Moga juga hari ini lebih baik. Ya, mari kita jadikan pendidikan dan generasi Islam lebih baik.(bhie_yan@yahoo.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bi shawab,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111501016369506626?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111501016369506626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111501016369506626&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111501016369506626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111501016369506626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/obrolan-seru-di-sa.html' title='Obrolan Seru di SA'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111494878842474858</id><published>2005-05-01T19:04:00.000-07:00</published><updated>2005-05-01T05:04:16.196-07:00</updated><title type='text'>tentang openhouse-nya SA</title><content type='html'>Melalui e-mail yang dikirim Bu Vera (ehm…panggilannya jadi berubah Bu, nih…) aku tahu SA mau mengadakan open house dan semacam launching untuk sekolah lanjutan. Datanglah diriku sendirian dari Bekasi. Kucluk…kucluk. Janji dengan beberapa kawan untuk ketemu di lokasi. Walau ada beberapa yang membatalkan semangat mah masih fulltank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di SA aku mengisi buku tamu dan diberi souvenir. Waah, ada VCDnya. Untuk berkeliling, aku dikenalkan dengan seorang guide imut bernama Nissa. Kayaknya wajah gadis kecil ini pernah kulihat deh. Ya. Mirip yang ada di blog. Dia kan yang bawa Flat Stanley naik rakit. Penasaran akhirnya kutanya juga. "Iya," Nissa menjawab sambil senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan mengitari SA, memperhatikan fasilitas yang ada, dan melihat hasil karya siswa yang dipajang di tengah lokasi membuatku tersenyum dan terkagum-kagum. Full smile, mungkin smile-ku dari kuping ke kuping tuh. Kita bisa lihat karya tulis ilmiah siswa kelas 5, proses pembentukan Vitamin C, laporan perjalanan siswa kelas 3, sampai sayuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu pasti senang sekali sekolah di sini, ya Nissa?" Nissa mengangguk.&lt;br /&gt;"Aku juga senang kalau bisa sekolah di sini." Hehe…apa yang dipikirkan Nissa ya, kalau ada temannya setua aku. Jadi ingat iklan pendidikan dari sebuah bank, katanya tak ada kata terlambat untuk belajar, yang ada hanya terlambat mempersiapkan dananya (redaksinya gimana ya…ah, pokoknya gitu deh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 30 menit rasanya kami mengitari lokasi dan lihat ke kanan dan ke kiri. Sebelum aku duduk di bawah sebuah saung berbentuk letter u yang sepertinya dipersiapkan untuk acara inti kami melihat seorang anak yang bersiap untuk meluncur. Webbing sudah terpasang tinggal disambung. Yak…that is flying fox, gals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu mau coba?"&lt;br /&gt;"Aku?" wah, gimana jawabnya ya?&lt;br /&gt;"Hmmm…sepertinya seru juga. Tapi, aku kan pakai rok, Nis." Waduh, tak terbayang deh meluncur di tengah acara seperti itu. Jadi atraksi tersendiri tuh! :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber suara memanggil hadirin tuk kumpul di saung yang sudah disiapkan. Kuajak Nissa untuk sama-sama duduk di sana. Tak lama dia pamit untuk bergabung dengan kawan-kawannya. "Oke Nissa. Terima kasih, ya." Tak lama, datang deh Dinasti dan Vina menyusul di tengah acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dipandu oleh Pak…(wah, lupa namanya rek!) dan Miss Mimi. Pembicara Ustad Budi Darmawan dan Bang Aat. Pembicaraan berkisar tentang menyiapkan anak menuju kedewasaan. Insyaallah tentang hal ini aku akan tik jadi artikel sendiri. Alhamdulillah bermanfaat banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum shalat dzuhur aku mendengarkan penjelasan tentang sekolah lanjutan dan beli buku yang ditulis oleh siswa kelas 7 yang melakukan 'perjalanan-perjalanan' menarik ke pulau Onrust. Ada vcdnya juga. Backsound atau musik pengiringnya bagus banget. Menyemangati, gitu loh :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, tambahan. Akhirnya ketemu juga dengan Mbak Neenoy dan Obin di depan playground, lapangan berpasir dan Pak Yuda (beliau yang menjelaskan tentang kelas 7). Thanks buat Mbak Vera (kalo tertulis enakan nyebut Mbak, tapi diucapkan…jadi Ibu?) atas informasi dan spirit yang diberikan. Buat semua yang dah bales SMS ketika aku butuh dukungan: Insyaallah kucoba berlari lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma Anta Rabbi, La Ilaaha illa Anta khalaqtani…&lt;br /&gt;Ana 'abduka…wa ana ala 'abdika, wawa'dika mastatha'tu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111494878842474858?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111494878842474858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111494878842474858&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111494878842474858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111494878842474858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/05/tentang-openhouse-nya-sa.html' title='tentang openhouse-nya SA'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111401001866582909</id><published>2005-04-20T10:13:00.000-07:00</published><updated>2005-04-20T08:13:38.666-07:00</updated><title type='text'>gagap</title><content type='html'>belajar untuk menjadi sesuatu yang berarti&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kolase Kosong&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Stag?&lt;br /&gt;Apakah stag itu…&lt;br /&gt;Oh, stag adalah kependekan dari stagnan [ya gak?]&lt;br /&gt;Alias berhenti!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stag.&lt;br /&gt;Aku lagi stag.&lt;br /&gt;Duduk menatap monitor mengajaknya bicara dengan batin.&lt;br /&gt;Kursor hanya berkedip2.&lt;br /&gt;Klip yang lucu datang menampilkan neon.&lt;br /&gt;Menyala, tapi… si lucu itu terprogram.&lt;br /&gt;Bukan.&lt;br /&gt;Bukan karena kasihan dan berusaha memberiku inspirasi.&lt;br /&gt;Mereka juga tak kunjung mengerti,&lt;br /&gt;mengapa mataku terus menatap layar&lt;br /&gt;dan air mataku jatuh&lt;br /&gt;… satu … satu …&lt;br /&gt;[dalam hati, sih]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stag.&lt;br /&gt;Aku tak butuh neon yang menyala atau tanda tanya di wajah klip.&lt;br /&gt;Stag.&lt;br /&gt;Aku lagi butuh ide untuk menyelesaikan puisi ini.&lt;br /&gt;Stag.&lt;br /&gt;Ngomong2, jam berapa sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Febi,&lt;br /&gt;19 April 2005 mendekati magrib&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111401001866582909?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111401001866582909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111401001866582909&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111401001866582909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111401001866582909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/gagap.html' title='gagap'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111363105980028095</id><published>2005-04-15T12:57:00.000-07:00</published><updated>2005-04-15T22:57:39.800-07:00</updated><title type='text'>the beauty poem from everyone hearts</title><content type='html'>I Found a Tiny Starfish&lt;br /&gt;By Dayle Ann Dodds&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I found a tiny starfish&lt;br /&gt;In a tidepool by the sand.&lt;br /&gt;I found a tiny starfish&lt;br /&gt;And put him in my hand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An itty-bitty starfish&lt;br /&gt;No bigger than my thumb,&lt;br /&gt;A wet and golden starfish&lt;br /&gt;Belonging to no one.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I thought that I would take him&lt;br /&gt;From the tidepool by the sea,&lt;br /&gt;And bring him home to give to you&lt;br /&gt;A loving gift from me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But as I held my starfish,&lt;br /&gt;His skin began to dry.&lt;br /&gt;Without his special seaside home,&lt;br /&gt;My gift to you would die.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I found a tiny starfishIn a tidepool by the sea.&lt;br /&gt;I hope whoever finds him next&lt;br /&gt;Will leave him there,&lt;br /&gt;like me!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the gift I've saved for you?&lt;br /&gt;The best that I can give:&lt;br /&gt;I found a tiny starfish,&lt;br /&gt;And for you, I let him live.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From Aynie (my friendster mate), 14 April 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111363105980028095?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111363105980028095/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111363105980028095&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111363105980028095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111363105980028095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/beauty-poem-from-everyone-hearts.html' title='the beauty poem from everyone hearts'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111885143810245035</id><published>2005-04-13T09:03:00.000-07:00</published><updated>2005-06-15T09:23:15.690-07:00</updated><title type='text'>poto lahan</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;img style="WIDTH: 342px; HEIGHT: 241px" height="791" alt="Image hosted by Photobucket.com" src="http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/DSCI0027.jpg" width="1200" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;ini poto lahan yang kumaksud. pas, kan....&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111885143810245035?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111885143810245035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111885143810245035&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111885143810245035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111885143810245035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/poto-lahan.html' title='poto lahan'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111340521341229493</id><published>2005-04-13T08:10:00.000-07:00</published><updated>2005-06-15T08:03:47.080-07:00</updated><title type='text'>energi lagi</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;[Ingin berbagi energi yang meletup-letup. Semoga ini dinamakan ghirah, bukan euphoria. Kuposting juga di blogspotku.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lonjakan lagi di imajiku andai bisa terwujud, pelaksanaan sit in siswa SEKOLAH IMPIAN :p ada di agenda Maret atau April 2006. Tapi, terbentur pada weakness dana pembangunan, sejenak mampir juga keraguan. Kekhawatiran pertama, apa bisa ya terwujud kalo dana sangat minim? Hmm…sepertinya harus juga mencari peluang sekolah yang bersedia me-franchies-kan. Kelak, jika dana terkumpul cukup untuk membeli tanah yang di belakangnya, baru bikin yang mandiri. Terus, kalau franchies sudah mapan (secara materi dan konseptual) dan cukup untuk beli sertifikasi kemandirian, label franchise pun akan berganti. Aaminn. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Kedua, bagaimana kalau yang dibangun adalah preschool dan TK? Jenjang selanjutnya yang sangat dibutuhkan untuk kesesuaian konsep belajar yang telah terbangun dalam diri siswa dan orang tua pun harus segera dipenuhi. Sementara, lahan yang ada belum memungkinkan untuk dibangunnya sekolah setingkat esde. Akhirnya, aku coba pikirkan jalan tengah. Bikin kelas 7 sampai 9 aja dulu (setara kelas 1 sampai 3 SMP). Jumlah jenjang hanya tiga, berarti masih ada kemungkinan pemanfaatan lahan 1500 m yang optimal. Selain itu, anak usia SMP adalah remaja yang memasuki masa pencarian identitas dan dapat disebut masa rawan. Aku pikir, kita juga harus memperhatikan anak usia ini. Konsentrasi diarahkan pada penyiapan diri remaja agar tak terbawa arus sekularisme dan kemaksiyatan tersembunyi lainnya yang marak digemborkan oleh media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode pembelajaran masih tetap tematik dengan Knowledge Based Society, home schooling atau apalah namanya. Tentu saja menjadikan Islam sebagai spiritnya agar dalam diri siswa terbentuk kebutuhan untuk hidup di bawah naungan Islam. Jadi, tematik itu dikaitkan dengan ayat-ayat al Quran dan ayat-ayat itu akan senantiasa diulang dalam waktu sepekan hingga mereka paham dan dengan sendirinya akan hapal—komparasi dari beberapa model sekolahan. Mengingat hal ini, aku jadi pengen menamakan sekolah itu Madrasah Komunitas atau Madrasah Mini Society. Bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah itu akan diajarkan keterampilan hidup atau yang familiar disebut sebagai life skill. Kegiatan ini juga akan didukung oleh program career day yang mendatangkan para profesional di berbagai bidang. Diharapkan konsep hidup mereka lebih terarah dan mereka memiliki pandangan dan cita-cita yang jauh ke depan tentang masa depannya dan masa depan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah. Bismillah. Audiensi akan terus berjalan. Diskusi dan penelusuran informasi akan peluang insyaallah dibuat jadwalnya. Insyaallah Jumat akan kumpul di UNJ dan Senin mendatangi lagi SA—semoga menghasilkan kebaikan. Ke SA itu banyak yang mau ikut. Wah, aku harus menyampaikan hal ini ke Bu Cache. Insyaallah yang ngobrol aku aja. Teman-teman yang lain akan menikmati sajian alam di SA dan cari inspirasi :p. Mudah-mudahan diijinkan. Alhamdulillah. Benar kata Mbak Revy. Allah membukakan jalan dan memberikan secercah harapan—melalui orang-orang baik. Tinggal kita aja yang berusaha dan kelak Allah akan memperlihatkan hasil usaha kita. Betul juga kata mama. Orang-orang yang menjadikan ini sebagai sarana ibadah tidak akan sungkan membagi ilmunya. Mereka menjadi rahmat bagi semesta alam. Terima kasih untuk Bu Cache, Mbak Vera dan Mbak Neenoy juga semua ikhwah yang siap berjuang, "Ini jalan yang panjang". Moga Allah memberikan balasan yang terbaik bagi kita semua :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam segala keterbatasan manusia bisa melakukan banyak hal yang disangka di luar batas kemampuan. Ini hanya mungkin terjadi ketika kita yakin ada Allah yang tak terbatas. Allahu Akbar, Allah Yang Maha Besar.&lt;br /&gt;Wallahu a'lam…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum, Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Kurcaci yang cita-citanya sebesar raksasa,&lt;br /&gt;Febi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Mohon do'a dari semua.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111340521341229493?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111340521341229493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111340521341229493&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111340521341229493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111340521341229493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/energi-lagi.html' title='energi lagi'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111318541233268449</id><published>2005-04-10T19:08:00.000-07:00</published><updated>2005-04-10T19:10:12.333-07:00</updated><title type='text'>ralat nih, dari Mbak Ver</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: navy;"&gt;Maaf Feb, setahu saya kurikulumnya adalah modifikasi kurikulum diknas &amp;amp; british. Dari kurikulum Diknas ada yang diambil, ada yang dibuang, ada yang dikurangi, ada yang ditambah. Coba dicek lagi ke Bu Cache.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111318541233268449?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111318541233268449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111318541233268449&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111318541233268449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111318541233268449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/ralat-nih-dari-mbak-ver.html' title='ralat nih, dari Mbak Ver'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111305986844150127</id><published>2005-04-10T07:34:00.000-07:00</published><updated>2005-06-15T07:58:20.980-07:00</updated><title type='text'>Ayo...Sekolah</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau bagi-bagi cerita tentang kunjungan ke SA. Bukan mengidolakan, sih…tapi, emang keren kok ;p Aku ngobrol dengan Bu Cache (salah satu pendiri) di SA kira-kira 2 jam. Belum sempat keliling2 dan lihat2. Rencana ingin melanjutkan Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya. Ternyata SA di Bandung awalnya frenchise (betul gak tulisannya?) dan sekarang sudah mandiri. Sedikit kilas balik mengenai perjalan ke Bandung: ketika di ITB aku melihat salah satu stand tanpa stand. Ya, itulah SA Bandung. Hanya memasang sebuah televisi dan ditunggui oleh seorang guru dan seorang anak yang membagikan brosur pada mereka yang menonton. Mungkin kehabisan stand? Tapi, hanya di stand SA, di depan layar televisi yang memutar profil sekolah itu aku lama berdiri. Sangat tertarik. Hmmm…mereka pasang strategi yang lebih menarik. SA memasang tali di tugu ITB untuk meluncur. Siswa dengan rompi oranye dan sepatu bot terlihat berkumpul di bawah tugu. Beberapa terlihat sedang dipasangi webing dan karabiner. Oke banget, deh. Satu-satu mereka menaiki tangga kayu yang diikat tali tanpa takut dan menemui gurunya yang telah lebih dulu menunggu di atas. Dan setelah karabiner disambung dengan tali, satu persatu…syuuut. Meluncur dan mendarat dengan sukses. Exciting!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke. Inilah reportase itu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Reportase Seadanya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekolah yang berkualitas tidak menjadikan gedung sebagai resource of education." Demikian kira-kira awal statemen yang menjelaskan konsep SA. Biaya pendidikan yang besar sebenarnya merupakan alokasi untuk pembiayaan gedung sekolah. Di SA biaya itu di-switch kepada eksplorasi alam sebagai laboratorium, eksplorasi kemampuan guru, pengadaan buku, dan pengayaan metodologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak menggunakan kurikulum Diknas. SA memilih kurikulum 'luar' atau kurikulum bangsa asing, Inggris sebagai rujukan. Diknas memiliki konsep yang—bisa dikatakan, 'keliru'. Pembebanan kepada siswa, pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan kognitif, pencekokan teori, dan penyeragaman fisik dan pola pikir jauh dari 'pendidikan yang manusiawi'. Siswa tidak dipandang sebagai manusia yang berpotensi dan individu yang unik. Mereka harus mengikuti serangkaian standardisasi sehingga otomatis tercipta peringkat dalam kehidupan berdasarkan ketercapaiannya. Secara umum terjadilah pengelompokan 'si dungu' dan 'si pandai'. Hal ini tidak akan terjadi mana kala penyelenggaraan sekolah menggunakan konsep learning by doing. Sayangnya, hanya kurikulum luar sajalah yang memiliki ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang ada di Indonesia memang diformat sedemikian rupa dengan karakteristik tubian tugas, penjejalan materi pelajaran, dan penyeragaman pola tindak dan pikir. Pemerintah menyetel lembaga dengan paradigma seperti itu. Ya. Mereka bertanggung jawab terhadap pembuatan main stream yang terlembaga dari mulai struktural(PTN pencetak guru, departemen Diknas, standardisasi pekerja pada perusahaan/lembaga pemerintah) sampai tingkat fungsional(guru-guru) dan infrastruktur. Inilah sebabnya SA membatasi diri menerima guru dari IKIP—tragis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang membuat SA senantiasa mengalami perkembangan adalah terbukanya pikiran dari intervensi dan kontaminasi konsep pendidikan nasional. Segala konsep baru yang mencerahkan segera dipelajari dengan cepat dan diadop. Sebagai contoh terbaru, ada seorang ahli neurologi yang menemukan teori bahwa anak-anak bisa diajarkan sebuah cara untuk memiliki ingatan jangka panjang long term memory tanpa melakukan tubian materi pelajaran. Teori ini sekarang masih diujikan di salah satu kelas di SA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SA memang yang pertama. Walau pun sudah ada kurikulum yang bisa dirujuk, tetap sebagai pelopor SA harus mengeksplorasi diri melalui diskusi dan menjadikan buku sebagai resource—SA tidak memiliki model di sini malahan SA-lah model bagi pendidikan 'membebaskan' di Indonesia. Pengayaan ini bukan hanya ditujukan bagi peningkatan wawasan dan kinerja pengajar, tetapi juga bagi siswa. Maka, prinsip EKSPLORASI SAMPAI MATI telah menjadi nafas bagi pendiri dan pelaksana pendidikan di SA Ciganjur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca namanya, Sekolah Alam, orang akan mengaitkan dengan lingkungan. Tepat. Berdasarkan Qs. Al Baqarah ayat 30 yang menyatakan bahwa manusia diturunkan ke dunia membawa misi kekhalifahan itulah, SA menjadikan alam sebagai tempat terbesar bagi siswanya untuk belajar. SA menjadikan lingkungan sekolah sebagai alam, laboratorium bagi mereka dalam pembelajaran sebagai khalifah fil ardh guna mengelola sumber daya tersebut sesuai syariat-Nya. Maka, kurikulum yang tiga itu—akhlaq, kognisi, dan leadership—didesign dalam bentuk tematik dan menggunakan sekitar 75% kegiatan out door. Jika pun ada kegiatan yang indoor, maka lebih ditekankan pada studi pustaka. Kegiatan di luar ruangan yang juga disebut outing atau out bound dimulai pada tingkat terkecil, preschool. Prinsipnya adalah open mind, out of class, out of school dengan targetan awal siswa dapat mengatasi rasa takut dalam dirinya sendiri sehingga dapat mengatasi, mengendalikan, dan memimpin dirinya, kelompoknya juga jama'ah yang lebih besar. Ini juga makna kurikulum leadership.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa lagi yang unggul dalam SA? Di SA tidak ditemukan istilah tidak naik—selain istilah bodoh. Siswa yang tak mampu membaca dalam tingkat SD kelas atas (4, 5, dan 6) masih dapat mengikuti pelajaran bersama teman-teman sebayanya walau pun telah diidentifikasi lower atau ADHD. Tugas gurulah menggali kelebihannya di sisi selain kognisi. Berbeda ketika siswa sudah berani berdusta dan melakukan tindakan melanggar syariat—tidak shalat, tidak shaum. Konsekuensinya, mereka tidak diikutkan pada tingkat atau kelas selanjutnya. Pihak sekolah akan melihat perkembangan siswa tersebut apakah dalam tiga bulan ia bisa kembali memiliki kesadaran berakhlak yang baik atau tidak? Jika bisa, maka mereka dinaikan begitu juga sebaliknya. Hal ini dimungkinkan karena SA memiliki prosentase untuk muatan akhlaq adalah 80%. Namun, memperhatikan demikian besarnya porsi akhlaq, maka 20% dari pembelajaran dikembalikan pada pemberian contoh oleh pengajar atau yang disebut dengan teladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, SA menjadikan bisnis dan teknologi sebagai salah satu bidang pembelajaran di dalamnya—dengan pengembangan yang tetap tematik melalui spider web. SA berusaha mengokohkan kedudukan siswanya dengan kelebihan interpreneur ship dan wawasan yang luas terhadap kemajuan Iptek. Muatan seperti ini dapat dinikmati siswa sejak tingkat preschool. Ada pertanyaan menggelitik yang diajukan terkait dengan semangat kemajuan ilmu, "Bajak ditemukan sebagai alat pertanian di Mesir. Ini bukti sejarah dalam pengelolaan pertanian abad lampau. Bagaimana dengan Indonesia. Apakah bajak masih digunakan dalam pengelolaan pertanian abad ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana juga ada prinsip nol rupiah. Artinya, siswa diajak mengasah kreatifitas dengan menggunakan segala sesuatu yang tersedia—baik bahan bekas mau pun hasil alam, untuk dikelola sebagai sesuatu yang berharga dan menghasilkan. Contohnya tentang pisang. Pisang diangkat sebagai tema pembelajaran. Siswa menjadikan pisang sebagai bahan baku industri kripik kecil-kecilan. Inilah yang disebut teknologi dan bisnis. Siswa melakukan produksi sampai promosi dan distribusi sendiri. Pembuatan poster iklan dan promosi dilakukan serbasendiri dan door to door—datang ke kelas-kelas. Belum lagi kalau ada market day. Wacks apaan lagi tuh? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Satu lagi yang unik dari SA, karena kecerdasan kognisi bukanlah targetan pembelajaran, maka seleksi masuk siswa tidak ditinjau dari kemampuannya membaca, menulis, dan berhitung. Seleksi masuk memiliki rangkaian yang komprehensif. Maksudnya, selain siswa, kedua orang tua pun turut disertakan dalam penyaringan. Seleksi dimulai dari wawancara terhadap kedua orang tua yang materinya sekitar konsep pendidikan putra-putri mereka. Seleksi kepada anak lebih pada observasi. Siswa diamati selama sit in. Mampukah ia mandiri dan merasa senang belajar di SA? Jika setelah wawancara kedua orang tua SA menemukan ketidaksamaan persepsi dalam mendidik siswa, maka itu sudah satu poin penyebab sang anak tidak bisa mengikuti kegiatan belajar di sana. Begitu juga jika anak tak menyukai cara belajar di SA, maka ia tak bisa diterima. Di hari akhir sit in mereka akan ditanya oleh guru, "Apa kamu mau sekolah di sin?" Jika jawabannya, "Enggak ah, main terus. Lagi pula gak pake seragam," dan komentar sejenis ini adalah finalti ia tak bisa menjadi salah seorang murid di SA sekalipun hasil wawancara dengan orang tua menunjukan kesamaan visi dan misi dengan sekolah ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;= = = = = = =&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Begitulah. Menurut Bu Cache, langkah pertama yang musti dilakukan adalah kumpul bareng mereka yang punya cita-cita sama. Sharing, hunting info, audiensi bareng dan saling nyemangatin. Bisa frustasi kalau dipikirin sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na…h ketauan kan. Maksud imel ini bukan sekadar bagi-bagi cerita doangan. Aku mau ngajak teman-teman ngumpul: ngumpulin ide, ngumpulin orang, ngumpulin dana—ngamen. Gimana formatnya masih blanky neh. Lahan dan dana insyaallah tesedia—tinggal kita yang minta ijin dan minta do'a biar bisa makenyaJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, ada tanggepan? Recehan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dulu. Maaf kalau ada salah2 kata. Maklumlah, namanya juga anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum,&lt;br /&gt;Febi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: maaf buat mba2 di SA kalo ada info yang gak tepat. Hapunten pisan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111305986844150127?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111305986844150127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111305986844150127&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111305986844150127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111305986844150127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/ayosekolah.html' title='Ayo...Sekolah'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111297419030658803</id><published>2005-04-08T10:29:00.000-07:00</published><updated>2005-06-15T07:59:14.183-07:00</updated><title type='text'>I have Learned...</title><content type='html'>&lt;span style="color:#333333;"&gt;dari frenster BBnya Aynie. thx... mencerahkan :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I have Learned...[Life teaches you alot. Here are few that it taught me.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I've learned that no matter how much I care, some people just don't care back.&lt;br /&gt;I've learned that you cannot make someone love you. All you can do is be someone who can be loved. The rest is up to them.&lt;br /&gt;I've learned that it's taking me a long time to become the person I want to be.&lt;br /&gt;I've learned that it takes years to build up trust, and only seconds to destroy it.&lt;br /&gt;I've learned that it's not what you have in your life but who you have in your life that counts.&lt;br /&gt;I've learned that you can get by on charm for about fifteen minutes. After that, you'd better know something.&lt;br /&gt;I've learned that you shouldn't compare yourself to the best others can do. I&lt;br /&gt;I've learned that you can do something in an instant that will give you heartache for life.&lt;br /&gt;I've learned that you should always leave loved ones with loving words. It may be the last time you see them.&lt;br /&gt;I've learned that you can keep going long after you can't.&lt;br /&gt;I've learned that we are responsible for what we do, no matter how we feel.&lt;br /&gt;I've learned that either you control your attitude or it controls you. I've learned that regardless of how hot and steamy a relationship is at first, the passion fades and there had better be something else to take its place.&lt;br /&gt;I've learned that heroes are the people who do what has to be done when it needs to be done, regardless of the consequences.&lt;br /&gt;I've learned that money is a lousy way of keeping score.&lt;br /&gt;I've learned that my best friend and I can do anything or nothing and have the best time.&lt;br /&gt;I've learned that sometimes the people you expect to kick you when you're down will be the ones to help you get back up.&lt;br /&gt;I've learned that sometimes when I'm angry I have the right to be angry, but that doesn't give me the right to be cruel.&lt;br /&gt;I've learned that true friendship continues to grow, even over the longest distance.Same goes for true love.&lt;br /&gt;I've learned that just because someone doesn't love you the way you want them to doesn't mean they don't love you with all they have.&lt;br /&gt;I've learned that maturity has more to do with what types of experiences you've had and what you've learned from them and less to do with how many birthdays you've celebrated.&lt;br /&gt;I've learned that your family won't always be there for you.It may seem funny, but people you aren't related to can take care of you and love you and teach you to trust people again. Families aren't biological.&lt;br /&gt;I've learned that no matter how good a friend is, they're going to hurt you every once in a while and you must forgive them for that.&lt;br /&gt;I've learned that it isn't always enough to be forgiven by others. Sometimes you are to learn to forgive yourself.&lt;br /&gt;I've learned that no matter how bad your heart is broken the world doesn't stop for your grief. I've learned that our background and circumstances may have influenced who we are, but we are responsible for who we become.&lt;br /&gt;I've learned that just because two people argue, it doesn't mean they don't love each other And just because they don't argue, it doesn't mean they do.&lt;br /&gt;I've learned that we don't have to change friends if we understand that friends change.&lt;br /&gt;I've learned that you shouldn't be so eager to find out a secret. It could change your life forever. I've learned that two people can look at the exact same thing and see something totally different.&lt;br /&gt;I've learned that no matter how you try to protect your children, they will eventually get hurt and you will hurt in the process.&lt;br /&gt;I've learned that your life can be changed in a matter of hours by people who don't even know you.&lt;br /&gt;I've learned that even when you think you have no more to give, when a friend cries out to you, you will find the strength to help.&lt;br /&gt;I've learned that credentials on the wall do not make you a decent human being.&lt;br /&gt;I've learned that the people you care about most in life are taken from you too soon.&lt;br /&gt;I've learned that it's hard to determine where to draw the line between being nice and not hurting people's feelings and standing up for what you believe.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111297419030658803?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111297419030658803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111297419030658803&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111297419030658803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111297419030658803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/i-have-learned_08.html' title='I have Learned...'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111297300011019107</id><published>2005-04-08T10:07:00.000-07:00</published><updated>2005-04-08T08:10:00.110-07:00</updated><title type='text'>Jadi, deh!</title><content type='html'>&lt;span style="color:#009900;"&gt;Hari ini aku ke sekolah alam. Alhamdulillah. Senang banget. (kok kayak karangan anak esde ya?). hehehe… ketemu Bu Cache yang ternyata masih muda. Seperti juga guru2 yang lain. Hatiku tak bisa diam. Melonjak2! AHA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tiba aku diminta menunggu di perpustakaan. Bukan hanya lihat2 buku, aku juga memperhatikan guru2 dan siswa yang datang silih berganti. Ah, amazing! Betapa akrabnya mereka. Betapa santun dan penuh dengan rasa ingin tahu. Cerdas. Baru kali ini menunggu bukan sebagai hal yang  membosankan J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya…Itu dia Bu Cache. Beliau ini imut2. Wajahnya masih terlihat letih. Mungkin belum pulih benar, ya. Aku jadi kasihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pascasakit, penjelasan beliau yang panjang dan runtut membuatku terkesima. Hmmm…mungkin wajahku terlihat sangat lucu saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang membuatku semakin melonjak2. ada yang ingin segera dilejitkan. Ada potensi yang minta digarap sesegera mungkin. Waaah, panjang deh ceritanya. Pada pertemuan kali ini kami baru membicarakan tentang konsep. Selengkapnya bisa baca di weblog SA, tapi pengalamanku berbincang dengan Bu Cache dan mendatangi SA tak bisa diwakili dengan web mana pun. Soale…ngalamin langsung donx.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, aku dapat spirit: EXPLORASI SAMPAI MATI, MENGAJARKAN MELALUI USWAH, dan JADIKAN ALAM SEBAGAI LABORATORIUM PELAKSANAAN KEKHALIFAHAN. Jazakillah Bu Cache…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inginku sih memperpanjang kalam dan bikin reportase lengkap. Tapi apa daya, daku 'on' terus dari pagi. Ini aja baru pulang ngajar. Lagi ngumpuli butiran berlian untuk bikin sekolahan :p Ya, secepatnya-lah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana: Insyaallah Senin ke SA lagi untuk looking around.      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111297300011019107?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111297300011019107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111297300011019107&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111297300011019107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111297300011019107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/jadi-deh.html' title='Jadi, deh!'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111274917186746646</id><published>2005-04-05T17:56:00.000-07:00</published><updated>2005-04-05T17:59:31.866-07:00</updated><title type='text'>Apa yang Penting...</title><content type='html'>Ikatlah makna dari apa yang kau lihat, kau baca, kau dengar, kau alami. Maka, menjelmalah kita menjadi manusia yang tetap merasa kecil dalam kebesaran kuasa Ilahi. Menjelmalah menjadi butiran mutiara-berlian yang terlindung. Kelak, mutiara itu menjadi penolong ketika datang masalah…masalah…cobaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna yang kuikat dan kusampaikan kali ini ada 2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Azuka, TV7 suatu siang&lt;/span&gt;: &lt;strong&gt;bukankah saling mencintai saja sudah cukup?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ehem2, jadi gak enak neh. Bukan ape2, kalimat yang diucapkan tokoh Azuka kecil tadi sungguh menyentuh. Bukan ape2, bukan tentang suka-sukaan gitu. Daku teringat nikmat yang Allah kasih pada kita. Mencoba bertanya dengan pertanyaan retoris,&lt;br /&gt;"Bukankah saling mencintai saja sudah cukup?" Aku  jadi serba malu. Iya. Allah sudah memberi kita begitu banyak kenikmatan sebagai bukti cinta-Nya pada kita. Jadi, itu saja sebenarnya sudah lebih dari cukup. [Menuntut ini, itu, doa yang dipaksakan?] Tapi, adil gak sih? Apa kita sudah kasih yang terbaik kepada-Nya? Apa kita sudah kasih yang terbaik kepada-Nya hingga bisa dikatakan 'saling mencintai?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To my self: coba lagi! Coba jangan menyerah hingga Ia menghentikan perjalanan waktumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Eka, menuju Bandung, di Bus, malam-malam&lt;/span&gt;: &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;batuan grafit yang untuk berlian itu mirip dengan yang untuk pensil, Mbak. Bedanya, yang untuk pensil lebih gelap sedang yang untuk berlian warnanya agak terang. Batuan ini jika di tekan dengan tekanan udara tinggi akan menjadi berlian. Semakin tinggi tekanannya akan semakin bagus.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Akh, jadi malu lagih nih! Allah menyajikan pelajaran berharga bagi kita yang mau memperbaiki diri. Setiap tekanan masalah, cobaan yang Allah kasih adalah proses menjadi berlian. Menjadi lebih shaleh dan pantas menyebut diri sebagai hamba-Nya. Ini mungkin jawaban mengapa Allah tak memberi waktu rehat dari runtutan ujian. Ini maksudnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Gobin, Petir, AnTv, malam tadi&lt;/span&gt;:&lt;strong&gt; kita berbicara hanya mengulang apa yang kita tahu&lt;/strong&gt;. Tapi, ketika kita mendengar, kita akan mendapatkan banyak hal baru. Wups, seperti tersedot ke dalam sebuah ruangan penuh dengan cermin. Mana yang bias menunjukkan gambaran terbaik? Mana? Mungkin benar…dengarkan! Apa yang mereka katakan? Apa itu? Hal baru? Menarik, ya! Hmmm…ternyata kita gak ada apa-apanya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Buat orang2 yang kusayangi: maafkan atas kekhilafanku yang nyata, tersembunyi maupun yang sengaja kusembunyikan…&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111274917186746646?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111274917186746646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111274917186746646&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111274917186746646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111274917186746646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/04/apa-yang-penting.html' title='Apa yang Penting...'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111189041859600751</id><published>2005-03-26T18:20:00.000-08:00</published><updated>2005-03-26T18:26:58.596-08:00</updated><title type='text'>kapan ya, bisa ke bandung lagi</title><content type='html'>alhamdulillah. banyak banget yang bisa diperoleh selama 3 hari di bandung bareng sists: eka, dewi dan pur (huggiest?) :p. ketemu rani, reni, teh otim dklg. memang, silaturahim itu memanjangkan umur dan membawa banyak berkah.&lt;br /&gt;itb? pameran pendidikan islam, maksudku. ah, banyak banget brosur jadi sampe meledak2 pengen bikin sesuatu yang baru. hmhm...tunggu saja. bismillah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111189041859600751?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111189041859600751/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111189041859600751&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111189041859600751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111189041859600751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/03/kapan-ya-bisa-ke-bandung-lagi.html' title='kapan ya, bisa ke bandung lagi'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111165118045058905</id><published>2005-03-23T23:58:00.000-08:00</published><updated>2005-03-23T23:59:40.450-08:00</updated><title type='text'>blog baru, nih ye... asik kali ya?</title><content type='html'>blog di friendster kayaknya lebih gampang buat aku yang gaptek. tapi, tetep aja di blogspot gak aku tinggalin. makasih, biru hati...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111165118045058905?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111165118045058905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111165118045058905&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111165118045058905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111165118045058905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/03/blog-baru-nih-ye-asik-kali-ya.html' title='blog baru, nih ye... asik kali ya?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111141930021435266</id><published>2005-03-21T07:35:00.000-08:00</published><updated>2005-03-21T07:35:00.213-08:00</updated><title type='text'>Photobucket</title><content type='html'>This is a test post from &lt;a href="http://photobucket.com/"&gt;Photobucket.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111141930021435266?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111141930021435266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111141930021435266&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111141930021435266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111141930021435266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/03/photobucket.html' title='Photobucket'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111141740294693650</id><published>2005-03-21T07:02:00.000-08:00</published><updated>2005-03-21T07:03:22.946-08:00</updated><title type='text'>Polemik adalah Konflik</title><content type='html'>Assalamu'alaikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpolemik itu gak enak. Aku gak seneng. Pengennya sih, semua hal bisa dibicarakan dengan baik. Dahulu kala, aku tuh orang yang gampang marah. Dan sekarang sedang berusaha…sabarrrr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai apa sih, maksud tulisan ini? :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai plgiat ato kopi paste, gitu. What eva, deh. Semua kembali pada diri masing2. aku mah cuma ingin kita semua meningkatkan kualitas diri. Silakan pake tulisan sipa aja. Kalo emang niatnya nyebarin kebaikan, ya ndak masalah. Silakan. Asal yang punya ikhlas, gitu loch…. J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Me: duh, dah lama ya aku gak ngisi blog selayaknya diary online. Lagi kesengsem ma frenster. Tapi, sekarang patah hati lagi. Hiks7x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111141740294693650?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111141740294693650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111141740294693650&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111141740294693650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111141740294693650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/03/polemik-adalah-konflik.html' title='Polemik adalah Konflik'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111132679630705027</id><published>2005-03-20T05:52:00.000-08:00</published><updated>2005-03-20T05:53:16.306-08:00</updated><title type='text'>Mau terbang, boleh?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Sayap Anomali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaulihatkah sepasang sayap,&lt;br /&gt;milik siapa ini?&lt;br /&gt;Ditinggalkan yang punya&lt;br /&gt;di atas meja makan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau diapakan, ya?&lt;br /&gt;Dimakan? Tidak mungkin!&lt;br /&gt;Dipakai? Bagai mana caranya?Dijual? Memang ada yang mau beli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa, ya?&lt;br /&gt;Sepasang sayap ini ditinggalkan begitu saja&lt;br /&gt;Kenapa, ya?&lt;br /&gt;Pemiliknya tidak datang dan mencari&lt;br /&gt;Kenapa, ya?&lt;br /&gt;Apa yang punya ingin merubah identitasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal,&lt;br /&gt;Yang tadinya sebagai: Makhluk Bersayap&lt;br /&gt;Sekarang jadi: Makhluk Tanpa Sayap!&lt;br /&gt;Yang tadinya bisa terbang&lt;br /&gt;Sekarang ingin melata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa dia ingin meminta sepasang sayapnya&lt;br /&gt;diganti dengan kaki?&lt;br /&gt;Kaki siapa?&lt;br /&gt;Kakiku?&lt;br /&gt;Enak saja!&lt;br /&gt;Mana bisa sayap miliknya kupakai untuk jalan…&lt;br /&gt;Mana bisa kaki milikku dia pakai untuk terbang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti, kalau aku ketemu dengan pemilik sayap itu&lt;br /&gt;(tentu saja sebelum dia mati lemas kehabisan darah)&lt;br /&gt;Aku akan tanyakan:&lt;br /&gt;"Kenapa sayapmu ditinggalkan di meja makan kami?" &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111132679630705027?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111132679630705027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111132679630705027&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111132679630705027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111132679630705027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/03/mau-terbang-boleh.html' title='Mau terbang, boleh?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111132669530350655</id><published>2005-03-20T05:50:00.000-08:00</published><updated>2005-03-20T05:51:35.306-08:00</updated><title type='text'>yang Menyesak</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Anyelir di Sematan Jari&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anyelir disauk jemari busuk&lt;br /&gt;mengharap aromanya melindap senyap&lt;br /&gt;ke dalam jiwa-jiwa pengap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kudengar, kabarnya….&lt;br /&gt;geletar angin mengganti udara yang terkunci&lt;br /&gt;di dalam peti mati bernama hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka ada-nya anyelir seperti krim&lt;br /&gt;yang serupa katalisator&lt;br /&gt;bagi jaringan baru yang merambat di jemari busuk itu&lt;br /&gt;pada jari-jari busuk milik-ku?&lt;br /&gt;…milikmu?&lt;br /&gt;…miliknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akghhh…&lt;br /&gt;Anyelir saat itu lebih mirip eliksir&lt;br /&gt;bagi siapa yang berjemari busuk,&lt;br /&gt;namun selalu terbuka baginya&lt;br /&gt;bagi Anyelir&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111132669530350655?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111132669530350655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111132669530350655&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111132669530350655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111132669530350655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/03/yang-menyesak.html' title='yang Menyesak'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-111107672523742033</id><published>2005-03-17T08:19:00.000-08:00</published><updated>2005-03-17T08:25:25.243-08:00</updated><title type='text'>Kurva-Kurva Kotor di Jiwa Manusia</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat di zaman Rasulullah yang agung sering seolah baru mendengar sebuah ayat, walau itu adalah kali kesekian ayat tersebut dibacakan. Mata mereka mencucurkan telaga bernama taubat. Luar biasa memang. Al Qur'an selalu menjadi baru dan mewarnai jiwa-jiwa yang sendu yang merindu kedekatan dengan Allah SWT. Ayat-ayat samawah (langit) itu laksana butiran berlian yang senantiasa indah dipandang dari berbagai sisi dan menggelorakan jiwa hingga mengikis ketakutan akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, ternyata, wahai saudaraku terkasih, tidak semua orang bisa merasakan kilatan keajaiban sabda-sabda langit ini. Hanya mereka yang menjaga kebersihan nuraninya saja yang bisa tersentuh oleh Al Quran Al Karim. Hanya mereka yang mencintai Allah dengan kesucian hati saja yang mampu memahami dan menangkap fenomena ghaib, pengalaman ruhani yang tinggi ketika membacanya. Yang lain? No way! Tak ada cara bagi manusia bertendensi duniawi bersentuhan dengan spirit Al Quran. Sepintar apa pun dia. Semahir apa pun berbahasa Arab. Sepandai apa pun mencipta sastra dari berbagai genre. Mereka hanya bisa membaca, memahami, dan menikmati  ayat suci ini sebatas kedalaman maknanya, sebatas keindahan bahasanya saja. Bahkan, mereka mempelajarinya untuk menikam umat Islam yang jauh dari Al Quran untuk menjadikan mereka semakin jauuuuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Quran hanya berupa cangkang! Tak membangun marka di dalam hati. Tak mencipta rindu dalam qalbu untuk berjumpa dengan Penguasa Alam Semesta. Tak merasa terjamin kala realita yang ada bersama problematika yang menumpuk di setiap sudut kota begitu menggelisahkan jiwa! Bahkan, tak membuat bangkitnya semangat untuk mendzahirkan kerjaan Allah SWT di muka dunia….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pengandaian sederhana dari guruku tersayang. Beliau bercerita, jika seseorang melewati sebuah tempat yang sampah menggunung di sana. Kubangan air kotor membentuk kurva-kurva di atas tanahnya yang berwarna hitam dan bau busuk begitu menusuk dan menyebar. Pastilah dia menutup hidungnya dan berusaha menghindari genangan demi genangan sebaik mungkin. Bisa jadi mereka mengangkat sedikit celana dan roknya, menjinjitkan kakinya, dan menutup hidungnya. Ditambah menahan mual yang menggejolakan perut. Yup! Ini sama halnya dengan persentuhan kita dengan lingkungan yang lekat dengan penyimpangan, pemaksiyatan, pengkhianatan aqidah! Jika sensitifitas masih berupa muatan yang murni di dalam jiwa, tentu manusia akan merasa jijik terhadap semua tingkah polah dan pola pikir yang bersebrangan dengan kehendak Ilahiyah. Tapi, jika tidak? "Ah, biasa aja tuh! Emang sudah biasa begitu." Naudzubillah summa naudzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita merasa JIJIK?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, itulah yang dinamakan taqwa. Berhati-hati agar tidak terkena polusi-polusi fisik dan ruhani. Ah, kini resistensi kita menurun rupanya! Antibodi yang ada harus dipacu dengan suplemen. Namun, Allah Maha Tahu. Al Quran diturunkan untuk menjadi Syifa'. Obat bagi ruhani yang sakit. Bukan sekadar suplemen. Namun, Allah juga menetapkan. Hanya orang yang mau menyadari bahwa ruhaninya sakit. Hanya orang yang mau merendahkan diri untuk dikoreksi, diobati, dan diatur  dengan ayat-ayat Allah saja yang bisa mendapatkan kemanfaatan petunjuk dan rahmat, kemuliaan Asy Syifa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyapa kita dengan surat Al Waqiah dalam ayat ke77-79. Ia SWT berkata, "Sesungguhnya Al Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia. Pada kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuz). Tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita termasuk salah satu di antaranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simaklah ayat Al Qur'an di bawah ini. Maha Benar Allah dengan Segala Firmannya:&lt;br /&gt;"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang beriman." (Qs. Yunus: 57)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku yang dikasihi Allah, lihatlah. Di awal ayat Allah menyeru seluruh manusia, tetapi di akhir ayat terjadi pengkususan (takhsis), bahwa  penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat  DITUJUKAN bagi orang-orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari lenyapkan ketakutan dan kegelisahan hidup dengan meminta kepada Allah untuk disucikannya jiwa-jiwa kita. Mari memohon agar jiwa-jiwa ini segera menjadi layak untuk bersentuhan dengan jiwa Al Qur'an. Mari memohon agar semangat terpompa dalam dawam cinta perjuangan penegakan kalimah Allah di bumi pertiwi. Marilah menuju pentakhsisan, pengistimewaan, agar Allah memanggil kita dengan panggilan kecintaan "Yaa…ayyuhalladziina aamanu."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-111107672523742033?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/111107672523742033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=111107672523742033&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111107672523742033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/111107672523742033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/03/kurva-kurva-kotor-di-jiwa-manusia.html' title='Kurva-Kurva Kotor di Jiwa Manusia'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-110745182758480210</id><published>2005-02-03T09:25:00.000-08:00</published><updated>2005-02-03T09:30:27.583-08:00</updated><title type='text'>Cinta yang Sederhana</title><content type='html'>Aku Ingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:&lt;br /&gt;dengan kata yang tak sempat diucapkan&lt;br /&gt;kayu kepada api yang menjadikannya abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:&lt;br /&gt;dengan isyarat yang tak sempat disampaikan&lt;br /&gt;awan kepada hujan yang menjadikannya tiada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Puisi di atas adalah karya Sapardi Djoko Darmono.  Berbicara mengenai makna puisi ini pasti semua orang sependapat, bahwa temanya tak jauh dari tema sentral dan universal: CINTA. Bagi saya, puisi ini mengingatkan pada Bilal. Beliau adalah sahabat Nabi saw. yang namanya lekat dengan kepapaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau hanya seorang budak jariyah, tapi cintanya yang sederhana pada Allah SWT mampu membawa namanya ke kerajaan langit. Sebuah nama yang(sekali lagi) lekat dengan kepapaan, tetapi suara terompahnya dan namanya telah didengungkan sebagai penghuni surga, bahkan ketika nyawanya masih erat dengan raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secuil kisah tentang 'kegetiran hidup' Beliau—hidupnya memang tak lekang dari frase tersebut:&lt;br /&gt;"Bilal ra. kerap dinistakan oleh majikannya ketika syahadah telah genap memenuhi rongga jiwanya dan terucap dari lisannya tanpa setitik pun kelu. Penistaan semakin menjadi, ketika majikan yang menguasai dirinya menyiksa sehingga Bilal ra. melata di atas pasir panas nan membara dan ditindih batu yang besarnya menambah beban derita. Bilal ra. bukan siapa-siapa dan tak punya apa-apa.&lt;br /&gt;Bahkan untuk membela dirinya sekalipun!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…Bilal bukan siapa-siapa dan tak memiliki harta banda. Tapi, mengapa ia dapat membeli surga? Mengapa justru dengan kesederhanaannyalah ia beroleh kemuliaan hakiki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…ini pasti karena Bilal ra. membeli surga dengan kesederhanaannya. Ia membeli keridhoan Allah dengan rintihan "Ahad…ahad…"—satu-satunya kata yang keluar dari lisannya  ketika mengalami penyiksaan yang nyaris merenggut nyawanya. Ia menjalankan setiap ayat Allah Yang Maha Penyayang dengan sederhana. Tak ada interupsi, tak ada keraguan, hanya "sami'na wa atho'na". Bilal ra. menjalankan semua sabda langit dengan berawal dari keyakinan yang sederhana, bahwa "Allahu Ahad!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Ahad! Dan tulisan ini menjadikan sosok Bilal terkesan tak lagi sederhana. Ah, apakah sebegitu sulitnya menjadi sederhana di zaman yang super duper ruwet ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah. Aku pun ingin berusaha mencintai Allah dengan sederhana. Meminimalisir interupsi dan mengikis habis keraguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah. Walau terompahku, sandal jepitku, sandal gunungku, sepatu pantopelku tidak terdengar di surga Allah Sang Penguasa Awal dan Akhir, minimal aku dapat merasakan kecintaan luar biasa dalam cintaku yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-110745182758480210?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/110745182758480210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=110745182758480210&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110745182758480210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110745182758480210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/02/cinta-yang-sederhana.html' title='Cinta yang Sederhana'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-110645091463081241</id><published>2005-01-22T19:26:00.000-08:00</published><updated>2005-01-22T19:28:34.630-08:00</updated><title type='text'>ada apa </title><content type='html'>Apa Kabar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar diriku? Kata orang aku berubah. Di antara yang tidak kuketahui dengan persis adalah bentuk perubahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang jujur saja, banyak hal yang terjadi dan membuatku berfikir mengenai hal-hal tersebut. Peristiwa yang mengagetkan datang silih berganti seperti seorang tamu yang membutuhkan perjamuan besar. Tapi, belum ada persiapan apa-apa. Tak ada persiapan apa pun, karena ia datang tanpa pemberitahuan. Jika ini bisa diibaratkan kejutan, sungguh kejutan ini bukan termasuk yang menyenangkan. Ah, entahlah. Apakah semua yang terjadi membawaku pada pola bersikap yang baru? Jika ya, tentu hanya kebaikan semata yang kuinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbisik dalam kehirukpikukan, kurapalkan lukisan verbal jiwaku yang lebam:&lt;br /&gt;Ilahi, puji hanya pada-Mu, wahai penguasa hati! Tiada daya, tak juga upaya yang aku miliki untuk menghalau semua dan menjadikan ketenangan kembali digenggamanku. Duhai Rabb, Engkau yang memiliki dan mengetahui jawaban dari semua misteri ini. Ampunkan aku yang masih sangat naïf memahami syair cinta-Mu. Kasihanilah aku, wahai Allah. Patrikan dalam jiwaku, bahwa dengan bergantung pada-Mu semua kesudahan akan bertajuk kebahagiaan abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penghujung keletihan ini, ingin kuukir lanskap di kaki keampunan-Mu, Allah. Ingin kukekalkan lisanku dengan madah syahadah kebesaran-Mu, Rabbku. Ingin kutepis semua lara dan kecandan yang melemahkan. Ingin kularungkan semua ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penghujung keletihan ini, rinduku semakin menjadi. Aku ingin pulang ke sebuah tempat penghabisan yang menentramkan—dengan daya yang kupunya dengan upaya yang kubisa.&lt;br /&gt;Kangen.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-110645091463081241?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/110645091463081241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=110645091463081241&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110645091463081241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110645091463081241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2005/01/ada-apa.html' title='ada apa '/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-110373447455159011</id><published>2004-12-22T11:53:00.000-08:00</published><updated>2004-12-22T08:54:34.550-08:00</updated><title type='text'>yang mana?</title><content type='html'>Satu atau Nol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan kita pilih jika ada yang bertanya 'mau' atau 'tidak'? Atau jika ada kuesioner yang berisi tabel dengan kolom 1 sebagai penerimaan/setuju dan kolom 0 sebagai penolakan, kolom mana yang akan diceklis? Atau, apa yang akan kita tanamkan dalam hati ketika ada tawaran untuk mencintai dan membenci?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun pilihan yang akan kita ambil dan laksanakan, kesemuanya memiliki konsekuensi. Sebenarnya, semua hal di atas hanya berbicara mengenai waktu. Mau-tidak mau, 1 atau 0, mencintai atau membenci tetap akan berhenti pada satu titik penghabisan. Semua kegembiraan, kecemasan, ketakutan,dan  harapan adalah materi tentang hidup yang fana. Jadi, apa pun pilihan kita, pusatkanlah pada keyakinan, bahwa ini berakses positif pada kehidupan akhirat. So, menolak dan membenci tidak selalu negatif, kan? Menolak untuk iri, membenci kebodohan, dll. tentu akan membahagiakan. Setuju?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Okay? Oh, No? I am not okay. You are not okay. That's okay!]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-110373447455159011?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/110373447455159011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=110373447455159011&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110373447455159011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110373447455159011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/12/yang-mana.html' title='yang mana?'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-110155675364799929</id><published>2004-11-27T06:59:00.000-08:00</published><updated>2004-11-27T03:59:55.643-08:00</updated><title type='text'>yang Datang dan Yang Pergi</title><content type='html'>Kulepas dan Kudapatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heboh penerimaan PNS. Aku tidak berminat untuk ikutan heboh. Belum, mungkin lebih tepat begitu. Padahal, peluangnya cukup besar juga. Alasanku? Ya, gak terlalu penting. Aku Cuma ingin membuka peluang-peluang lain. Mencangkul di lahan lain pada bagian bumi Allah yang lain. Aku mau bikin sekolah seperti Sekolah Alam di Ciganjur, (gimana Mba Neen, siap ngebantu ya…) insyaallah 5 tahun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menyaksikan kehebohan pendaftaran PNS, aku juga menunggu saat-saat perpisahanku dengan siswa-siswaku tercinta. Tiba-tiba, "Ups, nomer siapa nih?" kulihat misscall di ponselku. Segera kuhubungi kembali, ternyata dari salah satu SMP Islam yang pernah 'kulamar' sambil menanti saat wisuda. "Saya bisa ketemu?" Kusetujui tawaran pertemuan itu segera. Mumpung jam kosong, gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaanku tepat, sodara-sodara. Aku ditawari mengajar di sana. Alhamdulillah, aku bisa terbang-terbang—bebas jam selain mengajar. Harapanku bisa ngajar sambil kuliah dikabulkan oleh kepala sekolah SMP itu. "Saya terima!" Insyaallah aku bertugas semester baru Desember ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang datang ketika aku menyusun kalimat perpisahan. Mahaluas ilmu yang dimiliki Allah. Tapi, tetap harus menyiapkan kemungkinan terburuk dan feedback yang tepat untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Mba Neen, aku pengen banget magang di SA. Tapi, kalo emang diterima, semester depan juga blom bisa. Keburu akad sih. L Masih tetap berlaku sampai kapanpun, kan?]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-110155675364799929?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/110155675364799929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=110155675364799929&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110155675364799929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110155675364799929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/11/yang-datang-dan-yang-pergi.html' title='yang Datang dan Yang Pergi'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-110155659048248046</id><published>2004-11-27T03:54:00.000-08:00</published><updated>2004-11-27T03:56:30.483-08:00</updated><title type='text'>Jangan Salah Paham</title><content type='html'>Mencoba Memahami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwah. Satu kata yang punya kekuatan besar. Energi di dalamnya memancar dalam relasi yang terselenggara. Ukhuwah juga sebuah benteng pertahanan dalam perjuangan hidup. Mmm…bicara tentang satu kata saja bisa jadi buku, nih. Tapi, yang jelas, ketika kuucapkan kata ukhuwah maka yang muncul dalam imagiku adalah wajah-wajah penuh cinta, dekapan hangat, elusan lembut, dan sms 'mesra' (jadi kangen sama The Gank…hikhik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seniorku tercinta (abang) pernah bilang, "Berbuat baiklah tanpa tendensi. Itu yang namanya ikhlas". Aku selalu ingin seperti itu. Pernah suatu ketika, di sebuah koasi (angkot versi Bekasi), aku dimarahi bapak-bapak. Pasalnya sederhana saja. Aku yang tidak tahan dingin menutup jendela koasi. Bapak-bapak di sebelahku itu membukanya kembali. Tadinya aku membuka jendela karena malam terasa begitu dingin dan aku takut masuk angin. Tak lama, beliau terbatuk-batuk. Kututup lagi jendela itu karena kupikir dia batuk disebabkan oleh angin--alasan yang sama denganku. Tapi, masyaallah dengan kasar di bukanya sang jendela, sambil berkata, "Bau asap, tau!" Dongkol juga dikasari seperti itu. (sabar Feb, sabar…) Ternyata, apa yang kukira baik, tidak selalu demikian dengan persepsi orang lain. Dia tidak salah. Kalau aku dalam posisnya yang terganggu dengan bau knalpot yang masuk lewat lantai mobil yang retak mungkin aku akan melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi tentang hobiku ngirim SMS nasehat dengan kata-kata bijak—dan mesra menurut beberapa sahabatku, sepertinya juga harus lebih hati-hati. Walau memang tanpa tendensi, ternyata tidak semua orang (sekali lagi) mempersepsikan yang sama dengan apa yang kumaksud, apa yang kuinginkan. Rrrr…tahan dikit untuk puitis pada lawan jenis ya! Kebiasaanku yang satu ini memang agak merepotkan. Apa lagi pada umur-umur segini(?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kelanjutan dari  kalimat abang di atas, dia tegaskan kalau sampai ada orang yang salah persepsi dengan kebaikan kita, itu salahnya sendiri. Awalnya, aku terima dan membenarkan kata-katanya. Tapi…aku baru ngerti, ternyata tidak bisa disamakan begitu saja. Wajar saja abang bisa cuek begitu, dia 'kan laki-laki (kok kesannya jadi feminis?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"OK, Feb. Watch your step!" (bener gak tulisanku?) Gimana, ya, itukan spontan. Jujur. Pffh…tetap akan menyulitkan kalo aku terus seperti itu, ya. Yap! Mari berubaaah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Namun, biar bagaimanapun, ukhuwah selalu indah. Selalu saja tercipta kaca pandang baru dalam ruang batin kita. Selalu tak pernah cukup kata untuk menjelaskan cita yang mengalir di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-110155659048248046?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/110155659048248046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=110155659048248046&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110155659048248046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110155659048248046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/11/jangan-salah-paham.html' title='Jangan Salah Paham'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-110099502723412743</id><published>2004-11-20T18:56:00.000-08:00</published><updated>2004-11-20T15:57:07.233-08:00</updated><title type='text'>Baru Satu di Bulan Ini</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Awal Syawal&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan telah berpisah dengan hari-hari yang kujalani. Tapi, tidak satu pun artikel yang kuhasilkan. Justifikasiku...sibuk :p.&lt;br /&gt;Insyaallah jika ada keluangan waktu dan mood yang bisa kompromi, aku akan menuliskan kembali kegiatanku Ramadhan kemarin. Sayang banget kalau sampai dilewatkan.&lt;br /&gt;By the way, seperti do'a orang yang pengin sukses dunia akhirat, semoga hari ini lebih bernilai (di sisi Allah) dari hari kemarin. Aamiin ya rahiim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang berkunjung ke blogku, kuucapkan "Taqaballahu minna wa minkum. Semoga Allah karunaiakn jarak yang kian dekat padaNya hingga waktu tajali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-110099502723412743?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/110099502723412743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=110099502723412743&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110099502723412743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/110099502723412743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/11/baru-satu-di-bulan-ini.html' title='Baru Satu di Bulan Ini'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-109869188222410905</id><published>2004-10-25T15:11:00.000-07:00</published><updated>2004-10-25T01:11:22.223-07:00</updated><title type='text'>PiNdaH kE j0gja</title><content type='html'>"Bu, kalo Ibu pindah, aku juga ikut pindah."&lt;br /&gt;"Bohong 'kan ya Bu. Cerita Ibu mau pergi dari sini engga bener, kan?"&lt;br /&gt;"Pokoknya, Ibu harus tunggu sampai aku lulus. Kalo enggak, aku bakal lulus dengan penasaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di atas itu, komentar beberapa muridku. Sebenarnya, aku tidak mau mereka dengar dulu rencana besar itu. Tapi, wualah. Bapak kepala sekolah menceritakan hal itu pada siswa kelas VI. Khawatir siswaku di kelas VB dengar (aku wali kelasnya) hal yang berbeda. Khawatir bikin mereka cemburu (mereka agak manja), maka kuceritakanlah rencana "kepergianku" dari sekolah yang kami sayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memulainya dengan menceritakan tentang persahabatanku dengan Muthia. Dia termasuk "korban perang" di Aceh. Dia punya semangat besar untuk belajar. Walau akhirnya harus kuliah di Yogyakarta dan berpisah dari orang tua, Muthia tetap pada cita-citanya. "Saya ingin seperti itu," kataku sambil menutup cerita.Aku sampaikan, bahwa aku ingin melanjutkan sekolah.&lt;br /&gt;"Memangnya, sekarang Ibu semester berapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, kan lebih enak kerja. Dapat duit."&lt;br /&gt;"Ibu kan sudah pinter, ngapain sekolah lagi."&lt;br /&gt;Sabar. Kujawab satu-satu mata yang tidak percaya itu. Diam-diam dalam hati aku berdo'a agar tidak menangis (maklum, masih cengeng :p). Tapi, yang terjadi beberapa hari kemudian...&lt;br /&gt;"Ibu, kapan mau pindah?"&lt;br /&gt;"Kok jauh banget, Bu."&lt;br /&gt;"Berarti kalo kita study tour Desember nanti, kita bisa ketemuan dong Bu."&lt;br /&gt;"Ibu mau sekolah di Jogja, ya?"&lt;br /&gt; "Lho, siapa yang mau ke Jogja?" Keplaku tiba-tiba jadi guatel!&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-109869188222410905?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/109869188222410905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=109869188222410905&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109869188222410905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109869188222410905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/10/pindah-ke-j0gja.html' title='PiNdaH kE j0gja'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-109869400131566639</id><published>2004-10-25T03:46:00.000-07:00</published><updated>2004-10-25T01:46:41.316-07:00</updated><title type='text'>aLL about LUV</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Lebih dari Cinta Penduduk Langit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah sesuatu yang membuat manusia bersemangat untuk bangun pagi dan melanjutkan kehidupan. Bagaimana menurut Anda, setuju atau tidak dengan pernyataan saya tadi? Kalau kurang setuju, mungkin karena kita belum menyamakan persepsi tentang cinta. Atau mungkin cinta terlalu rendah jika disejajarkan dengan pernyataan tersebut? Ya. Cinta adalah sesuatu yang agung dan indah, membuat kepedihan sekali pun masih dapat dipertahankan dengan alasan demi menjaga keabadian cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, bagaimana jika kita tidak dicinta? Ah…siapa sih yang menyangka penjara dunia siap mengerangkeng jiwa dan raga dengan ketidakberpihakan cinta? Kemanapun manusia melarikan dirinya, tak ada yang dapat memberikan janji kebahagiaan selain kata yang satu itu. Walau pun oksigen tidak menipis, suhu udara tidak meningkat, dan tanah yang dipijak tidak retak, dunia terasa berpindah dimensi. Sesak. Asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencinta adalah awal dari dicinta. Rasul yang penghulunya para nabi menyatakan, bahwa orang akan dicintai manakala ia mencintai. Sungguh, tebarkanlah rasa cinta yang tulus yang berasal dari hati yang suci. Pancaran kasih ilahiyah inilah yang menjadikan makhluk bumi (annaas) melesat melebihi makhluk langit. Pancaran ini yang menyebabkan Allah SWT mencintainya, dan Ia titahkan pada Jibril as. untuk menyebarkan berita cinta ini kepada penduduk langit, sehingga penduduk bumi mencintainya. Seperti hadist dari Abu Hurairah di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabda Nabi saw., "Apabila Allah cinta pada seorang hamba, maka Dia akan memanggil Jibril dan memberitahukan padanya, "Allah telah cinta kepada Fulan, maka cintailah engkau padanya. Kemudian disiarkan kepada sekalian penghuni langit, sesungguhnya Allah cinta kepada Fulan, maka cintalah kamu sekalian padanya. Dan setelah dicintai penduduk langit, diberinya kemudahan kepada orang bumi. "&lt;br /&gt;(Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mari tebarkan cinta suci. Cerminan hati yang bersih, mengharap Allah SWT mengasihani kita di yaumil akhir nanti. Kala itulah kecintaan menjadikan penentu tempat kembali kita. Apakah ke surga na'im ataukah ke neraka jahiim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, "Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. " Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;Katakanlah, "Taatilah Allah dan Rasul-Nya, jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir."&lt;br /&gt;(Qs. Ali Imran, 3: 31-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta. Sesuatu yang tidak terlihat (invisible), namun demikian terasa dan berefek luar biasa. Cinta berkata lebih banyak dengan makna yang sangat dalam, bahkan sebelum ia sempat diucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-109869400131566639?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/109869400131566639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=109869400131566639&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109869400131566639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109869400131566639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/10/all-about-luv_25.html' title='aLL about LUV'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-109820006999413570</id><published>2004-10-19T22:34:00.001-07:00</published><updated>2004-10-19T09:14:29.503-07:00</updated><title type='text'>belajar puisi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tidak Sekadar Epik&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila detil tak dapat dipahami sebagaimana butiran pasir,&lt;br /&gt;manakah cara terbaik menyisiri pantai-Mu,&lt;br /&gt;Kekasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kabut terlalu tebal untuk kususut,&lt;br /&gt;manakah arah terbaik menjenguk asma-Mu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hariku yang sekian ini masih berulang&lt;br /&gt;Namun, manakah bila yang pantas untuk kuhidangkan&lt;br /&gt;pada-Mu saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup kubuka sabda suci-Mu&lt;br /&gt;Lalu…&lt;br /&gt;terhantarlah segumpal bebat yang menawar-nawariku&lt;br /&gt;pada jalan yang sama sekali asing:&lt;br /&gt;Juang tak serupa para pelaga nusantara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutimbang akal dan rasa&lt;br /&gt;Menggauli tanda dengan cemas dan do’a&lt;br /&gt;aku ini orang beriman!&lt;br /&gt;maka catatlah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila genderang lamat ditabuh musuh,&lt;br /&gt;(fajar maupun senja)&lt;br /&gt;harap usah sisakan banda&lt;br /&gt;usah pula sebaris jeda&lt;br /&gt;(antara aku dan Badar-Mu)&lt;br /&gt;Ya!&lt;br /&gt;Bukankah yang pasti hanya janji Engkau, Kekasih?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, jadikanlah aku pejuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-109820006999413570?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/109820006999413570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=109820006999413570&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109820006999413570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109820006999413570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/10/belajar-puisi.html' title='belajar puisi'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-109820024563059115</id><published>2004-10-19T22:34:00.000-07:00</published><updated>2004-10-19T08:37:25.630-07:00</updated><title type='text'>reorientasiku tentang belajar</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;strong&gt;Mengukir Hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya kita di muka bumi ini laksana sebuah titik di antara  2 kesenyapan. Menjadikan titik itu bermakna lain, hanya terjadi ketika kita mulai belajar. Belajar menggunakan seluruh perangkat naturalis untuk berinteraksi dengan segala sesuatu di sekitar kita, belajar untuk bertahan hidup (dalam sebuah zona kenyamanan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan waktu menjadikan kehidupan tidak terlalu 'menyenangkan'. Allah SWT memperkenankan kita merasakan berbagai macam rasa yang berkaitan dengan indera dan berbagai rasa jiwa. Saat itu insan tetap belajar mempertahankan zona nyaman. Banyak model diperagakan untuk menghasilkan sebuah formula efektif agar dapat mengembalikan rasa 'bahagia' (agak di atas menyenangkan). Namun, sangat sedikit di antara mereka yang berusaha 'memfungsikan' kembali ALLAH sebagai Pengabul Segala Permohonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya kita di muka bumi ini laksana sebuah titik di antara  2 kesenyapan. Titik sebagai mula dan akhir dari tulisan. Mari kita buat bekas di muka bumi ini dengan tulisan, perkataan yang berbobot--qawlan tsaqiila. Mari terus belajar. Mari kita terus memulai sebelum kesenyapan kedua menutup lembar kehidupan kita. Mari kita mohon kepada Allah Sang Penguasa Langit dan Bumi agar kita termasuk orang yang selalu mengambil pelajaran dan tak tergabung dalam barikade lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt; { ف ر : 6 رمضا ن 1425 }&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-109820024563059115?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/109820024563059115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=109820024563059115&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109820024563059115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109820024563059115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/10/reorientasiku-tentang-belajar_19.html' title='reorientasiku tentang belajar'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-109819917548087106</id><published>2004-10-19T22:19:00.000-07:00</published><updated>2004-10-19T08:19:35.480-07:00</updated><title type='text'>pertama-tama</title><content type='html'>Pertama-tama...&lt;br /&gt;Alhamdulillah.&lt;br /&gt;Aku ucapin makasih ma Mba Neenoy. Deu... kayak ceramah aja jadinya. Beneran, makasih banyak ya Mba. Aku masih coba-coba. Kalo sudah oke, bisa bantu al bokap (sori, Pap) bikin blog untuk yayasannya tercinta.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-109819917548087106?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/109819917548087106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=109819917548087106&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109819917548087106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109819917548087106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/10/pertama-tama.html' title='pertama-tama'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8788988.post-109820228277532125</id><published>2004-10-19T11:10:00.000-07:00</published><updated>2004-10-19T09:11:22.776-07:00</updated><title type='text'>buat semua mama</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Bukan Perempuan Biasa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan dengan segala yang ada padanya. Begitu istimewa dan sangat unik. Mungkin statemen seperti ini saya sampaikan karena saya perempuan. Entahlah, yang pasti hanya sedikit orang yang memungkiri. Itu pun hanya manusia zaman batu alias zaman jahiliah (kalau ada di antara kita yang seperti itu, mudah-mudahan segera insaf). Seperti yang dikatakan oleh Rumi (Jalaluddin Rumi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tak lain menjadi cahaya Tuhan&lt;br /&gt;Dia sebenarnya bukan dicintai secara duniawi:&lt;br /&gt;Dia memiliki daya kreatif, dan bukan hasil dari kreatifitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siklus hidup yang ditapaki oleh perempuan akan lebih banyak warna. Terkadang ada fase yang diwarnai oleh biru muram hatinya. Tak lama kemudian, ia menjadi merah muda, seri tampak pada wajahnya. Fluktuatif tentu bukan tanpa sebab. Apa lagi jika sang perempuan adalah seorang mujahidah. Maaf, sebelumnya. Saya menggunakan kata perempuan karena lebih nyaman secara etimologis dibanding kata wanita. (Wanita adalah wani ditoto, sedangkan perempuan yang dipuankan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecemasan yang dimiliki oleh perempuan dibungkus oleh munajah dan air matanya adalah aliran roja’. Kegembiraan yang dimiliki oleh perempuan pejuang adalah kegembiraan berbalut rasa syukur sambil berharap-harap cemas semoga ini tidak menjadi fitnah atau cobaan yang akan memelantingkan diri dan belahan jiwanya dari rahmah Allah SWT. Sedemikan berwarnanya hidup perempuan yang kadangkala  berteman khauf di tengah malam sambil terus berjaga agar jundi-jundinya tidak merasakan adanya goncangan. Memang, mereka bukan perempuan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mujahidah, sang pendamping mujahid. Mereka menisbahkan kehidupannya untuk perjuangan. Bila mana sang kekasih menghadap Kekasih Sejati, perempuan pejuang seperti halnya perempuan lain pasti akan merasakan kesedihan yang menelangsakan jiwanya. Kesedihan yang membuncah hingga dada terasa akan pecah. Tetapi, setelah ia berucap innalillahi wa inna ilahi raajiuun ia berkata, “Bukankah perjuangan harus terus dilanjutkan?”&lt;br /&gt;Berbekal keyakinan bahwa “Allahu ma’ana” dan dorongan saudara seaqidah, mujahidah mengumpulkan kembali semangat juangnya yang sempat berubah menjadi anak sungai di hati dan belahan jiwa tercinta. “Duh, Gusti. Muramnya jiwaku memudarkan ceria belahan jiwaku, maka  cahayakanlah kembali dengan luasnya kasih sayang-Mu. Seperti yang Kau ketahui, aku adalah hamba yang lemah, maka kuatkanlah aku. Aku ini hamba-Mu yang selalu berkeluh kesah, maka alirkanlah ikhlas dari batinku. Saksikanlah, Gusti. Aku serahkan bermulanya hidupku hingga keberakhirannya. Maka, puaskanlah aku dengan kepastian janji-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua mama yang berjuang bii kalimatillah,&lt;br /&gt;"Inginnya aku sepertimu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8788988-109820228277532125?l=just2b.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://just2b.blogspot.com/feeds/109820228277532125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8788988&amp;postID=109820228277532125&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109820228277532125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8788988/posts/default/109820228277532125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://just2b.blogspot.com/2004/10/buat-semua-mama.html' title='buat semua mama'/><author><name>just2B</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16894108398899500177</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://i3.photobucket.com/albums/y64/febi/banner-bw.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
